Ibu

Kultwit lengkap Ust Fauzil Adhim Tentang Ibu..Ibu...Ibu...
0
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Kalau tak pernah ada usapan sayang di waktu kecil, mungkin hari ini kita tak punya kekuatan jiwa untuk melangkah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Kalau tak ada kecupan lembut dari para bunda u/ anak-anaknya, mungkin tak akan lahir kesejukan hati u/ menata hidup dg lebih baik.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Tulang-tulang kita akan rapuh, jiwa kita tak mampu brdiri kokoh mnghadapi tantangan hidup & dada kita sempit oleh sesaknya prsoalan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Di saat kita masih tak brdaya sama skali, setetes susu ibu adlh karunia yg mnguatkan tubuh kita skaligus mmberi ktenteraman pd jiwa.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Satu malam kasih-sayang seorang ibu kpd anaknya, tak akan dpt dsamai oleh tulusnya prhatian seorang bapak yg sgt sayang kpd anaknya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. Sekuat apa pun cinta seorang bapak, tak akan dapat menggantikan tugas seorang ibu dalam merawat anaknya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Sebab, ia tak hanya memberi seteguk minuman untuk menguatkan badan. Ia juga memberi kasih-sayang.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. Ia juga meneteskan keikhlasan & memberi dekapan yg membangkitkan pengalaman batin serta rasa aman bagi anak-anak yg disusuinya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Smakin besar ketulusan hati seorang ibu, semakin bermakna setiap tetes ASI susu dipancarkannya u/ hati, jiwa, otak & tubuh anak.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Bgitu brharga nilai kasih-sayang seorang ibu, sampai-sampai Nabi Saw mnempatkan ibu sbg orang pertama yg paling layak dihormati.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. Ingatlah, ketika Imam Bukhari meriwayatkan dalam sebuah hadis: Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah Saw dan bertanya: ...
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. “Wahai Rasul Allah, siapakah manusia yang paling berhak aku hormati?” Rasulullah Saw menjawab, “Ibumu.”
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. Orang itu brkata, “Siapa lg?” Rasulullah Saw brkata, “Ibumu.” Orang itu pun brtanya, “Lalu siapa lg?” Rasulullah Saw jawab, “Ibumu.”
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Lalu orang itu berkata lagi, “Siapa berikutnya?” Rasulullah Saw berkata, “Bapakmu” (H.r. Bukhari).
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Tak ada yang sanggup kita lakukan untuk membalas sebagian saja dari kasih-sayang mereka kepada kita.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Apalagi, mencintai dan berbuat baik kepada seorang ibu tak sekadar untuk balas jasa.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Ada ibadah di dalamnya. Tidak sempurna ketaatan kepada Allah tanpa bakti kepada ibu.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Andai ada seorang Muslim yg ibunya musyrik & bahkan kafir skalipun, ia tetap trkena kwajiban brbuat baik & mnyambung silaturahmi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Terkadang, menyenangkan orangtua—khususnya ibu—lebih diutamakan daripada pergi berjihad untuk menegakkan agama Allah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. Padahal, berperang di jalan Allah merupakan kewajiban yang paling tinggi.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
21. Tidak ada yang lebih tinggi nilainya kecuali mati syahid karena berjihad fii sabilillah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
22. Ia akan dinanti-nanti oleh surga dan masuk ke sana tanpa hisab.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
23. Sekalipun demikian, kadang berbakti kepada orangtua harus didahulukan karena sesungguhnya surga itu ada di telapak kaki ibu.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
24. Ingatlah ketika an-Nasa’i meriwayatkan sebuah hadis. Jahimah mendatangi Nabi Saw dan berkata: ...
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
25. “Wahai Rasul Allah, aku ingin ikut berperang dan aku datang meminta nasihat kepadamu.”
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.