Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Jadi Salah Satu Peristiwa Paling Berdarah Dalam Perjalanan Bangsa Indonesia: Tindakan Brutal Raymond Pierre Paul Westerling Bantai Ribuan Rakyat Sulawesi dan Jawa Barat

Thrad by: @mazzini_gsp
1
Mazzini @mazzini_gsp

"Kalau hanya senyum yang engkau berikan, Westerling pun tersenyum, oh singgahlah sayang pesawat tempurku, mendarat mulus di dalam sanubariku". Lirik lagu Pesawat Tempur dari Iwan Fals menyebut seseorang bernama Westerling. Siapa dia sebenarnya, yuk kita bahas. pic.twitter.com/QtpvNuvgTI

23/09/2020 19:41:56 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

1. Kalau di dalam game Among Us, Westerling ini the real impostor karena udah membantai ribuan orang rakyat Sulawesi dan Jawa Barat. Gilanya lagi, Westerling gak pernah bisa diadili atas semua perbuatan brutalnya saat bertugas di Indonesia.

23/09/2020 19:41:56 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

2. Raymond Pierre Paul Westerling, memulai karir militernya sebagai seorang pasukan Belanda di Perang Dunia II yang tergabung dalam Koninklijk Nederlands Indische Leger (KNIL). Kedatangan Westerling ke Indonesia untuk selesain misi, meninggalkan luka dan kenangan buruk bagi kita.

23/09/2020 19:41:57 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

3. Jadi, pas agresi militer Belanda, tentara AFNEI dan NICA nih posisinya kewalahan melawan perang gerilya yang dilakukan pemuda di wilayah Sulawesi seperti Wolter Mongisidi, Andi Selle, Andi Sose, Ali Malaka dan lain-lain.

23/09/2020 19:41:57 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

4. Nah sekutu akhirnya mendatangkan bala bantuan Depot Special Troops (DST), semacam pasukan khusus Belanda gitu. DST datang ke Makassar pada 5 Desember 1946 sebanyak 123 orang. Dipimpin sama Westerling. Tujuan mereka untuk melawan gerilyawan dan bantai siapapun yang berontak.

23/09/2020 19:41:58 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

5. Begitu nyampe Makassar, Westerling dkk langsung gerak agresif dong untuk menaklukkan perlawanan pejuang di Sulawesi. Siapa pun yg melawan atau sembunyiin gerilyawan penjuang, bakal kena tembak di tempat sama Westerling, karena pola gila ini lah rakyat sipil banyak jadi korban.

23/09/2020 19:41:58 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

6. Westerling melakukan pembantaian dengan cara bertahap, awalnya pada 11-16 Desember 1946 di Makassar. Pagi-pagi buta jam 4, Westerling dan pasukannya geledah rumah-rumah penduduk, untuk cari gerilyawan. Siapa yg coba tutupin atau kabur dari penggeledahan, mati di tempat.

23/09/2020 19:41:59 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

7. Cara operasi Westerling yg langsung bunuh saat itu juga bagi yang melawan atau nutupin geliryawan ini disebut dengan "Standrecht” (pengadilan di tempat). Foto rakyat Sulawesi digeldah oleh pasukan DST. 📸 By Wikimedia Commons pic.twitter.com/FXJQf8Hhbe

23/09/2020 19:42:00 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

8. Tahap selanjutnya pembantaian pasukan Westerling pada 17-31 Desember 1946 di Gowa, Takalar, Jeneponto, Polombangkeng, Binamu. Di tahap ini Westerling ngomong di depan rakyat dan diterjemahin ke bahasa Bugis. 📸 By Wikimedia Commons pic.twitter.com/Lo8JOFbGMw

23/09/2020 19:51:01 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

9. Inti dari bacotan Westerling saat itu, dia dateng ke sono mau memberantas pemberontak, dia udah punya nama pemberontak yg dimaksud dan minta tokoh adat kepala desa dan rakyat untuk bantuin cari. Hasilnya 35 orang dituduh pemberontak sama Westerling langsung dibunuh di tempat.

