Menginsyafi Makna Kemuliaan | @kupinang

Apa sih sejatinya kemuliaan itu? Yuk, simak penjelasan Ustadz Fauzil Adhim berikut.
petani sekolah iman kemuliaan murid guru siswa karakter orangtua motivasi
1
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Sedih ketika mendengar seorang guru memotivasi, "MESKIPUN orangtua kalian HANYA seorang petani, kalian harus tetap hormat."
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Sepertinya memotivasi, tetapi kalimat ini sesungguhnya menghancurkan kebanggaan rasa hormat dan kebanggaan anak pada orangtua.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Kalimat motivasi yg mmbanggakan manusia dari apa yg dicapai, bukan jerih-payah & tanggung-jawab, efektif u/ mnghancurkan budaya karakter.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Miris ketika mendengar seorang guru berkata, "Anak-anak, kalau kalian rajin belajar, kalian akan mnjadi orang sukses. Bukan CUMA petani."
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. "Kalau kalian pintar, kalian bisa mnjadi pejabat tinggi. Bukan SEKEDAR pegawai rendahan." >> Seakan kemuliaan manusia trletak pd jabatan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. Di sekolah smacam itu, pantaskah mereka bicara karakter? Sedangkan kegigihan, integritas, sikap mulia justru mereka hancurkan sejak dini.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Di sekolah yang buruk seperti itu, pantaskah kita berharap lahirnya orang-orang shalih yang mencintai atas dasar iman? Sedangkan >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. >> para gurunya justru menginspirasi anak didiknya untuk lebih mencintai dunia yang tak peduli bagaimana mendapatkannya. Bukan iman.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. >> para gurunya justru menginspirasi anak didiknya untuk lebih mencintai dunia yang tak peduli bagaimana mendapatkannya. Bukan iman.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. "Bayangkan! Betapa bangga orangtua kalian jika kalian menjadi orang-orang sukses. Kalian menjadi direktur perusahaan atau gubernur."
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Sedih mendengar motivasi, "Anak-anak, apakah kalian mau menjadi orang biasa? Apakah kalian mau hanya menjadi seorang tukang kebun?"
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. Maka, bagaimana mungkin anak-anak itu akan bangga & hormat kepada bapaknya yang "orang biasa" jika sekolah belajar merendahkannya?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. Bagaimana mungkin anak-anak akan hormat kepada guru sedangkan para guru sendiri tak merasa bangga dengan profesinya?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. Maka, bgaimana mungkin anak-anak itu akan brsedia berpayah-payah jk smnjak awal mereka diajari u/ merendahkan kerja-keras & kesungguhan?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Maka, bagaimana anak-anak akan belajar memuliakan sikap rendah hati jika mereka diajari untuk rendah diri?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Maka, sdh seharusnya jika anak-anak itu malu hanya krn penampilan tak sama kerennya dbanding temannya. Malu hanya krn HP dianggap jadul.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Sudah seharusnya itu terjadi karena guru mengajarkannya. Mereka merasa memotivasi, tapi sebenarnya menghancurkan kepribadian.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Mrk mnghancurkan mntal anak krn para guru itu telah silau memandang dunia. Trlebih para ustadz pun lbh mnghargai kekayaan drpd kmuliaan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Di saat seperti itu, apakah yang dapat kita harapkan u/ anak-anak kita? Apakah yang dapat kita nantikan dari sekolah yg rapuh kemuliaan?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Lalu, dapatkah kita brharap lahirnya orang biasa yg brperan besar dlm sejarah smacam Abu Dzar Al-Ghifari, Bilal, Abu Hurairah & lainnya?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. Rasanya jauh.... jauh.... Amat jauh, Tuan-tuan. Meski harapan itu masih ada, setidaknya ketika membaca TL @sahabatalaqsha malam ini.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.