0
Nanang Hape @nananghape
Kenapa bukan yaini? Karena butuh jarak. Supaya gajah tak cuma gadingnya, tapi juga buntutnya. Agar kisah bukan cuma milik pencerita. #yaitu
Nanang Hape @nananghape
Seperti biasa, lakon kita tuturkan sembari jalan, kita tularkan tanpa beban, seperti aroma sawah yang terbawa pulang di bulir padi. #yaitu
Nanang Hape @nananghape
Sayang aroma itu hilang, atau tepatnya kita lupakan, justru saat kita sudah duduk berhadapan di meja dengan sepiring nasi di atasnya. #yaitu
Nanang Hape @nananghape
Sayang aroma itu hilang, atau tepatnya kita lupakan, justru saat kita sudah duduk berhadapan di meja dengan sepiring nasi di atasnya. #yaitu
Nanang Hape @nananghape
Makanan kita habiskan. Sudah berpiring-piring, sampai sebutir gabah yang luput dari gilingan pecah di gigimu. Dan kita pun berbaikan. #yaitu
Nanang Hape @nananghape
Selamat Pagi. Padi merunduk di sawah-sawah, memulung aroma yang kita rindukan. Yaitu... #yaitu

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.