1
Communication Corner @henrysubiakto
Nurut Wahyu Muryadi, Pimred Tempo, Pers harus berpihak pada Kebenaran, (Kompas #15Feb #hal6 ). Apa betul demikian?
Communication Corner @henrysubiakto
Kalau pers harus berpihak pada kebenaran, itu kebenaran seperti apa? Kebenarannya siapa?
Communication Corner @henrysubiakto
Apa kebenaran menurut rakyat? Rakyat yg mana? Apa setiap kelompok masyrakat kebenarannya sama?
Communication Corner @henrysubiakto
Apa kebenaran menurut pers? Apakah kebenaran pers itu universal dianggap kebenaran juga dengan pihak lain?
Communication Corner @henrysubiakto
Kalau ada konflik antar kelompok agama, lalu kebenaran siapa yg harus diberpihakki oleh persnya mas Wahyu?
Communication Corner @henrysubiakto
Kl umat Islam konflik dg Kristen, yg masing2 mengklaim sbg kebenaran hakiki, lalu yg mana yg diberpihakki oleh pers?
Communication Corner @henrysubiakto
Kebenaran itu tdk sederhana, bahkan hasil risetpun bisa ditentang oleh riset yg lain. Di dunia kebenaran sosial, tak pernah tunggal.
Communication Corner @henrysubiakto
Kebenaran sosial, amat relatif, masing2 pihak miliki kebenaran sendiri2, tdk pernah tunggal. Pers berpihak pada kebenaran blm tentu benar.
Communication Corner @henrysubiakto
Kl berpihak pd kebenaran, pdhl kebenaran itu relatif, ato bnyk, mk berpihak pd kebenaran itu justru hrs netral & balance.
Communication Corner @henrysubiakto
Pers yg netral berarti opini, sikap & kepentingan pers itu tdk boleh pengaruhi fakta ato kebenaran yg disajikan. Pers hrs dingin ambil jarak
Communication Corner @henrysubiakto
Pers balance, berarti menyajikan berbagai perspektif kebenaran menurut pihak2 yg berbeda. kl yg ditampilkan hnya satu sisi, justru salah.
Communication Corner @henrysubiakto
Mk pers yg baik, adalah pers yg bisa netral, bisa balance, bisa akurat, dan relevan, itulah kebenaran.
Communication Corner @henrysubiakto
Amat bahaya, menganggap apa yg diyakini sbg kebenaran hakiki, apalagi itu dilakukan oleh pers.
Communication Corner @henrysubiakto
Sbg kebenaran hakiki utk kiyakinan pribadi ato golongannya, itu boleh2 saja malah bagus. Tp saat utk umum yg beragam, tak bisa spt itu.
Communication Corner @henrysubiakto
Tapi kalau kebenaran itu diartikan sbg akurasi, lengkap unsur beritanya, dan relevan dg misi jurnalistik, msh bisa diterima.
Communication Corner @henrysubiakto
Tp akurasi, lengkap dan relevan, dalam pemberitaan msh hrs ditambah dg sifat netral dan balance.
Communication Corner @henrysubiakto
Media dg keras ngritik para politisi yg ngrangkap pejabat negara. Tp sayang, pemilik & pengelola medianya jg jd pengurus parpol ☹ sami mawon
Communication Corner @henrysubiakto
Pasti akan lebih baik, para pemilik & pengelola media2 itu tdk melakukan dwi fungsi politik, tak ikut rebutan kekuasaan lwt parpol.
Communication Corner @henrysubiakto
Kalau media ikut parpol atau dipakai sbg alat politik partai pasti tjd konflik kepentingan, dan abuse of power of the media.
Communication Corner @henrysubiakto
Sebagai media, ukuran kualitas baiknya adalah saat media itu bisa dianggap objektif (truth, neutral, balance) diterima semua pihak.
Communication Corner @henrysubiakto
Sbg pengurus partai, dianggap berkualitas atau baik jika mrk bisa menguntungkan atau memenangkan partainya.
Communication Corner @henrysubiakto
Apakah mungkin media partisan, saat berusaha memenangkan partainya, bisa diterima oleh org yg tak sependapat, atau dr partai lain?
Communication Corner @henrysubiakto
Jadi bagaimana bisa media itu baik, saat ukuran baiknya sbg bagian dari parpol, bertentangan dg fungsi media ideal.
Communication Corner @henrysubiakto
Mungkin skrg saatnya larangan bagi pengelola media khususnya penyiaran ber DWI FUNGSI politik.
Load Remaining (6)

Comment

Riki Dwi Indraha @ikirteyenk 20/02/2013 13:20:15 WIB
sependapat!pers harus bersih dr kepentingan POLITIK!
Login and hide ads.