0
Football Indonesia @Footballnesia
Pelatih terbaik timnas menurut saya masih dipegang Anatoly Polosin dan Antun Pogacnik. Tak ada yg menandingi racikan pelatih tsb hehe
Football Indonesia @Footballnesia
Tapi kalau yang kenal bola baru sejak AFF 2010 sih mana tahu yg begituan? Taunya pelatih terbaik Riedl. Titik #tepokjidat
Football Indonesia @Footballnesia
Jangan salah, suporter berbondong2 nonton timnas itu sejak 2007 di Piala Asia, era Peter Withe. Apalagi sejak Budi Sudarsono bikin gol awal
Football Indonesia @Footballnesia
Salah jika AFF 2010 dibilang sbg pemersatu suporter. AFF 2010 auranya terasa krn artis2 pd ikut2 nonton aja kok hehe
Football Indonesia @Footballnesia
Era 2000-an, saya kagum dg pelatih Ivan Kolev, Peter Withe, dan Nilmaizar. Terlebih Peter Withe, kita hajar Malaysia di Bukit Jalil 1-4! :))
Football Indonesia @Footballnesia
Di era 90-an, Anatoly Polosin adalah pelatih timnas yg menggembleng fisik pemainnya hingga banyak pemain muntah2
Football Indonesia @Footballnesia
Pemain-pemain bintang banyak yg kabur latihan krn tak tahan dg gemblengan fisik Polosin. Sorenya nama mrk langsung dicoret
Football Indonesia @Footballnesia
Polosin kemudian memanggil pemain2 muda seperti Widodo, Fahri Husaini, Aji Santoso yg waktu itu usianya di bawah 25 tahun
Football Indonesia @Footballnesia
Nah, lanjut ya. Ketika dilatih Polosin, timnas diberi latihan full fisik selama 3 bulan tanpa uji coba dan latihan TANPA BOLA hehe
Football Indonesia @Footballnesia
Tanpa bola? Ya, Timnas diberi 'bola bayangan'. Kemana arah pelatih menunjuk, disitulah letak bola bayangan
Football Indonesia @Footballnesia
Jaman Polosin, timnas pernah digembleng fisik sprint 200 meter dlm waktu kurang dari 2 menit. Awalnya banyak yg muntah2 stlh lari
Football Indonesia @Footballnesia
Pernah juga tanpa disadari, kemampuan menyentuh bola per pemain justru dihitung. Para pemain kaget
Football Indonesia @Footballnesia
Polosin menyiapkan standar pemain harus menyentuh bola mendekati Maldini atau Ruud Gullit, yaitu 150 kali per jam
Football Indonesia @Footballnesia
Hasilnya? VO2max pemain timnas sangat tinggi, hampir sama dg pemain Eropa. Di SEA Games 1991, Indonesia juara dg tanpa pemain2 bintang
Football Indonesia @Footballnesia
Bahkan sisa-sisa gemblengan Polosin masih aktif hingga sekarang, jd pelatih juga, seperti Nilmaizar, Aji Santoso, Widodo, Robby Darwis
Football Indonesia @Footballnesia
Lain Polosin lain pula Wiel Coever. Ketika itu tahun 70-an, Indonesia punya 3 timnas
Football Indonesia @Footballnesia
Wiel Coever ini pelatih asal Belanda, sukses juga bersama Timnas di dekade 70-80an
Football Indonesia @Footballnesia
Di tahun 1974, Wiel Coever mengadakan scouting untuk mencari bakat-bakat yg akan dimasukkan ke tim nasional Indonesia
Football Indonesia @Footballnesia
Talent scouting itu berlangsung 2 tahun, antara 1974-1976. Bukan seleksi seperti skrg yg rawan titipan. Ketika itu pemain murni kata pelatih
Football Indonesia @Footballnesia
Hasilnya sekitar 50 orang lolos dan semua putra terbaik bangsa, bahkan ada yang non klub, ada yang anak desa malah hehe
Football Indonesia @Footballnesia
Akhirnya, krn semua adalah putra terbaik, utk menghindari diskriminasi dibentuklah 3 timnas Indonesia pada masa itu
Football Indonesia @Footballnesia
Ketiga timnas ini sama solidnya dan kualitasnya SAMA di level ASIA, yaitu Timnas Indonesia Utama, Pratama, dan Rajawali
Football Indonesia @Footballnesia
Saya masih punya sisa-sisa data kehebatan 3 timnas di tahun 1974-1979 di era Coever:
Load Remaining (11)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.