1
Ryu Hasan @ryuhasan
Pertama mendengar kata "histerotomi" yg kepikiran kok mirip kata "histeria", ternyata memang ada kaitannya antar keduanya
Ryu Hasan @ryuhasan
Histerotomi artinya tindakan memotong uterine/ rahim, histeria dulu dianggap penyakit yg berhubungan dg organ perempuan ini
Ryu Hasan @ryuhasan
Hingga akhir abad ke 19, kondisi histeria dianggap sebagai penyakit/ gangguan yg hanya menyerang perempuan
Ryu Hasan @ryuhasan
Anggapan saat itu, histeria terjadi karena organ dalam perempuan memanas. Pengobatannya: perkakas2 perempuan itu dialiri air dingin!
Ryu Hasan @ryuhasan
Tekniknya cukup "mengerikan": perempuan histeria diikat dan dipekangkangkan kedua kakinya, supaya organ dalamnya bisa dialiri air dingin!
Ryu Hasan @ryuhasan
Orang yg berjasa mengubah pandangan umum terhadap keadaan histeria ini salah satunya adalah Sigmund Freud
Ryu Hasan @ryuhasan
Thn 1885 Jean-Martin Charcot seorang dokter, punya pendapat berbeda dg anggapan umum. Dia percaya bahwa histeria dapat disembuhkan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Pada tahun yg sama Sigmud Freud kagum berat kepada cara Charcot menenangkan penderita histeria yg menggunakan teknik hipnotis.
Ryu Hasan @ryuhasan
Dalam banyak hal Freud sependapat dgn Charcot, termasuk percaya bahwa histeria bisa terjadi pada laki2 juga.
Ryu Hasan @ryuhasan
Setelah bbrp bulan belajar di klinik milik Charcot di Paris, Freud kembali ke kota asalnya Wina mengenalkan cara barunya mengatasi histeria
Ryu Hasan @ryuhasan
Hanya saja sayangnya, hasil pengalaman Freud di klinik Charcot di Paris itu ditolak ketika diajukan di ikatan dokter di Wina.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tidak hanya itu, Freud bahkan dilarang masuk laboratorium anatomi dan dilarang memberi kuliah. Gara2 teori yang diajukannya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Penolakan itu tidak menggoyahkan tekad Freud di universaitas, “saya terbiasa ditakdirkan sebagai orang di posisi yang berlawanan”, katanya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Karena tdk bisa jadi peneliti seperti charcot, maka Freud terpaksa bepraktek swasta. Setidaknya dia realistis bahwa dia perlu uang utk makan
Ryu Hasan @ryuhasan
Yakin bhw hipnotis adlh kunci pengobatan sakit jiwa, Freud berkonsultasi dg banyak psikiater kenamaam saat itu, termasuk Josef Breuer.
Ryu Hasan @ryuhasan
Thn 1895 Freud & Breuer menerbitkan “Studien Uber Hysterie” yg menguraikan “terapi komunikasi” Buku ini dicerca & dapat banyak kritikan
Ryu Hasan @ryuhasan
Tak tahan cercaan, akhirnya Breuer memutuskan untuk pergi. Dan jagoan kita si Freud ini jadi sendirian meneruskan risetnya!
Ryu Hasan @ryuhasan
Meskipun pecah kongsi dg Breuer, Freud masih yakin bahwa hipnotis adalah teknik yang paling baik utk menangani penderita gangguan kejiwaan
Ryu Hasan @ryuhasan
Banyak teknik hipnotis yg dikembangkan oleh Freud, tdk jarang ide2 itu muncul dari mimpi2 Freud sendiri. Semacam dapat wangsit begitulah.
Ryu Hasan @ryuhasan
Bagi Freud, mimpi adalah perwujudan harapan alam bawah sadar. Ini pun sebenarnya kesimpulan sebatas pengalaman pribadi Freud!
Ryu Hasan @ryuhasan
Freud juga punya kesimpulan bahwa pemikiran yg dipendam olh para pasiennya cenderung dipengaruhi oleh pengalaman2 seksual sejak lahir.
Ryu Hasan @ryuhasan
Freud menulis: segala hal yg selama ini terlupakan adlh sesuatu yg meresahkan/menyakitkan &memalukan menurut standard kepribadian si subyek
Ryu Hasan @ryuhasan
Atas dasar asumsinya, Freud berencana menghipnotis pasien2nya dg maksud spy mrk mengenali peristiwa masa lalu yg memicu masalah kejiwaan mrk
Ryu Hasan @ryuhasan
Tapi ternyata Freud akhirnya menghadapi fakta bahwa teknik hipnotis punya keterbatasan yg sangat mengganggu proses terapi
Ryu Hasan @ryuhasan
Bbrp kali pasien justru jatuh cinta kpd Freud setelah sesi hipnotis, Freud menyebut fenomena ini sbg transference (pemindahan perasaan)
Load Remaining (42)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.