Tanggapan @Fgaban tentang "Saldo Hambalang di Kas Demokrat"

Ini adalah Jawaban @Fgaban atas pertanyaan Saudara @Fadjroel, yang bertanya komentar @Fgaban tentang Majalah TEMPO 4 - 10 Juni ("Saldo Hambalang di Kas Demokrat"). Bertanya retoris, adakah framing pada tulisan TEMPO, @Fadjroel menilai TEMPO mengkonfirmasi keterlibatan Anas Urbaningrum di Kasus #Hambalang.
1456 View 0 comments
Add to Favorite
0
@fgaban
Saudara @fadjroel bertanya komentar saya ttg Majalah TEMPO 4-10 Juni ( “Saldo Hambalang di Kas Demokrat”). Ini jawaban saya. #Hambalang
@fgaban
Bertanya retoris, adakah framing pd tulisan TEMPO, @fadjroel menilai TEMPO mengkonfirmasi keterlibatan Anas Urbaningrum di Kasus #Hambalang.
@fgaban
Sebelum lebih jauh, saya menganggap setiap investigasi kasus #Hambalang sangat berarti. Ini kasus besar yg kuat diduga sarat manipulasi.
@fgaban
Mengkaji kasus ini, saya juga menilai, kuat diduga manipulasi #Hambalang melibatkan kader Partai Demokrat dan anggota DPR lintas partai.
@fgaban
Secara umum, saya menghargai upaya TEMPO menginvestigasi #Hambalang, meski saya melihat ada kelemahan mendasar dlm liputannya.
@fgaban
Seperti sudah keliru membingkai Anas (setidaknya dalam konteks hukum) ke dalam kasus Wisma Atlet, TEMPO potensial kembali salah sasaran.
@fgaban
Bagi saya, tulisan TEMPO soal #Hambalang itu, seperti liputan lain berkaitan Anas, mengandung framing yg menyudutkan Anas. Hanya Anas.
@fgaban
Bangunan narasi TEMPO bersandar pd penuturan Nazaruddin. Gambar di awal tulisan adalah ilustrasi rekaan pengakuan Nazaruddin. #Hambalang
@fgaban
Gambar melukiskan pertemuan 4 orang: Nazar, Anas, Ignatius Mulyono (DPR Demokrat) dan Joyo Winoto (Ka Badan Pertanahan Nasional). #Hambalang
@fgaban
Pertemuan pada 2009 itu disebutkan sbg pertemuan penting utk mengurus sertifikat tanah Proyek #Hambalang.
@fgaban
Gambar utama dan lead tulisan di situ membingkai (framing) seluruh narasi yang kemudian disajikan TEMPO. #Hambalang
@fgaban
Kelemahan rekonstruksi TEMPO: Pertemuan itu cuma dibenarkan Nazar (malah berdasar cerita Nazar), namun dibantah tiga lainnya. #Hambalang
@fgaban
Dengan gambar itu, TEMPO menggiring pembaca utk percaya cerita Nazar bahwa Anas punya peran penting dlm menggolkan Proyek #Hambalang.
@fgaban
Demi memperkuat narasi, TEMPO mengutip Nazar: “Sejak awal saya ditugasi Ketua Fraksi (Anas) membantu mengurus proyek (#Hambalang) ini.”
@fgaban
Pengurusan sertifikat itu, bahkan jika Anas terlibat (sekali lagi JIKA), adalah urusan pinggiran dan bukan substansi dr Proyek #Hambalang.
@fgaban
Pengurusan sertifikat itu, bahkan jika Anas terlibat (sekali lagi JIKA), adalah urusan pinggiran dan bukan substansi dr Proyek #Hambalang.
@fgaban
Proyek #Hambalang bukan proyek baru. Ini proyek sejak 2004, ketika Kementrian Pemuda dan Olahraga dipimpin oleh Adhyaksa Dault.
@fgaban
TEMPO sendiri menulis penentuan lokasi, pembebasan tanah & pengurusan sertifikat Proyek #Hambalang sudah dilakukan sejak 2004.
@fgaban
TEMPO juga menulis tanah #Hambalang itu tanah milik negara, tapi pengurusan sertifikatnya 5 tahun terkatung, yg membuat proyek tertunda.
@fgaban
Jika tanah #Hambalang MILIK NEGARA, dan proyek pemerintah tertunda, di mana letak kejahatan mempercepat proses sertifikasi?
@fgaban
TEMPO tak menjelaskan bgmn Anas mempengaruhi penerbitan sertifikat #Hambalang oleh Joyo Winoto (Kepala BPN), dosen pembimbing disertasi SBY.
@fgaban
Bagaimanapun, saya menilai pengurusan dan penerbitan sertifikat itu bukan hal paling esensial dlm Proyek #Hambalang. Apa yg esensial?
@fgaban
Soal krusial adalah tentang penggelembungan nilai Proyek #Hambalang serta tendernya yang dimenangkan oleh BUMN Adhi Karya.
@fgaban
Proyek #Hambalang adalah milik Kementrian Pemuda Olahraga, pihak yang mengusulkan nilai proyek dan menyelenggarakan tender.
Load Remaining (14)
Login and hide ads.