#DidikAnak : Berkomunikasi dengan Anak | @proumedia

Dalam berkomunikasi dengan anak, ada 2 hal yang tidak boleh dilupakan para ortu. Pertama, bantu rumuskan perasaan anak. Kedua, membantu bangkitkan kesadaran diri anak.
orangtua anak komunikasi balita nakal kesadaran emosi perasaan MENTAL bayi
2
proumedia @proumedia
Pagi ini pingin twit ttg judul #DidikAnak dari buku 'Maa Aku Bisa' Pro-U Media. Ada satu bab yg ingin admin sampaikan, simak ya..
proumedia @proumedia
1. Dlm berkomunikasi dg anak, ada 2 hal yg tidak boleh dilupakan oleh para orang tua. pertama, bantu rumuskan perasaaan anak, ... #DidikAnak
proumedia @proumedia
2. ..kedua, membantu membangkitkan kesadaran diri anak. Dua hal tersebut sangat penting bagi orang tua utk membangun mental #DidikAnak
proumedia @proumedia
3. Kpd anak balita yg belum bisa berbicara sekalipun, usahakan senantiasa kita ajak berkomunikasi. #DidikAnak
proumedia @proumedia
4. Meski masih bayi, rumuskan perasaan anak scara verbal. Agar kelak ia trbiasa & trampil rumuskan perasaan hatinya scara verbal. #DidikAnak
proumedia @proumedia
5. Utk kepentingan ini, kita akan ambil contoh2 komunikasi yg sering kita dengar di sekeliling kita. #DidikAnak
proumedia @proumedia
6. "Masa segitu aja nggak bisa, sih?" Begitu sering kita dengar bbrp orang tua komentari anaknya. Apa yg salah dari komentar itu? #DidikAnak
proumedia @proumedia
7. Dengan komentar seperti itu, kita tidak saja melakukan stimulasi yg berlebihan, ttp sekaligus juga memojokkan anak. #DidikAnak
proumedia @proumedia
8. Biasanya anak yg terpojok harga dirinya akan runtuh. Dg harga diri yg runtuh, potensi anak cendrung layu, bahkan bisa mati. #DidikAnak
proumedia @proumedia
9. Nah, komentar kita yg 'sembarangan' sangat berpeluang besar mematikan potensi yg dimiliki anak, termasuk potensi kreatif. #DidikAnak
proumedia @proumedia
10. Sejak anak berusia 8-9 bulan sebenarnya telah kembangkan emosi negatif & positif, hanya sj tdk bisa ekspresikan dg kata2 #DidikAnak
proumedia @proumedia
11. Bukan semata-mata disebabkan karena kekurangan kosa kata, tetapi terlebih lagi karena anak belum mampu identifikasi emosinya #DidikAnak
proumedia @proumedia
12. Krn itu kita perlu bantu anak agar mampu identifikasi emosinya dg cara rumuskan emosi kita sndiri & bantu rumuskan emosi anak #DidikAnak
proumedia @proumedia
13. ketika anak marah, sekalipun masih bayi, kita bisa rumuskan kemarahannya dlm bentuk verbal, baik dg komentar atau pertanyaan. #DidikAnak
proumedia @proumedia
14. Misal, "kamu sedang marah ya sayang?" atau " Oh, kamu seperti ini karena lagi marah ya?" #DidikAnak
proumedia @proumedia
15. Dg ungkapan2 seperti itu, anak akan belajar mengindentifikasi emosinya. Cb pernyataan itu kita bandingkan dg pernyataan lain #DidikAnak
proumedia @proumedia
16. Misal,"Kamu ini mmg nakal!" "Knapa sih kamu rewel begini?" Nah, tanpa analisis mendalam pun pernyataan ini sngat pojokan anak #DidikAnak
proumedia @proumedia
17. Mengajari anak rumuskan emosinya (baik negatif/positif) merupakan sebagian cara ajari anak ttg kesadaran diri. #DidikAnak
proumedia @proumedia
18. Kalau anak sudah mampu mengindentifikasikan emosinya, berarti kesadaran diri anak sudah mulai tumbuh. #DidikAnak
proumedia @proumedia
19. Sprti contoh td, kalau anak marah kita bantu rumuskan dg ungkapan2 bijak. ungkapan itu skaligus kita jadikan sarana untuk... #DidikAnak
proumedia @proumedia
20. ...berikan perhatian tulus, bahkan cinta tulus kpd anak2 kita. Misal dg katakan, "Sedang marah ya sayang?" #DidikAnak
proumedia @proumedia
21. Demikian jg kalau anak sdg sedih, kita bantu rumuskan dg ungkapan sprti, "Knapa sayang, kok kelihatan sedih?" atau ... . #DidikAnak
proumedia @proumedia
22. ... "Lagi sedih ya, kenapa?". Dengan ungkapan2 seperti itu, anak akan menyadari perasaan atau emosinya sendiri. #DidikAnak
proumedia @proumedia
23. Adapun kita, tdk bijaksana kalau hanya sebatas bantu rumuskan. Kita jg harus bantu carikan solusi, bukan malah salahkan anak. #DidikAnak
proumedia @proumedia
24. Menyalahkan misal dg mengatakan, "Sudah! Begitu aja kok sedih!" atau "Ah, dasar cengeng!" Ungkapan tsb bukan solusi bg anak #DidikAnak
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.