0
Effendi @eae18
1. Seringkali kita jumpai seminar Dialog Agama. Ada seorang kawan komentar soal tema tsb:Sejatinya dialog agama itu hanya lipstik #NGAJI
Effendi @eae18
2. Sy paham maksud teman sy itu. Karena dialog antar agama acapkali hny coba menyamakan beberpa ajaran di dalam setiap agama #NGAJI
Effendi @eae18
3. Kesamaan ajaran agama dlm level makro memang ada, Seperti soal keadilan, kasih sayang dll. Tp ini tak berarti semua agama benar #NGAJI
Effendi @eae18
4. Semua agama itu benar menurut pemeluknya masing. Setiap org beragama merasa agamanya paling benar. Bagus n harus #NGAJI
Effendi @eae18
5. Org Islam, Kristen, Hindu, Buddha masing merasa paling benar. Biarkan saja. Tak apa. Tapi sy ingin berbagi soal dialog sy dengan #NGAJI
Effendi @eae18
6. seorang pendeta yg main ke rumah sy dan kebetulan ditemani orang Ahmadiyah. Sy sempitkan sj pada dialog dg sang pendeta itu #NGAJI
Effendi @eae18
7. Tentu ktk dialog dg kawan yang beragama Kristen (Katholik) sy tak menggunakan ayat-ayat Quran tp sy gunakan Alkitab (Injil) #NGAJI
Effendi @eae18
8. waktu itu sy sempitkan tema pada Ketuhanan Yesus dan Dosa Waris. Ini pun sy tanyakan semalam kpd seorang kawan Kristen semalam #NGAJI
Effendi @eae18
9. Mohon maaf kpd saudara2ku yg beragama Kristen. Sy hanya berbgi n bukan berarti sy yg paling benar. Pertanyaan sy waktu itu #NGAJI
Effendi @eae18
10. Pertanyaan pertama sy ke sang pendeta itu, apa alasan yg mendasar meyakini Yesus sebagai anak Tuhan? Sementara di berbagai ayat #NGAJI
Effendi @eae18
11. menjelaskan bahwa Allah itu tunggal, tak beranak. Mari kita simak Markus pasal 12 ayat 29: Maka jawab Yesus kepadanya, Hukum,, #NGAJI
Effendi @eae18
12. yang utama adalah: Dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah Tuhan kita, ialah Tuhan yang Esa. Di Perjanjian Lama pun sama #NGAJI
Effendi @eae18
13. cek Ulangan pasal 4 ayat 35: Maka kepadamulah ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa Tun itulah Allah dan kecuali Tuhan #NGAJI
Effendi @eae18
14. yang Esa Tiadalah yang lain lagi. Ayat ini diperkuat lagi pada Ulangan pasal 6:4: Dengarlah olehmu hai Israil, sesungguhnya Hua #NGAJI
Effendi @eae18
15. Allah kita, Hua itu Esa adanya. Sodoran ayat2 itu dIbantah sang pendeta dengan Matius pasal 3 ayat 17: Inilah anakku yg kukasihi #NGAJI
Effendi @eae18
16. kepadanya Aku berkenan. juga pasal 4 ayat 41 yang menyebutkan Yesus itu Anak Allah. Bantahan dr sang pendeta itu sy balikkan lagi #NGAJI
Effendi @eae18
17. dengan Matius pasal 5 ayat 9: Berbahagialah segala org yang mendamaikan orang krn mrk itu akan disebut anak-anak Allah #NGAJI
Effendi @eae18
18. Jawaban sy otomatis mengunci dialog di bawah pohon mangga rumah sy. Saya kunci dengan paparkan fakta lain yg termaktub di Matius #NGAJI
Effendi @eae18
19. pasal 1 ayat 16: dan Yakub memperanakan Yusuf, yaitu suami Maria, ialah yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus #NGAJI
Effendi @eae18
20. ayat-ayat itu sy hapal sejak masih duduk sebagai "santri kalong", kemana-mana sy bawa Alkitab untuk mempelajari soal kebenaran #NGAJI
Effendi @eae18
21. Kami hentikan dialog soal Ketuhanan Yesus krn satu sama lain, saling mempertahankan dg argumen masing2. Semalam sy jg tanya #NGAJI
Effendi @eae18
22. ke kawan twitter lewat BBM. Ini org Kristen yg baik @Turadess beberapa pertanyaan krusial sya ajukan, termasuk Yesus tadi #NGAJI
Effendi @eae18
23. Maka kebaikan orang seperti @Turadess ini melewati batas-batas agama. Saya tanya ke dia soal dosa waris. Dia bilang sudah hapal #NGAJI
Effendi @eae18
24. orang2 baik itu tak dipagari batas agama. ada orang Islam yang jahat. Ada org Kristen yg baik.Sebaliknya. Ada org Islam yg baik #NGAJI
Load Remaining (10)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.