Hari Buruh adalah Pelecehan atas Orang Merdeka

Hari Buruh adalah bagian dari upaya melestarikan perbudakan dalam kapitalisme-riba. Perburuhan harus dihapuskan melalui muamalat. Dalam muamalat setiap pekerja adalah pemilik, mitra. Mereka yang jadi buruh hanyalah perkecualian, sedikit orang. Hari ini majikan adalah perkecualian.
3
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Hari Buruh adalah pelecehan terhadap (mereka yang dterpaksa jadi) kaum Buruh.

01/05/2013 06:30:55 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam setahun 1 hari diberikan sebagai Hari Buruh, 359 hari lainnya adalah Hari Majikan.

01/05/2013 06:31:45 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Perburuhan adalah keniscayaan dalam kapitalisme-riba. Dalam muamalah perburuhan adalah perkecualian. Norma umum adalah pemilikan bersama.

01/05/2013 06:34:15 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam kapitalisme-riba krn menguasa modal majikan berkuasa, meskiongkang2 kaki. Para buruh, kerja setengah mati, diberi upah sekadarnya

01/05/2013 06:36:21 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam kontrak usaha menurut syariat tidak dibenarkan adanya majikan tidur. Semua mitra harus ikut bekerja. Ini disebut kongsi atau shirkat

01/05/2013 06:38:03 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam perkongsian usaha, tak ada hak sepesial pemilikan mayoritas. Pemilik 99% dan 1% sama hak-kewajibannya. Beda pada pemilikan saham saja

01/05/2013 06:39:09 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam shirkat, lain dg sistem kapitalisme-riba, keuntungan dan kerugian ditanggung bersama. Tak ada istilah deviden. Yg ada aset bersama.

01/05/2013 06:40:41 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Baik pemilikminorias atau mayoritas berhak sewaktu-waktu minta pembubaran kongsi, dg konsekuensibagi aset, sesuai porsiemilikan masing2

01/05/2013 06:41:36 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam kongsi atau shirkat itu, bisa dilakukan dengan tenaga, modal (uang atau barang), atau keduanya. Tapi posisi mitra harus sama.

01/05/2013 06:42:52 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Orang yang punya keahlian bisa bershirkat dg ahli lainnya. Tapi tidak bisa keahlian bersirkat dg pemilik kios, atau modal (uang).

01/05/2013 06:43:42 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Contohnya tukang cukur tidak bisa berkongsi dg pemilik kios. Dia haru ssewa kios itu. Usaha tetap milik si tukang cukur.

01/05/2013 06:44:57 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dua orang tukang, tk batu dan tk kayu, bisa bersyirkat, lalu ikat kontrak dg pemesan rumah untuk proyek pembangunan.

01/05/2013 06:45:50 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dua/lebih orang bermodal bisa bershirkat, untuk modali seseorang yang berdagang buah. Tapi usaha milik kedua pemodal, dg pedagang bagi hasil

01/05/2013 06:47:07 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Dalam muamalah investor tidur hanya dimungkinkan dalam perdagangan, melalui kontrak qirad atau mudharabah

01/05/2013 06:47:46 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Tapi beda dg shirkat, untung-rugi dibagi bersama, dalam qirad kalau rugi 100% ditanggung pemilik modal. Kalu untung dibagi sesuai kontrak

01/05/2013 06:48:47 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

Demikianlan dalam muamalat itu tidak ada eksploitasi buruh. Tak ada tirani modal. Dasarnya Co-ownership. Jadi, tak perlu Hari Buruh. Sekian

01/05/2013 06:50:10 WIB

Comment