0
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
Malam ini, admin mau ngetwit tentang #GusDur & Lelucon.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
1. Salah satu ciri khas dari #GusDur yg hingga kini masih diingat sekaligus dirindukan oleh banyak orang adl leluconnya.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
2. Lelucon #GusDur hingga kini masih diingat krn pesan yg disampaikan bkn sekedar bikin orang ketawa saja karena lucu.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
3. Lelucon yg disampaikan #GusDur selalu ada unsur realita, sindiran, refleksi kehidupan di dalamnya.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
4. #GusDur sering sekali melontarkan sindiran ke pejabat dan pemerintah ORBA melalui leluconnya.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
5. Karena sindiran kpd pemerintah itulah, seringkali #GusDur mendapat masalah. Forum2 yg dihadiri #GusDur selalu diawasi oleh militer
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
6. #GusDur pernah dilarang hadir dlm sebuah acara di Gedung DKJ. Padahal saat itu, #GusDur menjabat ketua dewan DKJ.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
7. Tapi, tetap saja #GusDur tidak ada kapoknya melempar lelucon sebagai bumbu pidato di berbagai acara.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
8. Bahkan tahun 1994, #GusDur menjadi salah satu 'Pembicara' di Pekan Humor Indonesia di DKJ.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
9. Pernah seseorang bertanya pada #GusDur. 'Gus, sampean seneng ngelucu memangnya bisa nurunin pemerintahan?'
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
10. #GusDur pun jawab: 'Puisi, atau lelucon tak bisa menjatuhkan suatu pemerintahan. Lelucon hanya dpt membantu pembusukkan suatu rezim'
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
11. Tak disangka org yg gemar mengumpulkan & membuat lelucon ini justru kelak menjadi org nomor 1 di Indonesia. #GusDur
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
12. Menurut #GusDur: Orang yg ingin memahami orang lain, harus memahami lelucon. Jangan gampang tersinggung dengan lelucon
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
13. Salah satu lelucon yang cukup dikenang orang adl tentang ‘Siapa Yang Paling Dekat dengan Tuhannya?’
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
14. Dlm lelucon ini #GusDur menekankan bahwa Perbedaan dlm brbg hal termasuk aliran & agama, sebaiknya diterima karena itu bkn suatu masalah
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
15. Jika sudah bisa menerima perbedaan maka akan lebih terbuka dalam berdialog ~ #GusDur
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
16. Lelucon tsb menceritakan seorang kyai (islam), pedande (hindu), dan pendeta (kristiani) yang sedang berbincang-bincang. #GusDur
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
17. Pendeta: “Kami dekat sekali dg Tuhan. kami memangil Tuhan Anak, Tuhan Bapak. Bisa dibayangin bgmn kedekadatan seorang anak dg bapak.”
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
18. Pedande tidak mau kalah, ia menimpali “Agama kami juga, dalam agama kami menyebut Ommm suasti ..”
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
19. Pendande: "Meski bukan manggil Bapak, tapi Om, keponakan dan om kan juga deket. Lha bagaimana dengan Anda, pak kyai?”
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
20. Pak Kyai menjawab “Boro-boro mau deket, manggil-nya aja mesti pake menara (azdan. Red).”
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
21. Lelucon #GusDur tsb lantas membuat seisi ruangan tertawa lepas tanpa merasa ada yg tersinggung.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
22. Masing-masing menyadari realita kehidupan beragama mereka dengan ringan dan jauh dari sarkas.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
23. bagi #GusDur Lelucon adl salah cara bgmn realita beragama itu tdk perlu diterima dg serius, tapi AJARANNYA yang serius.
Jaringan GUSDURian @GUSDURians
24. Menurut sahabat, kondisi skrg org mudah tersinggung bisa jadi apakah krn kurang lelucon dlm hidupnya ya?
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.