1
Kamus HI @Kamus_HI
Kultwit berikut ttg great debates dalam perkembangan studi hubungan internasional.
Kamus HI @Kamus_HI
1. First great debate: perdebatan yang muncul pada awal perkembangan studi hubungan internasional atau paruh pertama abad ke-20.
Kamus HI @Kamus_HI
2. First great debate melibatkan pendukung teori realism and pendukung teori idealism-liberalism..
Kamus HI @Kamus_HI
3. Topik perdebatan adalah isu-isu substantif yang berhubungan dengan perang dan damai.
Kamus HI @Kamus_HI
4. Pd tahapan ini perdebatan tdk bersifat metodologis karena sebagian besar kajian HI dilakukan oleh praktisi dan bukan oleh akademisi.
Kamus HI @Kamus_HI
5. Kajian idealist-liberalist bersifat normatif dg tujuan menciptakan ‘dunia yg lebih baik’.
Kamus HI @Kamus_HI
6. Kajian idealist-liberalist tidak dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman tentang politik internasional.
Kamus HI @Kamus_HI
7. Kajian realist juga tdk didasarkan pd aspek metodologis namun ditekankan pd argumen ttg kesalahan fundamental teori idealism-liberalism.
Kamus HI @Kamus_HI
8. Second great debate: perdebatan yang muncul pada 1950-an mengenai aspek metodologis dari teori hubungan internasional.
Kamus HI @Kamus_HI
9. Perdebatan ini mengemuka sebagai dampak dari munculnya gerakan ‘behavorial revolution’ di Amerika Serikat.
Kamus HI @Kamus_HI
10. Kelompok behavioralist berpandangan bahwa teori hubungan internasional harus dibangun sebagai teori yang ilmiah (scientific).
Kamus HI @Kamus_HI
12. Menurut behavioralist teori HI harus memiliki karakter sophistication, precision, parsimony, dan predictive and explanatory power.
Kamus HI @Kamus_HI
13. Behavioralist jg berpandangan bhw ilmu sosial sama dg eksakta sehingga metode analisis yg sama dpt diterapkan pd dua disiplin ilmu tsb.
Kamus HI @Kamus_HI
14. Behavioralist menelaah cara pandang terbaik terhadap politik sehingga bidang tersebut dapat dikaji secara ilmiah.
Kamus HI @Kamus_HI
15. Behavioralist mengkaji tindakan, sikap, pilihan, dan ekspektasi orang di bidang politik pada isu atau permasalahan tertentu.
Kamus HI @Kamus_HI
16. Sebaliknya kelompok traditionalist berpandanganbhw metode analisis eksakta tidak dapat diterapkan pada ilmu hubungan internasional.
Kamus HI @Kamus_HI
17. Pendekatan traditionalist didasarkan pada aspek filsafat, hukum, dan sejarah.
Kamus HI @Kamus_HI
18. Dg demikian proposisi dalam studi hubungan internasional dihasilkan dari persepsi dan intuisi yang tidak sepenuhnya bersifat ilmiah.
Kamus HI @Kamus_HI
19. Perdebatan ini kemudian melahirkan aliran positivism yang pada hakikatnya merupakan pengembangan dari pendekatan behavioralist.
Kamus HI @Kamus_HI
20. Third great debate: perdebatan yang muncul pada 1970-an dan dikenal juga sebagai inter-paradigm debate.
Kamus HI @Kamus_HI
21. Perdebatan ditandai dg penerapan konsep paradigma yang dikembangkan oleh Thomas Kuhn dalam studi hubungan internasional.
Kamus HI @Kamus_HI
22. Realism dipandang sebagai teori yang paling memenuhi syarat untuk disebut sebagai paradigma.
Kamus HI @Kamus_HI
23. Hal ini disebabkan krn adanya konsep state sovereignty dan international anarchy yang menjadi subjek utama teori realism.
Kamus HI @Kamus_HI
24. Pd 1970-an realism m'dapatkan kritik dr kalangan liberal dan radical, shg perdebatan ttg paradigma dianggap sbg perdebatan 3 teori tsb.
Kamus HI @Kamus_HI
25. Aspek utama yang diperdebatkan adalah validitas paradigma realism yang saat itu mendominasi.
Load Remaining (9)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.