Tips Bu @Triyani08 untuk Upload FA ke eSPT

Chirpified
0
PajakMania @PajakMania

Bu @triyani08 abis sharing2 tentang upload fixed assets ke eSPT nih. Ane ijin retweet ya buuu... ^_^

06/04/2013 22:43:36 WIB
Triyani @triyani08

@wiramahiswara @PajakMania spy pasti beda,data yg diimpor ke eSPT kolom ket diberi awalan no urut awal s/d akhir. 1.Komputer, 2.Komputer,dst

06/04/2013 20:08:13 WIB
Triyani @triyani08

byk yg mulai sibuk dg SPT Badan. dlm input eSPT Badan biasanya trouble utama input data aktiva & kredit pajak, krn byknya data. @PajakMania

06/04/2013 20:13:13 WIB
Triyani @triyani08

cthnya kmrn case temen sy impor data FA, dia bilang yg nilainya 10M keatas ga bisa masuk. lalu 6digit nol ga kebaca (mis 5jt jadi kebaca 5)

06/04/2013 20:14:56 WIB
Triyani @triyani08

pdhal masalahnya hanya salah format angka dlm kolom harga perolehan/nilai penyusutan yg hrsnya general dia pakai separator koma ribuan.

06/04/2013 20:15:52 WIB
Triyani @triyani08

case lain yg sering dialami temen2 yg blm tau trik m'buat format data utk diimpor adl ketika ada 2 harta dg ket nama sama, yg kebaca hny 1

06/04/2013 20:16:51 WIB
Triyani @triyani08

kalau company punya ID fixed assets yg unique, kolom ket bisa ditambah ID yg unique ini (no FA register) shg tdk akan ada nama yg sama.

06/04/2013 20:18:21 WIB
Triyani @triyani08

nah kalau yg ga punya ID FA yg unique. tips simple adl tambahkan no urut di awal/akhir nama FA dr FA no 1 s/d terakhir, maka akan jd unique.

06/04/2013 20:20:00 WIB
Triyani @triyani08

menambahkan no urut ini jg ga perlu edit manual satu2 dlm nama FA ya.cukup optimalkan excel. bisa dg cara sederhana gini : 1)..

06/04/2013 20:22:23 WIB
Triyani @triyani08

1.di sebelah kanan klm ket nama harta -yg blm unique- ketik angka 1, 2 lalu klik & drag akan tertulis nomor urut otomatis s/d data terakhir

06/04/2013 20:26:12 WIB
Triyani @triyani08

2. lalu di sebelah kanan klm no urut, buat rumus utk combine "no urut" & "nama harta" pakai rumus "&" atau "concentenate"

06/04/2013 20:28:44 WIB
Triyani @triyani08

3. copy paste rumus tsb dari row 1 s/d row terakhir data FA, jd deh nama harta yg sdh unique. -kolom ini utk bantuan sementara sj ya-

06/04/2013 20:30:22 WIB
Triyani @triyani08

4. hsl rumus tadi yg nama hartanya sdh unique dicopy paste value utk replace data FA yg blm unique di kolom nama harta yg sesuai form import

06/04/2013 20:32:18 WIB
Triyani @triyani08

5. jangan lupa 2 kolom bantuan tadi -tambahan di kanan nama harta- dihapus. jadi dehh data FA dg ket yg unique

06/04/2013 20:33:18 WIB
Triyani @triyani08

pernah ketemu jg sih temen yg kurang mengoptimalkan fungsi import data ke dlm eSPT. jd input manual satu2, baik kredit pjk atau FA

06/04/2013 20:35:30 WIB
Triyani @triyani08

kalau datanya hanya 10 misalnya, ya mungkin lbh cepet input lsg ke eSPT, tapi kalau sdh ratusan, apalagi ribuan input manual bisa ga plg2 :D

06/04/2013 20:36:48 WIB
Triyani @triyani08

import data mungkin hny perlu bbrp menit saja. yg penting format data yg akan diimpor hrs sesuai requirement.

06/04/2013 20:39:09 WIB
Triyani @triyani08

jd jgn sampai nginep di ktr hanya utk input data penyusutan ke dlm eSPT ya teman2 :)

06/04/2013 20:39:52 WIB
PajakMania @PajakMania

Tips dari ane untuk upload FA & Kredit Pajak ke eSPT: Kalau bisa file MDB-nya ditaruh di drive C saja (drive local). Jangan di drive share.

06/04/2013 22:46:51 WIB
PajakMania @PajakMania

Ini akan membuat tempo menguploadnya jadi jauh lebih cepat kalau file MDB-nya ditaruh di drive local. Cobain sendiri deh. ;)

06/04/2013 22:47:39 WIB
PajakMania @PajakMania

Nah setelah selesai mengupload, file MDB-nya baru deh dicopy ke drive share. Aman sentosa serta efisien deh tweeps :D

06/04/2013 22:48:49 WIB
Triyani @triyani08

@PajakMania bener lokasi mdb file simpan di drive C dulu. kalo fi ktr login utk usernya ga dpt akses administrator di komp, koord dg IT

06/04/2013 23:23:39 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!