0
fath @al_fath04
Dari 'Alqamah bin Waqqash Al-Laitsi bahwa ia berkata, "Aku mendengar Umar bin Khattab berkata di atas mimbar, "Aku mendengar RasuluLlah
fath @al_fath04
Bersabda, "Tiap2 amal perbuatan harus disertai dengan niat, balasan bagi setiap amal manusia sesuai dengan apa yg diniatkan. Barangsiapa
fath @al_fath04
Yg behijrah utk mengharapkan dunia atw seorg perempuan utk dinikahi, maka hijrahnya sesuai dengan apa yg diniatkan. "
fath @al_fath04
Setiap pekerjaan haruslah didasari dgn niat, Al Khauyi mengatakan, seakan2 RasuluLlah mberi pengertian bhw niat itu bmcam2 sbgmn perbuatan.
fath @al_fath04
Spt org yg melakukan perbuatan dgn motivasi ingin mdpt ridha Allah, dan apa yg dijanjikan kpdanya atau ingin menjauhkan diri dr siksaan-Nya.
fath @al_fath04
Sebagian riwayat menggunakan lafazh an-nayah dlm bentuk mufrad, dgn alasan bhw tempat niat adalah dalam hati, sedangkan hati itu satu
fath @al_fath04
Maka kata niyat disebutkan dlm bentuk tunggal. Berbeda dgn perbuatan yg sangat tergantung kpd hal2 yg bersifat lahiriah yg jumlahnya
fath @al_fath04
Sangat banyak dan beragam, sehingga dlm hadits tsb kata amal menggunakan lafazh jama' yaitu a'malu, selain itu
fath @al_fath04
Niat hanya akan kembali kepada Dzat Yang Esa, dan tidak ada sekutu bagi-Nya.
fath @al_fath04
Mau melanjutkan tulisan beberapa waktu yg lalu.., bismiLlah...
fath @al_fath04
Lafazh hadits yg tertulis dalam kitab Ibnu Hibban adalah a'malu binniyah tidak tertulis innamaa dan ini juga terdapat dalam kitab As-Syihab
fath @al_fath04
Karangan Al Qudha'i. Akan tetapi Abu Musa Al Madini dan Imam Nawawi menentang riwayat ini.
fath @al_fath04
Lafazh in-namaa-l-a'maalu bin-niyaati mengandung arti hashr (pembatasan) menurut para muhaqqiq.
fath @al_fath04
Setiap perbuatan pasti membutuhkan pelaku, maka kalimat a'maalu bin-niyaati secara lengkap adlh a'maalush-shadiratu mina-l-mukallifin
fath @al_fath04
Perbuatan yg berasal dari orang2 mukallaf.
fath @al_fath04
Bin-niyaati (dengan niat). Huruf ba' menunjukkan arti mushahabah dan ada juga yg mengartikan sababiyah. Imam Nawawi mengatakan bahwa
fath @al_fath04
Niat berarti maksud, yaitu keinginan yg ada dlm hati. Syaikh Al Karmani menambahkan, bhw keinginan hati adalah melebihi maksud.
fath @al_fath04
Para ahli fiqih mempunyai pendapat yg berbeda utk menentukan apakah niat itu termasuk rukun atau syarat. Dalam hal ini pendapat yg plg kuat
fath @al_fath04
Adalah pendapat yg mengatakan bhw mengucapkan niat di awal pekerjaan adlh rukun, sedangkan menyertakaannya dlm pekerjaan adlh syarat.
fath @al_fath04
"@zuhriyash: al_fath04 innama al-a'malu bin niyah„ wa likullimriin maa nawaa~" penjelasan masih panjang.., skrg masih sub bab bin-niyaah :)
fath @al_fath04
Dalam lafazh hadits tsb ada mahdzuf sebelum jar majrur (bin-niyaat), ada pendapat mengatakan bahwa lafazh tersebut adalah
fath @al_fath04
Tu'tabar, takmulu, tashihhu, dan tastaqirru.
fath @al_fath04
Ath-Thibi berpendapat,"perkataan Allah adalah berfungsi utk menjelaskan hukum syariat, karena perkataan tersebut ditujukan kepada orang yg
fath @al_fath04
mengerti, seakan-akan mereka mendapat perintah apa yg tidak mereka ketahui kecuali dari Allah."
fath @al_fath04
Baidhawi berpendapat, "Niat adalah dorongan hati utk melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan, baik mendatangkan manfaat atw menolak mudharat
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.