0
Queen Of Nano @SyifaKagami
#PasarButung dulunya dinamakan 'PasserBoetoeng' oleh Belanda
Queen Of Nano @SyifaKagami
#PasarButung terletak 7 km dari pusat kota saat itu yaitu 'koningsplein' (lapangan Karebosi skrg), tepatnya di Distrik Wajo' Kampung Butung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Hal ini merupakan imbas hasil kesepakatan perjanjian Bungaya' tahun 1667 #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Dinamakan demikian konon karena dulu penduduknya di dominasi orang asal Buton #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Lama-kelamaan kata ini dieja dalam kalimat "Butung" oleh masyarakat. #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Sejak dahulu kampung Buton menjadi kawasan segitiga emas perdagangan di Makassar krn terletak diantara 3 kawasan #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Antara lain Pecinan Jl. Bali, perkantoran Belanda Jl Krg. Riburane, serta pintu I Pelabuhan Laut (Pel. Sukarno Hatta skrg) #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Hebatnya tahun 1922 Pasar Butung juga punya terminal stasiun kereta api #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Rutenya menghubungkan Pelabuhan Makassar, Sungguminasa sampai ke kota Takalar #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
Diresmikan oleh Belanda tahun 1917 yang kemungkinan dirintis oleh calon walikota makassar yg pertama berkebangsaan Belanda #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
J.E. Dambrink, yg kemudian dikukuhkan menjabat dari tahun 1918-1927. #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
J.E. Dambrink, jugalah yang kemudian membangun masterpiece 'Societed de harmonie' (gedung kesenian DKM skrg) #PasarButung
Queen Of Nano @SyifaKagami
KA Takalar-Makassar *poto by intrias_oh from milis keretapi_sejarah_dan_kenangan http://t.co/mKBEqAAy

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.