0
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
1. Bukan sempat yg menyebabkan kita mampu menjalin hubungan yg lebih erat dengan istri atau suami kita, tp selarasnya kondisi ruhiyah kita.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
2. Sebab sebagaimana diisyaratkan oleh Rasulullah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam, ruh itu seperti pasukan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
3. Mereka mudah bersatu & cenderung mendekat dg yg serupa. Sebaliknya: akan mudah brselisih, meski senyum masih mngembang di wajah mrk.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
4. Hati gelisah, jiwa resah, ketenangan tak lagi kita rasakan dan pelahan-pelahan kita mulai mengalami kehampaan jiwa.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
5. Ketika itu trjadi, banyak hal tak terduga yg bisa muncul. Kita bisa mncari “jalan keluar” yg justru makin mnjauhkan satu sama lain, >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
6. >> meski masih tinggal serumah, masih sama-sama aktif di kegiatan dakwah yang sama.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
7. Maka ada yang perlu kita perhatikan. Bukan hanya bagaimana cara berkomunikasi efektif antara suami-isteri; >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
8. >> bukan pula semata soal bagaimana kita memberi perintah yang menggugah kepada anak-anak kita.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
9. Lebih dari itu, ada yg perlu kita periksa, adakah ruh kita saling brsesuaian satu sama lain ataukah justru sbaliknya saling brseberangan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
10. Boleh jadi kita bertekun-tekun & saling melakukan kgiatan yg sama-sama penuh kebaikan, tp niat yg mengantarkan & mengiringi brbeda, >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
11. >> maka yg kita dapatkan pun akan brbeda. Sesungguhnya tia-tiap kita akan memperoleh sesuai niat yg menggerakkan kita melakukan.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
12. Sama kegiatan yang kita lakukan, beda niat yang senantiasa menyertai, akan membawa kondisi ruhiyah kita pada keadaan yang berbeda.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
13. Itu sebabnya, meski sama-sama brtekun dg kbaikan yg sama, keduanya dpt mnuju tataran ruhiyah yg brbeda atau bahkan saling brsberangn.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
14. Sesungguhnya tiap amal atau ibadah yg kita kerjakan, meski cara sama-sama benar sesuai yg dgariskan, niat melakukannya dapat trmasuk: >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
15. Ikhlas karena Allah & hanya berharap ridha Allah; atau ikhlas karena Allah, TAPI tujuannya dunia. Dan inilah syirik niat; >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
16. Atau niat melakukannya tidak Ikhlas, baik riya’ dan tidak mencari dunia maupun riya’ dan mengharap dunia dari amalnya.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
17. Bisa juga amalan dilakukan tidak karena Allah, tidak untuk Akhirat, tidak pula untuk dunia. Di dunia sengsara, di akhirat menderita.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
18. Hanya niat ikhlas karena Allah ‘Azza wa Jalla dan akhirat tujuannya yang dapat menjadikan hidup kita dan keluarga kita penuh barakah.
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
19. Maka agar rumah-tangga berlimpah barakah, suami-isteri perlu saling mengingatkan untuk senantiasa meluruskan niat >>
Moh. Fauzil Adhim @kupinang
20. >> dan menjaga amalnya dari cara-cara yang bertentangan dengan tuntunan dienul Islam.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.