0
Peziarah @eae18
1. Pagi ini, seperti pagi kemarin, aku selipkan kepingan doa untukmu agar hidupmu bermakna. Bermakna bagi diri dan orang lain
Peziarah @eae18
2. Pagi ini, seperti pagi yg telah kita lewati bersama, aku ingin berbagi soal cinta, airmata dan doa. Semoga semua itu bisa meneduhkan jiwa
Peziarah @eae18
3. Pagi ini, tak ada lagi hujan bulan Juni. Tak ada kicau burung gereja di pagar masjid. Yang ada, cintaku yang tertunda di ujung sajadah
Peziarah @eae18
4. Pagi tadi, ketika subuh menjemputku, sekelabat namamu berjalan di antara doa-doaku. Tak ada airmata di antara selipan doaku
Peziarah @eae18
5. Pagi kemarin, aku ziarahi kubur ayahku. Ada kenangan yang melintas. Kenangan jari jemariku dipukul ayah jika bacaan ngajiku keliru
Peziarah @eae18
6. Pagi ini, aku kenang celotehmu ketika malam memasuki pintu pagi. Celotehan penuh manja, penuh kasih dan penuh cint. Aku suka krn km suka
Peziarah @eae18
7. Pagi ini, ada kenangan tertunda di teras rumahku. waktu itu wajahmu merunduk karena jejakku tak ada lagi di jejakmu. Airmatamu jatuh
Peziarah @eae18
8. Pagi ini, aku melihat tubuh ibuku yang ringkih. Jalannya tertatih, membungkuk. Ada kenangan yg melintas, begitu tak habisnya kasih ibu
Peziarah @eae18
9. Pagi ini, ada doa di ujung jariku, berjalan bersama doa dan airmata yang jatuh satu per satu di ujung bahu kirimu. Aku hanyut
Peziarah @eae18
10. Tak adakah pagi yang teduh ketika mendung menggantung? Wajahmu teduh meneduhkan. Aku limbung menatap wajahmu pagi ini
Peziarah @eae18
11. Pagi ini, aku rindu wajah Kanjeng Nabi. Manusia sempurna yang selalu berjalan merunduk. Rundukan itu petanda keteduhan kalbu yang dalam
Peziarah @eae18
12. Siapapun yang menjadikan Allah sebagai kekasih, seharusnya di dalam kalbunya selalu ingin bertemu wajahNya. Itulah logika kekasih
Peziarah @eae18
13. Bukankah kita akan selalu merindukan wajah kekasih? Jika engkau bertemu, semua kegaduhan jiwa runtuh, lenyap ditelan wajahnya, senyumnya
Peziarah @eae18
14 Maka kalau kita dipanggil Tuhan untuk menghadapNya, seharusnya kita bahagia karena akan berjumpa dengan sang kekasih.
Peziarah @eae18
15. Tak adakah kerinduan dalam dirim kita untuk bertemu wajah-Nya? Bertemu wajah Baginda Nabi? Rindu begitu menggebu. Rindu tanpa batas
Peziarah @eae18
16. Rindu manusia yang selalu bertutur kata lembut. Rindu wajah penuh cahaya. Di tubuhnya, cahaya berpencar dari segala sudut raganya
Peziarah @eae18
17. Rindu ini, rindu tak berperi, tak bertepi. Rindu akan kehadiran Tuhan dlm diri. Rindu akan pelukan Kanjeng Nabi. Manusia penuh kemuliaan
Peziarah @eae18
18. Mari kita merunduk, menjemput hari penuh berkah. Penuh cinta, airmata dan ampunan. Semoga dipanjagkan usia dan umur yang bermanfaat
Peziarah @eae18
19. Allah Maha Hadir. Hadirkanlah dalam setiap gerak raga dan jiwa. Dalam setiap jengkal napas. Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim Ya Fattah Ya Nur

Comment

Login and hide ads.