0
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Umat muslim cuma merayakan 2 hal, idul fitri dan idul adha. Keduanya punya waktu khusus.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Kalau tahun baru hijriah, isra mi'raj, mauludur rasul, nudzulul qur'an, hari arafah, dll. Itu cuma peringatan bukan perayaan
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Karena perayaan beda dengan peringatan, karena perayaan berarti merayakan di dalamnya ada suka cita.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Perayaan pun hanya pada waktu yang khusus dan tidak dilakukan di hari lain.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Seperti perayaan idul fitri, yang hanya dilakukan pada tanggal 1 syawal.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Karena sholat idul fitri ga mungkin di hari lain
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Sedangkan peringatan, muncul karena ada waktu tertentu yang mengingatkan.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Misalnya karena bulan rabiul awal, maka teringat tentang bulan kelahiran rasul, maka lahir lah maulid rasul
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Karena bulan muharram, awal dari perhitungan tahun hijriah, maka muncullah tahun baru islam
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Dilihat dari kata dasarnya peringatan, yaitu ingat. Sebenarnya bukan untuk bersuka cita, tapi agar menjadi ajang tafakur
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Tafakur atau merenung memiliki keutamaan lebih dari sholat tahajud loh.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Dari peringatan maulid rasul kita diharapkan dapat mengingat/merenungi lagi perjuangan rasul dan teladannya
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Sebenarnya itu bisa dilakukan kapanpun, ga musti pas maulid, namun bulan rabiul awal lah yang mungkin mengingatkan kita lagi.
Ummu Hafshoh @CahayaHidup12
Mungkin itulah kenapa lebih tepat disebut dengan peringatan bukan perayaan

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.