0
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Anak-anak tak sabar menunggu Ramadhan. Mereka berusaha menghias ruang tengah ala kadarnya; ruang tempat kami biasa makan saat puasa.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Kegembiraan menyambut Ramadhan, menghayatinya sebagai bulan mulia saat amalan dilipatgandakan pahalanya, jadikan anak rindui Ramadhan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Pada awalnya, kami mengenalkan “puasa kanak-kanak”. Tapi pada anak yang berikutnya, sedapat mungkin mereka berlatih puasa penuh.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Yang saya maksud “puasa kanak-kanak” itu adalah; anak-anak makan sahur di waktu yang sama dengan orang dewasa.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Pada anak yang berusia 5 tahun, skemanya: makan sahur di pagi hari, berbuka satu jam saat Dzuhur, lalu lanjut lagi hingga Maghrib.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. Tetapi belakangan kami mencoba mengajak anak berpuasa langsung penuh. Sebelumnya kami pastikan anak-anak bersemangat sambut Ramadhan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Makan sahur merupakan kegiatan yang sangat penting. Perlu persiapan lebih baik untuk menjadikan anak siap makan sahur dengan nyaman.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. Menu sahur tak harus mewah. Melibatkan anak akan jauh lebih bagus, meskipun hanya soal menentukan menu dengan bahan sama.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Kita dapat menyiapkan lauk buat mereka, tapi pada sebagiannya, melibatkan mereka akan lebih menyenangkan; telur ceplok, dadar, orak-arik…
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Meskipun bahan sama, tapi beda sekali rasanya bagi anak jika mereka merasa ikut mengambil keputusan. Merasa berharga.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11.Selama ini, kami menjadikan acara makan sahur lebih istimewa dibanding berbuka. Mengapa? Mata yang mengantuk itu semoga jadi berbinar.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12.Selain itu, makan sahur sangat penting untuk asupan gizi mereka selama puasa. Dan tentu saja, ada barakah pada makan sahur.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13.Sesudah makan sahur, tugas “penting” dimulai. Saya merasa perlu menjaga anak-anak agar mereka tidak tidur sampai matahari meninggi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14.Antara bakda sahur sampai sekitar jam 09.00 pagi, saya berusaha agar mereka tidak tidur. Ini penting agar mereka tidak loyo.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Biasanya, anak akan lebih fresh jika waktu pagi benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan. Bukan tidur (tidur justru bikin lemas).
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Kalau ingin tahu bedanya tidur melewati waktu terbitnya matahari dan tidak, silakan coba. Rasakan betapa tak nyamannya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Tenggorokan terasa sangat tidak enak, kepala berat, mata pun bisa berkunang-kunang. Bayangkan jika ini terjadi pada anak.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Biasanya, jika anak tetap terjaga hingga sekitar jam 09.00, kantuknya akan hilang. Kantuk itu datang sekitar waktu Dzuhur.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Apa yang dapat kita lakukan agar mereka tetap terjaga hingga matahari meninggi? | Kegiatan apa pun. Main bola pun tak masalah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. Capek di pagi hari jauh lebih baik dibanding tidur di pagi hari. Ibarat baterai, di-charge saat penuh justru bikin mudah soak.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
21. Jika anak capek melakukan kegiatan fisik, lalu tidur bakda Dzuhur, biasanya dia akan bangun dalam keadaan fresh. Segar hingga Maghrib.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
22. Masalahnya cuma menjaga agar anak kuat menanti Dzuhur jika kantuknya datang sebelum waktu shalat tiba. Bakda Dzuhur, biarkan tidur.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
23. Bakda Ashar akan terasa ringan jika anak bangun dalam keadaan segar. Tinggal beri mereka kegiatan. Syukur ada kegiatan di masjid.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
24. Di keluarga kami, berbuka biasanya tak disiapkan menu istimewa, kecuali di hari pertama. Tidak pula sajikan menu sangat bervariasi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
25. Alasannya sederhana: saat benar-benar lapar, menu paling sederhana pun terasa nikmat. Apalagi Ramadhan, ironis kalau berlebihan.
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.