0
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
Adanya maksiat, apakah itu bukan kehendak Allah? Lalu kehendak siapa?
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
1. Seorang Muslim yang salah memahami takdir, berada satu kapal dengan seorang majusi. Terjadi dialog antara keduanya tentang takdir.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
2. Dialognya kurang lebih demikian: Si Majusi bertanya: segala maksiat yang ada, apakah kehendak Allah?
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
3. Muslim yang keliru tadi menjawab: bukan, Allah hanya menghendaki yang baik-baik. Maksiat dan kejelekan adalah kehendak setan.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
4. Kata si majusi: kalo gitu Allah menghendaki tapi tidak terjadi, dan setan menghendaki dan kehendak setan mengalahkan kehendak Allah?
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
5. Si majusi berkata lagi: kalo gitu Allah kalah sama setan, saya ikut yang kuat aja.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
6. Semuanya kehendak Allah. Maka Nabi berdoa minta ketaatan, minta dimudahkan berbuat ketaatan, karena tanpa ijin Allah, takkan bisa taat.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
7. Mengapa Nabi berdoa minta ketaatan? Bukannya Nabi bisa taat sendiri tanpa bantuan Allah? Kalo gitu Nabi g berdoa donk.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
8. Maka kita tidak boleh merasa over PD, karena semua itu kehendak Allah. Jika Allah tak ijinkan, kita takkan bisa.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
9. Mengapa ada maksiat? Mengapa Allah mengijinkan adanya maksiat? Wah kalo mau mencari hikmah di balik setiap semuanya, takkan bisa.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
10. Ilmu Allah Maha Luas, meliputi segala sesuatu. Ilmu kita sangat dangkal. Kita tidak bisa menelusuri ilmu Allah.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
11. Salah satu hikmah adanya maksiat, untuk memberlakukan sifat ampunan Allah, kalo tidak ada maksiat, tidak ada yang diampuni.
Syarif Ja'far Baraja @SyarifBaraja
12. Alhamdulillah, sudah dekat setasiun Solo Balapan, siap2 turun :)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.