PERIHAL LARANGAN POLWAN BERJILBAB by: @partaisocmed

(C)chirp by: @rudy_ojos all rights reserved
0
#99 @PartaiSocmed

1. PERIHAL LARANGAN POLWAN BERJIBAB

15/06/2013 00:46:56 WIB
#99 @PartaiSocmed

2. Dalam kultwit kali ini kami ingin sampaikan bahwa kami tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju atas larangan tsb

15/06/2013 00:48:26 WIB
#99 @PartaiSocmed

3. Sebagaimana kita ketahui bahwa sejak jaman rekiplik tidak pernah kami lihat ada polwan yg berjilbab

15/06/2013 00:49:58 WIB
#99 @PartaiSocmed

4. Tentu polri punya alasan tersendiri ttg itu. Salah satu alasannya adalah supaya pelayanan kpd masyarakat tidak memihak atau imparsial

15/06/2013 00:52:16 WIB
#99 @PartaiSocmed

5. Apapun alasannya pada kenyataannya memang ada peraturan di polri yg melarang polwan berjilbab http://t.co/gxhlmKvcSn

15/06/2013 00:54:16 WIB
Expand pic
#99 @PartaiSocmed

6. Polri sebagai institusi yg pernah mjd bagian dari militer memiliki aturan yg ketat perihal atribut yg digunakan anggotanya

15/06/2013 00:56:41 WIB
#99 @PartaiSocmed

7. Mungkin ini warisan sikap militeristik polri di masa lalu. Padahal sejak era reformasi polri sudah mjd institusi sipil

15/06/2013 00:58:21 WIB
#99 @PartaiSocmed

8. Demokratisasi mmg tidak berlaku di lingkungan militer. Meski kami mendukung toleransi tapi kurang tepat diterapkan pd institusi militer

15/06/2013 01:00:39 WIB
#99 @PartaiSocmed

9. Bisa dibayangkan jika institusi militer harus bersikap toleran. Maka (maaf) mereka yg trans seksual boleh masuk TNI

15/06/2013 01:02:52 WIB
#99 @PartaiSocmed

10. Artinya tiap2 institusi itu punya peraturan dan budayanya sendiri. Itu mungkin sebab mengapa polwan dilarang berjilbab

15/06/2013 01:04:26 WIB
#99 @PartaiSocmed

11. Namun demikian, bagi sebagian muslimah tentu peraturan ini dirasa kurang fair. Ini bisa dipahami pula

15/06/2013 01:06:16 WIB
#99 @PartaiSocmed

12. Bagaimanapun menutup aurat merupakan kewajiban bagi kaum murupakan kewajiban

15/06/2013 01:08:30 WIB
#99 @PartaiSocmed

13. Artinya ada dua kepentingan yg tidak ketemu disini. Lalu bagaimana sebaiknya kita menyikapinya?

15/06/2013 01:11:05 WIB
#99 @PartaiSocmed

14. Nah, berbicara tentang pekerjaan yg bertentangan dg hati nurani apalagi agama, kami akan cerita tentang pengalaman kami

15/06/2013 01:12:58 WIB
#99 @PartaiSocmed

15. Sebelum memutuskan utk terjun sebagai pengusaha, kami pernah bekerja pada sebuah institusi

15/06/2013 01:14:11 WIB
#99 @PartaiSocmed

16. Namun dalam menjalankan pengabdian, kami merasa ada banyak hal yg bertentangan dg hati nurani kami

15/06/2013 01:15:27 WIB
#99 @PartaiSocmed

17. Kami merasa seperti 'menjual diri' dlm menjalankan pekerjaan tsb karena lingkungannya yg tidak sesuai dg prinsip2 pribadi kami

15/06/2013 01:16:59 WIB
#99 @PartaiSocmed

18. Akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa berapapun rejeki yg kami peroleh dr pekerjaan tsb tidak layak menggantikan prinsip2 kami

15/06/2013 01:18:42 WIB
#99 @PartaiSocmed

19. Apalah artinya terima uang setiap bulan tapi hati kita tidak tenang karena tersiksa perasaan bersalah?

15/06/2013 01:19:56 WIB
#99 @PartaiSocmed

20. Apa yg kami lakukan atas kondisi kerja tsb? Kami tdk protes atau meminta pihak lain utk berubah agar sesuai dg prinsip yg kami yakini

15/06/2013 01:21:56 WIB
#99 @PartaiSocmed

21. Perbuatan tersebut akan sia2 dan tidak ada gunanya. Lebih banyak mudharat dari pada manfaatnya!

15/06/2013 01:23:14 WIB
#99 @PartaiSocmed

22. Yang kami lakukan saat itu adalah mengambil tindakan berani yaitu mengundurkan diri dari pekerjaan yg selama ini menghidupi kami

15/06/2013 01:25:51 WIB
#99 @PartaiSocmed

23. Selanjutnya kami nekat menceburkan diri di dunia usaha. Ternyata ini adalah keputusan yg paling kami syukuri

15/06/2013 01:27:19 WIB
#99 @PartaiSocmed

24. Dari pengalaman kami tersebut ada pelajaran bahwa rejeki itu di tangan Tuhan! Bukan hanya di institusi tempat kami bekerja dulu!

15/06/2013 01:29:59 WIB
#99 @PartaiSocmed

25. Kita tidak boleh mengecilkan Tuhan seolah2 jika kita tidak lagi bekerja di tempat kerja kita saat ini maka dunia akan kiamat!

15/06/2013 01:32:12 WIB
Load Remaining (18)

Comment