0
Apa Saja @mss_apasaja
Dear Tweeps. Saya kultwitkan opini Djono W. Oesman, eks karyawan JP, thd opini TrioMacan2000 @triomacan2000 pada Dahlan Iskan @iskan_dahlan
Apa Saja @mss_apasaja
0. Macan vs Dahlan dalam Perspektif Saya, oleh Djono W Oesman @iskan_dahlan @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
1. Trio Macan saya kagumi. Sedangkan, Dahlan Iskan guru jurnalistik saya. Tapi saat Macan menulis tentang Dahlan, saya kecewa.
Apa Saja @mss_apasaja
2. Bukan karena mereka ‘berantem’. Bukan pula sebab Macan selalu ngumpet di selimut tweeter. @iskan_dahlan @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
3. Tapi pemaparan Macan tentang Dahlan berkualitas rendah.----------------------- @iskan_dahlan @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
4. Membaca pembukaan kultwit (KT) Macan tentang Dahlan, saya begitu antusias. Penasaran, ingin tahu. @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
5. Dahlan adalah pemimpin saya selama 24 tahun karir jurnalistik saya di Jawa Pos. @iskan_dahlan @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
6. Siapa tahu, ada bagian perilaku Dahlan yang tidak saya ketahui, dan kini diungkap Macan yang saya kagumi. @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
7. Lead (kalimat pembuka) Macan agak merendah, dengan kata ‘sekilas’ tentang Dahlan Iskan.
Apa Saja @mss_apasaja
8. Biasanya lead gaya merendah begini menyimpan kejutan di dalamnya. Saya bersemangat membacanya.
Apa Saja @mss_apasaja
9. Ternyata Macan menyebut bahwa rangkaian KT (total 50 KT) itu baru part 1. Berarti dia bakal mengungkap sangat banyak hal tentang Dahlan.
Apa Saja @mss_apasaja
10. Maka, tensi keingin-tahuan saya tambah naik. Tambah seruuuu.... KT 1 s/d 5 berisi pujian. O... Macan rupanya bergaya Jawa.
Apa Saja @mss_apasaja
11. Dia pakai unggah-ungguh, sopan santun, basa basi. Atau, mungkinkah dia bergaya pegulat Sumo, Jepang? @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
12. Jika hendak membanting lawan, harus diangkat dulu. Agar bantingan mantap. KT nomor 6 serangan dimulai.
Apa Saja @mss_apasaja
13. Dia tulis: “Success story DIS di PLN itu bukan tnp cacat”. Ada pemborosan puluhan T (maksud dia, puluhan triliun rupiah) di PLN.
Apa Saja @mss_apasaja
14. Di KT berikutnya dijelaskan, pemborosan itu untuk mengatasi listrik yang suka padam dengan menyewa genset.
Apa Saja @mss_apasaja
15. KT nomor 8 dijelaskan, pemborosan itu kini diperiksa DPR, BPK, Polri, Kejagung, dan KPK. @iskan_dahlan @triomacan2000 @dahlaniskannote
Apa Saja @mss_apasaja
16. Sampai disini saya tambah tertarik tulisan Macan. Dia memang berani, sebagaimana KT-2 dia sebelumnya.
Apa Saja @mss_apasaja
17. Hanya dia kurang tepat menggunakan kata “Pemborosan”. Mengatasi pemadaman sewa genset, bukan pemborosan.
Apa Saja @mss_apasaja
18. Seperti halnya rumah saya yang bocor, saya atasi dengan membeli genteng. Tapi, saya salut Macan menyebut “Puluhan T”.
Apa Saja @mss_apasaja
19. Sebab, data yang saya miliki, untuk mengatasi pemadaman Jabodetabek PLN mengeluarkan Rp 6,8 T, sedangkan untuk Jabar dan Banten Rp 1,5 T
Apa Saja @mss_apasaja
20. Belum ada data lain, kecuali Macan bisa masuk ke akuntansi PLN yang bukan perusahaan publik (Tbk) dan tentunya tertutup untuk umum.
Apa Saja @mss_apasaja
21. Saya sedikit kecewa, Macan tidak sekalian mengungkap angka tepatnya. Sebutan “Puluhan T” bisa berarti Rp 11 T s/d Rp 99,99 T.
Apa Saja @mss_apasaja
22. Suatu rentang yang sangat panjang. Apalagi, saya berharap Macan merinci data penggunaannya di tiap provinsi. Ini bakal lebih mantap.
Apa Saja @mss_apasaja
23. KT no 9 mengejutkan: “Dahlan jadi Men-BUMN titipan Chairul Tanjung”. Saya terkejut sekaligus menyayangkan.
Load Remaining (30)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.