4
Ryu Hasan @ryuhasan
Dari sudut pandang biologi, ada spesies2 yg punya kecenderungan untuk lebih monogami ketimbang spesies yg lain. Bagaimana penjelasannya?
Ryu Hasan @ryuhasan
Hanya saja, pada spesies yg paling cenderung monogamis pun ditemukan individu yg ternyata berperilaku poligami, variasi pada satu spesies.
Ryu Hasan @ryuhasan
Demikan juga manusia dan binatang2 yang lain, kecenderungan monogami tidak selalu hadir dan terekspresi di otak, shg perilakunya pun beragam
Ryu Hasan @ryuhasan
Mungkin belum banyak yg tahu bhw sifat2 yg menentukan ada tidaknya kecenderungan untuk monogami dibawa secara genetik dlm genom tiap spesies
Ryu Hasan @ryuhasan
Dari riset pd tikus, kehidupan cinta macam2 subspesies tikus, memberi kita pengetahuan ttg bagaimana otak memutuskan utk monogami atau tidak
Ryu Hasan @ryuhasan
Ciri monogami ini hanya dimiliki oleh 5% mamalia, 95% jenis spesies mamalia cenderung gonta ganti pasangan. Bangsa burung 98% monogamis
Ryu Hasan @ryuhasan
Di dunia tikus, tikus padang rumput juara monogami, mrk berikatan monogamis seumur hidup. Sebaliknya tikus gunung terus gonta ganti pasangan
Ryu Hasan @ryuhasan
Akhirnya diketahui tikus padang rumput punya gen monogami, DNA imut yg tdk dimiliki tikus gunung. Ini yg membedakan kedua jenis tikus.
Ryu Hasan @ryuhasan
Laki2 menunjukkan kecenderungan perilaku yg bervariasi, spektrunnya ada di antara poligamis total sampai monogamis total. Variasinya buanyak
Ryu Hasan @ryuhasan
Keragaman perilaku laki2 tersebut dipengaruhi gen dan hormon. Ada satu gen yg menentukan jenis reseptor vasopresin di otak: gen monogami
Ryu Hasan @ryuhasan
Tikus padang rumput yg punya gen monogami ternyata memiliki lebih banyak reseptor vasopresin ini dibandingkan dg tikus gunung.
Ryu Hasan @ryuhasan
Alhasil, tikus padang rumput lebih peka terhadap efek membentuk ikatan dengan pasangan tetap, yg ditimbulkan oleh vasopresin di otaknya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Dan ketika periset menyuntikkan gen monogami ke dalam otak tikus2 gunung, terjadi perubahan perilaku tikus2 doyan cewek itu dlm berpasangan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Setelah disuntik gen monogami, para tikus gunung jantan yg biasanya suka ganti2 pasangan berubah jadi “bapak rumahan” yg setia kpd pasangan
Ryu Hasan @ryuhasan
Tikus2 jantan yg mempunyai gen reseptor vasopresin lebih panjang, memperlihatkan sifat lebih monogamis.
Ryu Hasan @ryuhasan
Tikus2 jantan yg memiliki gen monogami ini menghabiskan lebih banyak waktu untuk merawat dan menjilati anak2nya
Ryu Hasan @ryuhasan
Tikus dg gen monogami jg menunjukkan kesetiaan yg lbh tinggi thdp pasangan, meskipun diberi kesempatan utk lari dg betina muda yg lbh genit
Ryu Hasan @ryuhasan
Pejantan dg gen vasopresin terpanjang merupakan pasangan, juga bapak yg paling bisa diandalkan dan dipercaya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Dlm genom manusia, gen vasopresin sedikitnya ada 17 variasi ukuran panjang. Lebih panjang gen ini kecenderungan utk monogami makin tinggi.
Ryu Hasan @ryuhasan
Jadi, seharusnya, perempuan lebih memperhatikan panjang gen vasopresin ini ketimbang panjang apa pun yg lain dlm hal cari pasangan :)
Ryu Hasan @ryuhasan
Bisa jadi satu saat nanti akan dijual bebas suatu alat uji utk mengetahui berapa panjang gen monogami seorg laki2. Layaknya tes kehamilan.
Ryu Hasan @ryuhasan
Dgn demikian, seorg perempuan bisa yakin mendapatkan laki2 cenderung monogamis, kalau memang perempuan tsb menghendaki kehidupan monogami.
Ryu Hasan @ryuhasan
Jadi, kecenderungan monogami laki2 pd batas tertentu sdh ditentukan sebelumnya dan bakat ini diturunkan scr genetis kpd generasi berikutnya.
Ryu Hasan @ryuhasan
Sangat mungkin, para bapak yg penuh pengabdian dan para kekasih yg setia sudah terlahir begitu, bukan dibentuk oleh teladan dari org tuanya.
Load Remaining (16)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.