0
#99 @PartaiSocmed
2. Kultwit kali ini kami akan bicara tentang seorang yg tergolong cukup kontroversial @MustofaNahra
#99 @PartaiSocmed
3. @MustofaNahra dikenal sebagai seorang pengamat politik. Meski begitu dia kurang dihargai sebagai pengamat yg obyektif
#99 @PartaiSocmed
4. Karena memang banyak bukti pernyataan2nya yang bias dan bahkan jelas2 merupakan fitnah
#99 @PartaiSocmed
5. Berbeda dg pernyataan fitnah yg umumnya dikeluarkan tanpa bukti, modus yg digunakan @MustofaNahra ini cenderung unik
#99 @PartaiSocmed
6. Disinilah sesungguhnya keahlian seorang @MustofaNahra . Dia pandai memutar balik fakta sehingga bukti2 yg dihadirkan terasa meyakinkan
#99 @PartaiSocmed
7. Bagi mereka yang tidak kritis akan sangat mudah termakan oleh fitnah dan provokasi yang dilakukan oleh @MustofaNahra ini
#99 @PartaiSocmed
8. Tidak lazimnya seorang pengamat yg seharusnya obyektif, @MustofaNahra dikenal sangat membenci Jokowi
#99 @PartaiSocmed
9. Sehingga segala pernyataannya pun menjadi bias akibat perasaan bencinya terhadap Jokowi
#99 @PartaiSocmed
10. Dia gunakan keahlian khususnya dlm bersilat lidah itu utk menghambat pencalonan Jokowi sebagai Gub DKI selama pilkada
#99 @PartaiSocmed
11. Para pendukung Jokowi tentu tidak akan lupa bagaimana @MustofaNahra melakukan pembunuhan karakter selama masa pilgub DKI
#99 @PartaiSocmed
12. Sedikit contoh akan kami hadirkan dalam kultwit ini agar pembaca mengingat kembali 'prestasi' dari @MustofaNahra ini
#99 @PartaiSocmed
13. Kita ingat sesaat sebelum pilkada terjadi aksi terror di Solo yang menimbulkan korban jiwa seorang polisi
#99 @PartaiSocmed
14. Atas kejadian tsb sdh sewajarnya Jokowi yg masih menjabat sebagai walikota Solo datang ke rumah korban utk ucapkan belasungkawa
#99 @PartaiSocmed
15. Namun atas tindakan wajar Jokowi tersebut @MustofaNahhra dg entengnya berucap: “Owh kesitu toh arahnya”
#99 @PartaiSocmed
16. Kita lihat disini betapa piawainya @MustofaNahra memainkan kata2, walau bersifat multi tafsir namun jelas terasa arah fitnahnya
#99 @PartaiSocmed
17. Kata2 tersebut bisa diartikan bahwa peristiwa penembakan polisi itu adalah suatu rekayasa demi pencitraan seorang Jokowi
#99 @PartaiSocmed
18. Kata2 tersebut jg mencerminkan betapa bencinya @MustofaNahra thd Jokowi, sehingga apapun akan dia halalkan utk memfitnah Jokowi
#99 @PartaiSocmed
19. Betapa kejamnya otak @MustofaNahra ini menganggap bahwa peristiwa penembakan tersebut adalah rekayasa demi pencitraan Jokowi
#99 @PartaiSocmed
20. Namun sekali lagi, inilah spesialisasi seorang @MustofaNahra . Dia pandai merangkai kata2 bersayap
#99 @PartaiSocmed
21. Sehingga dia tidak perlu bertanggung jawab atas kata2nya itu. Meski kita bisa rasakan maksud terselubung dari kata tsb
#99 @PartaiSocmed
22. Tidak ada kata lain yang yang tepat sebagai julukan utk orang spt @MustofaNahra selain kata ‘Culas’
#99 @PartaiSocmed
23. Dan tampaknya dia sendiri menyetujuinya . http://t.co/tOa5RNXhxp
Expand pic
#99 @PartaiSocmed
24. Kebencian @MustofaNahra terhadap Jokowi tampaknya seperti mendarah daging sehingga mampu mengalahkan akal sehatnya
Load Remaining (54)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.