0
ABU MARLO @abumarlo
Memaafkan bukan berarti mentoleransi kesalahan orang lain tetapi suatu upaya mengeliminasi emosi negatif terhadapnya :)
ABU MARLO @abumarlo
Memberi keikhlasan jiwa bahwa tiap orang bisa berbuat salah dan kita harus menerimanya sebagai suatu kenyataan hidup :)
ABU MARLO @abumarlo
Dengan paradigma seperti itu maka memaafkan bisa mengeliminasi kemarahan, depresi, stress, dan lonjakan hormon yang tidak perlu.
ABU MARLO @abumarlo
Hasil dari latihan mental untuk berpikir selalu memaafkan akan memproduksi beta-endorfin yang bisa membantu peningkatan daya tahan tubuh.
ABU MARLO @abumarlo
Makin banyak memaafkan = makin sedikit stress = makin baik sistem imun seseorang ! :)
ABU MARLO @abumarlo
Saling memaafkan ternyata bisa memberi kontribusi sehat dengan mekanisme yang sangat jelas. So ?! :)
ABU MARLO @abumarlo
Punya pengalaman pahit karena disakiti ? ditipu ? bertengkar ? dan hingga saat ini tidak bisa melupakan ? Waspadalah !
ABU MARLO @abumarlo
Penanggunalang penyakit emosi itu hanya satu hal : ----------> MEMAAFKAN <----------
ABU MARLO @abumarlo
"Ganjalan" dalam hati dan emosi yang negatif akibat dendam tidak akan menghantarkan kita pada ketentraman yang utuh.
ABU MARLO @abumarlo
Bagaimana tidak, begitu teringat hal-hal buruk tadi, seketika mood kita rusak atau perasaan kita tiba-tiba merasa berat.
ABU MARLO @abumarlo
Dalamnya luka sekalipun tidak cukup dijadikan sebagai alasan untuk menahan maaf ! :)
ABU MARLO @abumarlo
Sikap tidak memaafkan cenderung mengarah pada tingkat kekentalan darah yang lebih tinggi dan tentu saja berdampak buruk pada kesehatan.
ABU MARLO @abumarlo
Sikap tdk mau memaafkan dpt berdampak buruk. Keburukan akan bertambah parah pd saat yg bersangkutan mengingat peristiwa buruk yg dialaminya.
ABU MARLO @abumarlo
Sikap Memaafkan akan menekan reaksi jantung dan pembuluh darah sekaligus bisa memunculkan emosi positif yang menggantikan emosi negatif.
ABU MARLO @abumarlo
Orang yang memaafkan pihak yang menyakitinya akan lebih mudah melupakan peristiwa pahit.
ABU MARLO @abumarlo
Dalam diri pemaaf, terjadi pula penurunan emosi kekesalan, rasa getir, benci, permusuhan, perasaan khawatir, marah dan depresi.
ABU MARLO @abumarlo
Disamping itu, memaafkan akan mendorong seseorang mampu mengendalikan dirinya :)
ABU MARLO @abumarlo
Jika hati kita dipenuhi dengan kebencian, perlahan-lahan kebencian itu akan merusak diri kita sendiri.
ABU MARLO @abumarlo
Mengapa menyakiti diri dengan kebencian ? Mengapa tidak mau memaafkan ? :)
ABU MARLO @abumarlo
Kita cenderung menyamakan memaafkan dengan kelemahan, tetapi dalam kenyataannya, dibutuhkan orang yang kuat untuk memaafkan. Anda ? :)
ABU MARLO @abumarlo
Sadarilah, bila anda menyimpan dendam, anda membuat orang lain yang bertanggung jawab untuk kebahagiaan diri anda...
ABU MARLO @abumarlo
Tetapi ketika Anda memaafkan seseorang, Anda mengambil tanggung jawab u/ kebahagiaan Anda sendiri & tdk lagi dikendalikan o/ kemarahan Anda.
ABU MARLO @abumarlo
Memaafkan datang dari ketulusan hati, ini adalah sebuah proses yang harus terus menerus dilatih ! :)
ABU MARLO @abumarlo
Jika maaf hanya keluar dari mulut, hasilnya : “Saya sudah memaafkan tapi belum bisa melupakan” <—— Sama aja belum memaafkan :))
ABU MARLO @abumarlo
“Saya sudah memaafkan tapi ga pengen ketemuan dulu” <—— Sama aja belum memaafkan :))
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.