seluk beluk kartu kredit bagian 2 by @rudy_ojos

baca juga: sejarah kartu kredit http://chirpstory.com/li/59928 Seluk beluk kartu kredit http://chirpstory.com/li/59748 Baca juga: Seluk beluk kartu kredit http://chirpstory.com/li/59748 Read More
0

kali ini saya akan kultwit mengenai seluk beluk kartu kredit lagi

lsg kita mulai. kartu kredit VISA,MASTERCARD,JCBcard DAN BCA CARD (dulu ada DUTA card dan SAMPOERNA CARD tp sudah tutup)

Kartu charge card AMEX (AMERICAN EXPRESS) DAN diners club

kartu debit adalah kartu tabungan (atm) yg dapat dipakai berbelanja di mechant kartu ini biasa berlogo VISA ELECTRON,MAESTRO,PRIMA PASPOR BCA Dll) khusus paspor bca dan maestro kita harus input pin disetiap mesin edc saat melakukan transaksi. berbeda dengan visa elektron. penggunanya spt kartu kredit. (hati2 hilang :))

VISA,MASTERCARD adalah kartu terbanyak yang di terbitkan di indonesia. dengan total 19 bank dari 22 bank sebelumnya. sedangkan BCA card hanya khusus oleh BCA yg mana kartu ini kartu kredit lokal produk indonesia.:)

Kartu JCBcard dulu ada 2 penerbit (bca dan BII) tp sekarang tinggal BII saja yg masih menerbitkan kartu JCBcard. entah mengapa BCA menghentikan penerbitan kartu ini.

Padahal kartu JCBcard sangat di perlukan bila kita berkunjung ke korea,jepang,china dimana di negara tersebut JCBcard lebih dikenal masyarakat disana. (mungkin karena kartu ini asal jepang).:)

kartu tersebut diatas visa,master,jcb,bca adalah jenis kartu kredit yang mana pemegang kartunya dpat membayar sebagian atau hanya minum sebesar 10% dari jumlah total tagihan.

Kartu amex dan diners di indonesia sangat sedikit karena kartu ini adalah kartu charge card yg mewajibkan pemegangnya membayar penuh saat di tagih tanpa bisa di cicil.

bilamana kita terlambat membayar kartu charge ini maka kartu akan di blokir oleh penerbit dan dikenakan denda dan bunga yg lebih tinggi dibanding kartu kredit pada umumnya.

kartu debit adalah kartu yang memotong langsung secara online saldo pada rekening tabungan kita. kartu ini dibagi menjadi 2 dengan PIN dan tanpa PIN.

amex pernah punya card center di indonesia di rasuna said. entah mengapa dijual ke bank danamon (mungkin karena rugi) dan tidak bisa bersaing dengan visa dan mastercard yg di keluarkan banyak bank.

begitu pula dengan diners pernah memiliki kantor di sudirman jakarta.

AMEX DAN DINERS keduanya kolaps kalah dalam merebut pasar kartu kredit indonesia. mungkin karena kedua kartu ini awalnya hanya charge card menjadikan kurang peminat di sini. padahal kartu ini dinegara asalanya sangat hebat alias powerful.

AMEX DAN DINERS pernah mencoba membuat kartunya menjadi kartu kredit spt visa master jcb bca. akan tetapi tetap kalah dalam persaingan.

namun kegagalan memihak amex dan diners. akhirnya amex dijual kebank danamon. dan diners menutup kantor cabangnya di sudirman serta pindah dan menjadi kantor perwakilan di jalan raden saleh. (entah masih beroperasi atau tidak sampai sekarag)

padahal dengan merubah charge card menjadi credit card yang dilakuan amex dan diner hanya terjadi di indonesia. ini produk memang di ciptakan untuk pasar indonesia.

pangsa kartu di indonesia masih cukup besar banyak bank berlomba lomba membuka card center.

Bisnis kartu kredit ini bisnis paling menguntungkan. megapa? karena banyak sumber pendapatan bisa di andalkan, dari mulai iuran sampai bunga,kerjasama merchant, dan yg pasti yang satu ini fee potongan setiap transaksi. yang jumlahnya puluhan bahkan ada yg ratusan milyar setiap bulannya. WoW.!!

belum lagi card center menjadi andalan bank dalam menyalurkan kredit dengan cepat sesuai deregulasi BI. supaya tidak kena pinalty hehehe

mangkanya tidak heran bank berlomba lomba menawarkan kartu kredit ke masyarakat walau dengan cara memaksa. malah ada sebagian bank melakukan dengan tidak etis.

ini menyebabkan banyak kredit macet yg disebabkan analis tidak jeli belum lagi pemalsuan data.

tp sejauh ini walau terjadi kredit macet bank /card center tetap untung. bahkan puluhan milyar sebulan. #FAKTA

Saya tidak menguraikan semua lini pendapatan card center karena nanti tidak enak jadinya. yg pasti card center tidak pernah ada yg rugi. asal mempunyai cukup banyak nasabah (kartu beredar) dan kartu aktif bertransaksi #fakta

jika ada card center yg rugi berarti card center tersebut tidak mempunyai cukup nasabah dan atau banyak nasabahnya tidak aktif bertransaksi. dan mungkin karena layanannya buruk. jadi ditinggalkan nasabahnya.

kembali kesoal kartu. saran untuk kita semua agar memilih kartu yang tepat dengan kondisi kemampuan kita.

jangan sekali kali memilih kartu yang melebihi kemampuan keuangan kita. mengapa? karena akan menjadikan kita lupa daratan untuk memakainya.

pilihlah kartu dari card center yang mudah di hubungi dan responsif menangani masalah/keluhan kita. jangan sekali kali memiliki kartu dari card center yang sulit di hubungi karena kan menyusahkan kita suatu saat nanti. bila sudah terlanjur tutup segera!!!

pilih juga bank yang card center nya memberikan grace periode (masa tenggang) pembayaran yg jatuh tempo paling lama. misalnya tgl cetak billing tanggal 5 pengiriman kartu 1 minggu berarti tgl 12 sampai di tangan kita dan tgl 30 jatuh tempo. ini contoh card center yang baik. kalo dia jatuh tempo tgl 18/20 itu card center abal2.

biasakan juga membayar tagihan kartu kredit dengan tepat waktu dan pembayaran penuh. karena dengan tepat waktu track record kita menjadi baik dan pembayaran penuh menjadi rating kredit kita kelas A

kecuali jika terpaksa anda tidak punya uang atau ada kebutuhan mendesak gunakan dengan cara ini: bayar minimal 30% setiap bulan sampai lunas., atau gunakan cicilan tetap yang 0% per 3,6,12bln dgn menghubungi call center minta ke mereka untuk robah transaksi anda menjadi cicilan.

hal tersebut penting untuk meringankan beban anda dalam membayar dan jg anda mempergunakan fasilitas yang ada :)

hal yang perlu di hindari pemegang kartu adalah membayar minimum payment. ini sangat berbahaya karena sisa tagihan kita akan bunga berbunga. gak akan lunas deh.

Load Remaining (9)