6
@TrioMacan2000
1. Sekitar 2 minggu yang lalu saya tanya ke pak @saididu mantan sesmeneg BUMN terkait rusak/ tdk berfungsinya RADAR ATC di soetta airport
@TrioMacan2000
2. Saya tanya ke beliau krn dapat info "orang dalam" yg mengeluhkan tak berfungsinya radar. Pak @chappyhakim jg pernah utarakan yg sama
@TrioMacan2000
3. Pak @chappyhakim sbg pilot dan mantau KASAU tentu tahu persis kondisi Radar ATC SHIA yg bermasalah. Jutaan nyawa penumpang jd taruhannya
@TrioMacan2000
4. Pak @saididu langsung tanya ke pejabat tinggi di SHIA. Jawabannya : Tidak benar. Radar ATC SHIA baik2 saja. Alhamdulillah...
@TrioMacan2000
5. Namun, kemudian terjadi musibah Shukoi. Lalu pengakuan seorg Pilot di Majalah Tempo. Kawasan udara Soekarno Hatta sdh sperti "Neraka"
@TrioMacan2000
6. Sang Pilot Capt. Ervin Aditya mengungkapkan Radar ATC SHIA "buta". Tak tahu kondisi cuaca sekitar bandara Soetta. Radar tak bisa baca !
@TrioMacan2000
7. Radar ATC SHIA juga tak bisa baca posisi semua pesawat yg ada di atasnya. Sering "blind". Sdh banyak kasus "nyaris tabrakan" di udara
@TrioMacan2000
8. Pilot2 pesawat di udara SHIA lbh bnyk mengandalkan radar pesawat mereka dibandingkan radar ATC SHIA. Keselamatan penerbangan RI terancam
@TrioMacan2000
9. Knp masalah RADAR ATC SHIA itu tdk bisa terpecahkan selama bbrp tahun? Ada apakah ini? Apakah msh mau menunggu jatuhnya ratusan korban?
@TrioMacan2000
10. Kompleksitas masalah Radar ATC terkait dengan "bisnis dan korupsi" pengadaan Radar ATC SHIA. Ada tangan2 kekuasaan bermain
@TrioMacan2000
11. RI adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Punya banyak bandara. Jadi pasar terbesar radar dunia. Ini bisnis triliunan rupiah
@TrioMacan2000
12. Pengadaan Radar utk ATC atau penerbangan sipil selama ini dikuasai perusahaan Radar Perancis : Thales cs. Mereka main mark up disini
@TrioMacan2000
13.diduga keras mrka joint dgn pusat kekuasaan. Ada Tri Sunoko dirut AP II yg sohib ani sby. Ada Surattp komut AP II yg ketua yayasan cikeas
@TrioMacan2000
14. Mrka brsma produsen Radar : Thales & Thomson berkolusi. Ketika AP I pilih Radar lain yg sama kualitasnya dan lebih murah, AP I diserang
@TrioMacan2000
15. Direksi AP I yg tak mau kolusi mark up Radar dan ambil dari Thales dan Thomson dilaporkan ke polisi, jaksa dan KPK. Babak belur. Bonyok
@TrioMacan2000
16. Mark up Radar ini mmg sulit banget diusut. Karena Thales dan Thomson selalu keluarkan produk yg berbeda2 speknya.
@TrioMacan2000
17. Thales dan Thompson "terpaksa" pertahankan mark up : utk tutupi mark up pengadaan sebelumnya dan utk setoran ke pusat2 kekuasaan
@TrioMacan2000
18. Ketika pengadaan Radar ATC SHIA mau dilakukan, pihak Thales harus buat produk Radar yg "berbeda". Agar mark up tdk bisa dibuktikan
@TrioMacan2000
19. Proyek senilai 560 milyar ini "diamankan". BPPT tdk dilibatkan agar modus "modifikasi" radar yg jadi alasan mahalnya harga tdk terendus
@TrioMacan2000
20. Modus "modifikasi" ini modus usang. Pengadaan barang Hi- tech selalu pakai modus ini agar mark up tdk "terlihat". Modifikasi "seolah2"
@TrioMacan2000
21. Kita sering temukan fakta bhw harga2 beli pesawat, senjata, kapal, radar dst. Oleh RI selalu lbh mahal dibandikan harga beli negara lain
@TrioMacan2000
21. Kembali ke radar ATC SHIA, proses pengadaan radar SHIA utk menggantikan radar lama yg sdh "buta tuli" itu akhirnya makan waktu lama
@TrioMacan2000
22. Direksi AP II, produsen dan kroni2nya sibuk susun skenario agar korupsi busuk dan mark up pengadaan bisa terlihat aman scra teknis
@TrioMacan2000
23. Akibatnya : nyawa penumpang& pesawat jd tumbalnya. Dirut Tri Sunoko, Komut Suratto harus bertanggungjawab atas setiap kecelakan pesawat
@TrioMacan2000
24. Harusnya pengadaan Radar ini tdk usah tender. SBY terbitkan Perpres. Bentuk tim. Libatka BPPT, ITB dan TNI. Cari yg terbaik& termurah
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.