3
Suara Rakyat @TrioMacan2000
1. Eng ing eeng ..kita bahas sedikit tentang takeover /akuisisi 15% saham Bank Bukopin oleh Bosowa Grup dan mayoritas saham s/d akhir 2013
Suara Rakyat @TrioMacan2000
2. Pengambilalihan saham Bukopin oleh Bosowa Grup tsb nyaris tdk tercium publik. Sepi di media, senyap seperti malam hari di kuburan hehe
Suara Rakyat @TrioMacan2000
3. Suasana sunyi sepi pengambilalihan saham Bank Bukopin ini sangat berbeda dgn suasana panas, hiruk pikuk, saling sikut BRI & Jamsostek
Suara Rakyat @TrioMacan2000
4. Saat itu kompetisi Jamsostek dan BRI merebutkan saham Bukopin begitu ketat, panas, sampai2 mengarah ke persaingan yg tdk sehat
Suara Rakyat @TrioMacan2000
5. Hampir semua media menurunkan perang Jamsostek dan BRI tsb. Kemana menteri BUMN selalu dikejar oleh Dirut BRI & Jamsostek. Benar2 heboh
Suara Rakyat @TrioMacan2000
6. Kenapa Bank Bukopin itu sangat diperebutkan oleh kedua BUMN (jamsostek & BRI) saat itu ? Apa menariknya ? Dimana rahasianya ?
Suara Rakyat @TrioMacan2000
7. Bank Bukopin sebelumnya bernama Bank Umum Koperasi Indonesia (BUKI), berdiri 1 Juli 1970. Tujuannya utk membesarkan usaha koperasi
Suara Rakyat @TrioMacan2000
8. Hingga 3 tahun 1989 adalah bank swasta terbesar di Indonesia. Sahamnya oleh Telkom dan PLN sampai tanggal 31 Desember 2001
Suara Rakyat @TrioMacan2000
9. Sejak 1 Sept 1989 BUKI resmi berubah nama jadi Bank Bukopin dan per 1 Jan 98 resmi mulai operasional perbankan secara nasional
Suara Rakyat @TrioMacan2000
10. Namun ironisnya, sejak saat itu Bank Bukopin mulai melupakan maksud /tujuan utama pendiriannya yakni :
Suara Rakyat @TrioMacan2000
11. Mendukung pengembangan dan kemajuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Koperasi di seluruh Indonesia.
Suara Rakyat @TrioMacan2000
12. Bank Bukopin lebih banyak fokuskan pengembangan bisnisnya ke sektor komersial, industri dan perdagangan biasa. Koperasi terlupakan
Suara Rakyat @TrioMacan2000
13. Kemudian kepemilikan saham Telkom dan PLN berakhir di Bukopin dan digantikan dgn pemegang saham lain yaitu :
Suara Rakyat @TrioMacan2000
14. Pemegang Saham Pengendali (PSP) : 39.39% yang dimiliki oleh Koperasi Bulog Indonesia (Kopelindo)
Suara Rakyat @TrioMacan2000
15. Menurut sumber kami di depkeu yg barusan saja telpon kami, status kepemilikan saham pengendali 39,99% ini masih bermasalah secara hukum
Suara Rakyat @TrioMacan2000
16. Penyebab utamanya adalah : uang atau dana 200 Milyar lebih yg digunakan BULOG pada saat beli saham Bukopin tsb adalah bukan uang BULOG
Suara Rakyat @TrioMacan2000
17. Melainkan uang milik negara RI yg berstatus saat itu sebagai Dana Non Budgeter. Khusus mengenai hal ini akan kita bahas secara khusus
Suara Rakyat @TrioMacan2000
18. Ralat, per 31/12/2013 : Pemegang Saham Pengendali (PSP) yaitu Kopelindo 31,86%, Pemegang Saham Bukan PSP melalui pasar modal 5%
Suara Rakyat @TrioMacan2000
19. Tidak ada Pemegang Saham Bukan PSP tidak melalui pasar modal 5%, Negara RI 13,06 %, Yabinstra 9.41% dan Kopkapindo 5,06 %
Suara Rakyat @TrioMacan2000
20. Saat ini, sebelum Bosowa Grup ambil masuk, Koperasi Pegawai Bulog 31,7%, Negara RI 13%. Sisanya Yayasan Bina Sejahtera 9,3%,
Suara Rakyat @TrioMacan2000
21. Koperasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) 5%, dan publik sebesar 41%
Suara Rakyat @TrioMacan2000
22. Pada tahun 2012 PSP Bank Bukopin mengatakan siap melepas 41,4% saham senilai US$ 410 juta (Rp 4 triliun) atau setara Rp 1.200 per saham
Suara Rakyat @TrioMacan2000
23. Bahkan setahun sebelum itu, Menteri BUMN sudah meminta BRI untuk bisa menyerap saham Bank Bukopin yang akan dilepas tersebut
Suara Rakyat @TrioMacan2000
24. Menteri BUMN sebelumnya telah menegaskan BRI merupakan satu2nya BUMN yang diberi peluang mengakuisisi Bank Bukopin. Jamsostek mengalah
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.