Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Balada Rupiah, dan Manupulasi Redenominasi

Rupiah, seperti uang kertas lainnya, terus merosot nilainya. Sistem uang kertas dalam proses kehancurannya. Bankir menggunakan teknik baru, redenominasi, untuk mengelabui. Masyarakat harus bertidak sendiri. Tinggalkan uang kertas. Beralihlah ke Dirham perak dan Dinar emas.
4
Zaim Saidi @ZaimSaidi

1. Inilah balada rupiah. Sesaat stlh merdeka BNI 46 cetak Oeang Republik Indonesia, namanya rupiah, nilainya Rp 2 = 1 gr emas.

29/03/2013 05:45:12 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

2. Begitu Indonesia diakui kemerdekaannya oleh bankir internasional dan Belanda, 1949, rupiah dipatok sebesar 3.8 per dolar AS.

29/03/2013 05:45:54 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

3. Rupiah melorot ke Rp 11.4 per dolar pada 1952 (saat ORI diganti Uang BI), terus melorot ke Rp 45, melesat Rp 0,25 pd 1965 krn sanering

29/03/2013 05:47:35 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

4. Selama Orde Baru, atas desakan IMF dan Bank Dunia rupiah berkali-kali didevaluasi. Artinya secara plotik, dg sengaja, rakyat dipermiskin

29/03/2013 05:48:23 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

5. Pada 1970 1 dolar AS menjadi Rp 378, pada 1971 menjadi Rp 415, pada 1978 merosot lagi 55%, menjadi lebih dari Rp 625 per dolar AS.

29/03/2013 05:49:10 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

6. Sambil liberalisasi lanjut, September 1983, rupiah didevaluasi lagi 45%, jadi Rp 970/dolar AS. 1986 bertengger di Rp 1.660/dolar AS.

29/03/2013 05:50:16 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

7. Setlah itu ikut 'kurs mengambang', pasar yang nentukan. Nilai tukar rupiah terus terdepresiasi capai sekitar Rp 2.200/$ sampai juli 1997

29/03/2013 05:52:18 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

8. Akibat utang $ terlalu banyak, ekonomi yg makin liberal, spekulan valas mainkan rupiah. Dibuat 'terjun bebas' pertengahan 1997, Kirsmon

29/03/2013 05:53:41 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

9. Lagi-lagi atas mau IMF & Bank Dunia BI lepas 'sabuk pengaman' kurs, sepenuhnya ngambang, Rp terus dibanting, capai Rp 16 rb/$ awal 98

29/03/2013 05:56:27 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

10. Sampai saat ini, kita tahu, rupiah fluktuatif di sekitar Rp 9.500-10.000/$. Jadi, sejak 1946, merosot lebih dari 99% thd dolar AS

29/03/2013 05:58:28 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

11. Padahal dolar AS sendiri telah kehialngan daya beli 95% dibanding sblm 1970-an. Semula 1 oz emas 35 USD ( '71), jadi 1600 USD ('13)

29/03/2013 06:00:08 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

12. Ini bukti hadis Nabi SAW: 'Akan datang masa semua yang kamu miliki tak bermanfaat (habis nilai), kecuali Dinar dan Dirham' - HR Ahmad

29/03/2013 06:01:32 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

13. Mengapa uang kertas hilang nilainya? Karena memang tidak bernilai. Selembar kertas diberi angka nominal, dipaksakan bernilai. Sihir!

29/03/2013 06:02:38 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

14. Sampai 1971, dlm sistem Bretton Wood, USD masih diikat dg emas. Uang kertas lain diikat dg USD dlm kurs tetap.Ekonomi sangat stabil.

29/03/2013 06:03:41 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

15. Gara2 perang Vietnam, AS ambruk. Richard Nixon bertindak sepihak, 1971, USD dilepas dr emas. Karena USD terus dicetak, tak cukup emas

29/03/2013 06:05:09 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

16. Kurs lepas dr politik. Jadi mainan pedagang valas. Pasar Valas I muncul di Las Vegas, 1972. USD, juga Rp tsb di atas, terus merosot.

29/03/2013 06:06:48 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

17. Scra mendasar emas berbh fungsi dr uang jadi komoditi. Ekonomi mnd sngt instabil. Depresiasi terus-menerus. Ditandai angka nominal besar

29/03/2013 06:07:50 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

18. Rupiah '46 terbesar Rp 100. Hari ini Rp 100.000. Nilainya? Dulu Rp 100 dapat 50 gr emas, hri ini Rp 100 ribu cuma dapat 0,2 gr.

29/03/2013 06:09:43 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

19. Jadi makin besar uang kita bukan makin kaya, tapi makin miskin. 68 th merdeka hanya membuat kita 250.000 lbh miskin. Gara2 uang kertas

29/03/2013 06:12:26 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

20. Dg nominal besar, tapi tak berharga, bankir harus cetak nominal lbhbesar lagi. Tapi, scr teknis repot, juga komputer puntak bisa handle

29/03/2013 06:13:48 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

21. Selain itu, secara psikologis, rakyat tak kan lagi bisa tenang dg uang besar tapi tak bernilai. Para bankir cari akal untuk memenipulasi

29/03/2013 06:14:46 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

22. Teknik baru itu ketemu dg nama :Redenominasi. Penggundulan 0. Ini tlh dimulai BI, dan terget 'Go', 2014, dg dua jenis uang

29/03/2013 06:15:33 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

23. Tentu saja itu bukn tuk sembuhkan, tapi sembunyikan, penyakit uang kertas, yakni depresiasi terus. Dg 0 sedikit atau banyak, tak beda

29/03/2013 06:16:33 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

24. Buktinya 2010, saat isu redenominasi muncul, Rp 100 rb dpt 7 kg telor. Hari ini dpt 5 kg. Duit & telornya sama, daya beli kurang 25%

29/03/2013 06:18:31 WIB
Zaim Saidi @ZaimSaidi

25. Redenominasi bkn solusi, tpi manipulasi. Bertindak sendiri. Tinggal uang kertas. Gunkan Dirham&Dinar. Bebas Inflasi & Redenominasi. End

29/03/2013 06:43:44 WIB