Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Cara Merawat Rem Motor Supaya Tetap Maksimal

Saat ini jenis rem pada sepeda motor ada dua jenis, yang pertama rem tromol dan cakram. Namun saat ini ada juga teknologi terbaru, yaitu fitur Comby Brake System
0
URL kabaroto Cara Merawat Rem Motor Supaya Tetap Maksimal Sepeda motor menjadi kendaraan mendukung aktivitas masyarakat Indonesia. Se...

KabarOto.com - Sepeda motor menjadi kendaraan mendukung aktivitas masyarakat Indonesia. Selain simple, motor bisa diandalkan saat melintasi jalan raya yang padat. Motor dibekali dengan komponen rem. Fungsinya untuk menghentikan laju kendaraan. Semakin sering digunakan, kondisi rem juga akan semakin menipis.

Saat ini jenis rem pada sepeda motor ada dua jenis, yang pertama rem tromol dan cakram. Namun saat ini ada juga teknologi terbaru, yaitu fitur Comby Brake System (CBS) yaitu ketika pengereman dengan 1 tuas dapat mengerem roda depan dan belakang dengan komposisi yang tepat.

Ada juga fitur Anti Lock Brake System (ABS) yang dirancang untuk mencegah roda mengunci pada saat mengerem secara mendadak, atau mengerem di kondisi jalan licin dengan cara mengatur tekanan hidrolik pada sistem pengeremannya.

Namun, banyak pengguna motor yan tidak pernah memperhatikan kondisi rem ini dan juga bagaimana cara merawatnya. Padahal, merawat rem ini sangat penting, untuk menjaga keselamatan di jalan raya.

Ade Rohman, Technical Service Sub Departmen Head PT Daya Adicipta Motora berbagi cara merawat rem sepeda motor. sepeda motor menggunakan jenis Rem Tromol dan Cakram maka hal pertama yang dilakukan adalah melakukan pemeriksaan secara berkala setiap 4.000 km.

Untuk pemeriksaan rem jenis cakram, perawatan juga bisa dilakukan dengan membersihkan piringan cakran sampai ke bagian lubang anginnya. Pemeriksaan rem cakram ini selain membersihkan piringannya, ada 2 bagian yaitu cara kerja rem hidraulik dan pemeriksaan jika adanya udara palsu di sistem rem hidrolik. Pemeriksaan cara kerja rem hidraulik dapat dilakukan dengan mendirikan motor pakai standar tengah.

Lalu memeriksa kelancaran putaran roda dua saat tuas rem tidak ditekan, jika bisa berputar lancar maka dapat dikatakan normal. Kemudian tekan dan lepaskan tuas rem beberapa kali, putar kembali roda harus berputar lancar. “Ulangi langkah-langkah tersebut untuk memastikan rem bekerja dengan normal,” ujar Ade.

Untuk memastikan tidak ada udara palsu, pada sistem rem hidrolik, yang pertama harus dilakukan menekan dan menahan tuas rem. kalau ada tekanan kuat, maka tidak ada angin. Jika ditekan ada kosong maka udara palsu masuk ke sistem tersebut.

"Kalau sudah seperti ini, ganti segera minyak rem, lalu lakukan pemeriksaan karena ada kebocoran pada sistem rem hidrolik.

Comment

No comments yet. Write yours!