0
W @umaleao
Perbedaan dunia liberal dengan beragama adalah: dalam dunia liberal, bergama. Dalam dunia beragama tidak bisa berliberal.
W @umaleao
Jadi, liberalisme itu jauhhhhhh lebih mulia dibanding agama. Liberalisme bisa menjadi ibu bagi semuanya. Agama, membatasi dan menindas
W @umaleao
Liberalisme adalah jawaban bagi kemajuan dunia. Sosialisme, adalah juga liberalisme. Liberalisme bukan kapitalisme. Beda.
W @umaleao
Sekarang ini, siapa yang tidak sepakat dg liberalisme, akan tertinggal dan hanya jadi kacung dunia liberal. Dan saya ngga mau jadi kacung
W @umaleao
Komunisme totalitarian Sovyet, hanya tersisa di Kuba. China saja sdh mulai liberal dlm bidang ekonomi. Tak ada yg bisa melawan liberalisme
W @umaleao
Turki, mengalami kemajuan pesat dalam kepemimpinan Liberal-Sekuler Kemal Attaturk. Sekarang dg Erdogan banyak mandeg krn ngurus yg ga jelas
W @umaleao
Indonesia, sudah mulai mau maju. Sudah mulai mau liberal. Tapi skrg lagi mau mundur. Banyak isu ga penting diusung bigot2.
W @umaleao
Dan Free Trade itu sempurna di tahun 2020. Liberalisme akan menggilas siapa saja yg masih ingin mempertahankan nilai2 non produktif
W @umaleao
Agama, adalah nilai2 non produktif. Kalau ini dipertahankan, maka Indonesia hanya akan jadi kacung, pengutang (pengemis) dan konsumen saja
W @umaleao
Konser Lady Gaga disini ditolak. Itu menunjukkan kita belum bisa menerima liberalisme. Siap2 lah jadi bangsa kacung dan pengemis.
W @umaleao
Sebetulnya dg banyak konser artis besar di Indonesia, membuka wawasan bagi musisi Indonesia dan kemungkinan buka jaringan dg luar
W @umaleao
Saya sendiri ngga suka dg Lady Gaga dan tentu memiliki pendapat yg "unfavor" thd LG. Tapi, sisi lain, konser dia ini hal yg harus dihargai
W @umaleao
Untuk bisa ikut bersaing dlm liberalisme dunia, kita harus punya waktu yg cukup untuk berlatih dan menyesuaikan. Masih ada 8 tahun
W @umaleao
Tapi kalau dalam waktu 8 tahun ini kita gagal berlatih dan menyesuaikan diri, maka 8 tahun kedepan adalah awal frustasi kita
W @umaleao
Karena dunia berjalan dengan konstanta liberalisme. Variabelnya adalah sejarah keikutsertaan serta respon2 dlm sejarah itu
W @umaleao
Jika kita tidak terbiasa merespon dan berusaha unggul dlm konstanta liberalisme ini, maka, tahun 2020 kita akan tertinggal.
W @umaleao
Kapitalisme, mau tidak mau skrg ini menjadi penguasa mayoritas dalam liberalisme. Hanya ada dua pilihan: jadi pelaku atau kacung
W @umaleao
Persaingan bebas itu esensi liberalisme, baik bagi kapitalis maupun sosialis. Utk bisa bersaing, kita hrs singkirkan anasir2 non produktif
W @umaleao
Ketika liberalisme mengajak kita utk bersaing secara sehat dan bebas, agama mengajak kita utk hindari persaingan. Dg alasan yg ga rasional
W @umaleao
Jadi pilihan hari ini: anda mau bertarung dalam dunia liberal untuk bisa mengangkat harkat dan derajat anda, atau mau ikut agama dan hancur
W @umaleao
Mengapa Australia begitu luar biasa mengurusi Corby? Karena dlm dunia liberal, tak ada satu senpun uangmu keluar tanpa return. Pajak.
W @umaleao
Di dunia liberal, tak ada tempat bagi mereka yg inkompeten, tidak perform, apalagi korup. Ga ada penghargaan buat mereka. Siapapun itu
W @umaleao
Mang Hidayat, seorang penyiar radio Aussie, cerita: ada seorg anggota DPR pergi tugas. Dia dapet uang hotel tapi nginep dirumah kerabatnya
W @umaleao
Trus ketauan. Bukan perkara kriminal sih. Tapi anggota DPR Aussie ini diledek sama semua anggota DPR yg lain sampe ga tahan, bunuh diri
W @umaleao
Di dunia liberal, no mercy buat koruptor. Di sini, Nazaruddin Sjamsuddin, koruptor, difollow di twitter sama (katanya) aktivis antikorupsi
Load Remaining (53)

Comment

Kaisar Sunda Empire @SiegerAnwalt 03/08/2012 21:15:11 WIB
kasian kalian. peradaban dan teknologinya mau tetep dibawah barat. silakan kalau kalian mau terus minum kencing onta sebagai obat dan bekam hahahaha...
Login and hide ads.
Login and hide ads.