0
Pencerahan @Pencerahan_RI
1. Jreng .. jreng, sy bahas interpelasi DPRD DKI yg lalu thd Jokowi :Antara Fakta & Opini. Sy bahas mana yg fakta & mana yg opini agar jelas
Pencerahan @Pencerahan_RI
2. saya mulai dgn Fakta. Interpelasi adalah hak konstitusional yg dimiliki DPRD dlm menjalankan fungsinya sbg pengawas pemerintah/eksekutif
Pencerahan @Pencerahan_RI
3. Interpelasi DPRD itu adalah hak DPRD utk meminta penjelasan Pemerintah (baca : Gub DKI) atas kebijakan Pemprov yg dinilai bermasalah
Pencerahan @Pencerahan_RI
4. Interpelasi TIDAK BISA dan TIDAK PERNAH menjatuhkan kepala pemerintahan. Beda halnya dgn Hak Angket yg bisa berimplikasi Impich
Pencerahan @Pencerahan_RI
5. Fakta berikutnya adalah dasar/alasan interpelasi DPRD DKI kepada Gub DKI dapat diterima atau masuk akal. Ada hal2 yg perlu dijelaskan
Pencerahan @Pencerahan_RI
6. Isu atau masalah yg akan diinterpelasi adalah KJS (Kartu Jakarta Sehat) yg sejak diluncurkan Nov 2012 dengan PerGub No 187 Tahun 2012
Pencerahan @Pencerahan_RI
7. Kalangan DPRD DKI menilai KJS tidak efektif, bertentangan dgn Perda No. 4/2009 dan lebih merugikan masyarakat miskin DKI
Pencerahan @Pencerahan_RI
8. Dalam PerGub DKI itu disebutkan bahwa seluruh warga DKI berhak mendapatkan jaminan kesehatan, asal mau menggunakan layanan kelas III
Pencerahan @Pencerahan_RI
9. Fakta bhw Pergub itu melanggar Perda No. 4 Tahun 2009 tentang Kesehatan Daerah. Perda posisi hukumnya lebih tinggi dibandingkan Pergub
Pencerahan @Pencerahan_RI
10. Fakta bahwa secara hukum Pergub yg bertentangan dgn Perda harus batal demi hukum. Jika tetap dijalankan, itu artinya Pelanggaran hukum
Pencerahan @Pencerahan_RI
11. Nah, itu sekilas Fakta2 yg terdapat di seputar rencana interpelasi Gub DKI Jokowi oleh DPRD DKI. Skrg mari kita lihat “opininya”
Pencerahan @Pencerahan_RI
12. Opini pertama : Media massa memberitakan seolah2 interpelasi itu adalah sesuatu yg “haram”. Tidak boleh digunakan oleh DPRD DKI
Pencerahan @Pencerahan_RI
13. Opini Kedua : Interpelasi yg akan dilakukan oleh DPRD DKI itu seolah2 dimaksudkan utk menjatuhkan / pemakzulan Jokowi dari Jabatannya
Pencerahan @Pencerahan_RI
14. Opini Ketiga :Rencana interpelasi oleh DPRD itu dikesankan oleh media sbg sesuatu yg lahir dari sikap “dislike”/ ketidaksukaan pribadi2
Pencerahan @Pencerahan_RI
15. Opini Keempat : media membuat opini seolah2 Jokowi adalah Sosok Pejabat yg suci dan tdk boleh dikritik, ditanya, diminta penjelasan dst
Pencerahan @Pencerahan_RI
16. Opini kelima : Interpelasi DPRD DKI digambarkan seolah2 mengandung maksud menggagalkan rencana Jokowi utk jadi Capres 2014
Pencerahan @Pencerahan_RI
17. Opini Keenam : Jokowi dikesankan sbg manusia super yg tidak mungkin salah. Pasti benar dan bersih. Kebijakannya pasti benar dst
Pencerahan @Pencerahan_RI
18. Opini ketujuh : Setiap pendapat yg kontra, kritik, masukan, apalagi pengungkapan informasi yg memuat kelemahan Jokowi, patut dicurigai
Pencerahan @Pencerahan_RI
19. Opini Kedelapan :Media membuat Jokowi seolah2 pemimpin hebat, layaknya tak punya dosa,sempurna dst. Tanpa melihat track record dr Jokowi
Pencerahan @Pencerahan_RI
20. Opini Kesembilan : Interpelasi DPRD DKI thdp Jokowi dinilai sbg usaha menggagalkan program2 Jokowi tanpa melihat substansi masalahnya
Pencerahan @Pencerahan_RI
21.Opini kesepuluh : Setiap kebijakan Jokowi Ahok harus diterima sbg sesuatu yg given, mutlak. Jika ada yg menolak, itu pasti “orang jahat"
Pencerahan @Pencerahan_RI
22. Nah, itulah 10 Fakta dan 10 Opini terkait Rencana Interpelasi DPRD pada Isu KJS yg diajukan ke Gub DKI Jokowi. Mari berfikir jernih
Pencerahan @Pencerahan_RI
23. Sesungguhnya faktanya track record Jokowi biasa2 saja di Solo. Blusukan atau popularitas yg ada itu bukanlah prestasi kinerja
Pencerahan @Pencerahan_RI
24. fakta empiris dan angka2 riel yg ditoreh Jokowi sbg Walikota Solo : pertumbuhan, pengangguran, korupsi dst
Pencerahan @Pencerahan_RI
25. Juga track record Ahok sbg Bupati Beltim. Minus kinerjanya. Hanya menjabat 1 thn 3 bulan sbg bupati. utang numpuk
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.