1
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Ikrar kita untuk memeluk agama ini, membawa pada keharusan untuk menebar rahmat ke seluruh alam.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Sesungguhnya, Islam diturunkan untuk seluruh ummat manusia (kaffatan linnas).
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Karena agama ini u/ seluruh manusia, maka kita brtanggung-jawab u/ mnjadikan manusia mengetahui adanya agama ini & ajarannya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Sudah saatnya kita mulai berpikir untuk menghadirkan agama ini bagi semua.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Kegersangan jiwa yang merebak dimana-mana, kelaparan ruhani yang menerpa manusia, >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. >> merupakan isyarat yang memanggil kita untuk mengantarkan agama ini kepada mereka.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Sesungguhnya, kegersangan jiwa yang rasanya kian merata adalah karena jauhnya kita, ummat manusia, >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. >> dari terpenuhinya kerinduan ruhani kita untuk menemukan “sesuatu” yang sesuai dengan fitrahnya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Astaghfirullahal ‘adzim, hari-hari ini alangkah banyak di antara kita yang berdakwah hanya untuk kelompoknya sendiri.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Majelis-majelis ‘ilmu diselenggarakan hanya untuk golongannya sendiri, kaumnya sendiri, harakahnya sendiri.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. Bukan untuk segenap dan seluruh ummat manusia.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. Kita bisa tersenyum kepada orang lain hanya apabila orang tersesebut masuk dalam kelompok kita.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. Tapi kita mudah curiga, pndapat bisa dtentang bgitu sj tanpa prhatikan dasar-dasarnya, hanya krn mrk datang dr kelompok brbeda.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Padahal sama-sama mengakui tiada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Astaghfirullahal ‘adziim… Atau kita sudah terjatuh ke dalam golongan orang-orang musyrik?
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Kita tidak merasa mempersekutukan Allah Ta’ala. Bahkan sebaliknya, kita menyeru kpd manusia agar mengagungkan asma Allah ’Azza wa Jalla.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Kita berdakwah kemana-mana, mengajak pada kebaikan, menyeru manusia untuk berbuat amal shalih, dan berbagai kemuliaan lainnya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Tp tanpa kita sadari, kcintaan pd klmpok telah mnyebabkan kita trjatuh pd kesyirikan disebabkan kita merasa kelompok kita yg trbaik.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Sementara orang lain yang tidak berada dalam kelompok kita, tidak ada kebaikan dan kebenaran yang bisa kita petik.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. Berkenaan dengan ini, teringatlah saya dengan firman Allah ’Azza wa Jalla dalam surat Ar-Ruum:
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
21. “Maka hadapkanlah wajahmu dg lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yg telah menciptakan manusia menurut fitrah itu.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
22. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
23. >> dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
24. >> dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah (MUSYRIK), yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
25. >> dan mereka mnjadi bbrp golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dg apa yg ada pada golongan mereka.” (QS. Ar-Ruum, 30: 30-32).
Load Remaining (27)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.