23/09/2020 19:51:02 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

10. Lanjut pada 2-16 Januari 1947 di Bantaeng, Gantaran, Bulukumba, Sinjai. Menurut laporan intelijen Belanda, mereka dapat perlawan dari ratusan orang pasukan TNI dan laskar rakyat. Sementara DST dibantu 11 peleton tentara KNIL, perang pun pecah saat itu.

23/09/2020 19:56:14 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

11. Terakhir pada 17 Januari-5 Maret 1947 di Maros, Pangkajene, Sigeri, Tanete, Barru, Pare-pare, Polewali Mandar, Sidenreng, Rappang dan Suppa. Di wilayah-wilayah ini juga ada kerjasama antara Pasukan Khusus DST dengan pasukan KNIL.

23/09/2020 20:02:28 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

12. Setelah Sulawesi bisa dikendalikan maka Belanda pada 21 Februari 1947 memberlakukan Voorschrift voor de uitoefening van de Politiek Politionele Taak van het Leger (Pedoman Pelaksanaan bagi Tentara untuk Tugas di bidang Politik dan Polisional), dan Pasukan DST ditarik ke Jawa.

23/09/2020 20:15:35 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

13. Tapi gak lama dari situ kritik tajam mulai datang dari pers lokal sama internasional, berita tindakan Westerling di Sulawesi mencuat sebagai pelanggan HAM, untuk menjaga citra Belanda Pada 16 November 1948, Westerling diberhentikan dari jabatannya dan dinas kemiliteran.

23/09/2020 20:15:35 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

14. Tindakan brutal Westerling di Sulawesi sejak 11 Desember 1946-5 Maret 1947 diklaim oleh Kahar Muzakkar memakan korban berjumlah 40.000 jiwa. Untuk mengenang peristiwa itu dibangun monumen 40.000 jiwa, batalyon 40.000 jiwa & nama jalan 40.000 jiwa. 📸 By Aditya Fajar/@detikcom pic.twitter.com/1vEli7JZaS

23/09/2020 20:22:31 WIB
Expand pic
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

15. Tapi ada versi jumlah korban lain untuk di wilayah Sulawesi ini. Herman Nicolaas Ventje Sumual ragu dengan jumlah korban sebanyak 40.000 orang itu, menurut beliau jumlah itu terlalu didramatisir dengan tujuan membangkitkan jiwa heroik di kalangan pemuda saat itu.

23/09/2020 20:29:15 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

16. Sedangkan dari penelitian Drs. Andi Makmur Makka, M.A. tahun 1970 korbannya gak sebanyak itu, karena sulit temuin jejak kematian di atas 3.000 orang. Versi Sejarawan Dr. Anhar Gonggong yang keluarganya juga jadi korban pembantaian Westerling, menyebut 10.000 korban jiwa.

23/09/2020 20:29:15 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

17. Belum puas kayanya Westerling membantai, tindakan serupa dia ulangi dalam tragedi APRA (Angkatan Perang Ratu Adil). Westerling yg saat itu dinonaktifkan dari militer lalu sembunyi di daerah Jawa Barat. Di masa persembunyiannya ini, dia mengumpulkan kekuatan baru.

23/09/2020 20:45:40 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

18. Kekacauan yg dibikin APRA yakni menyerang TNI di Bandung pada 23 Januari 1950. Berjumlah 500 pasukan, APRA yang dipimpin Westerling gerak di sepanjang jalan Cimahi. Mereka meneror rumah penduduk dan kantor polisi di sepanjang jalan Cimindi dan Cibereum 📸 By Geheugen Delpher pic.twitter.com/s2JSfEJsaF

23/09/2020 20:45:44 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

19. Mereka bikin panik rakyat. Toko-toko ditutup, jalanan jadi sepi, dan gak ada orang yg berani keluar rumah. Di Banceuy, seorang perwira TNI yang mengendarai Jeep dan gak bersenjata, dihadang lalu ditembak mati. Mayatnya ditinggalin terkapar begitu aja. 📸 By Geheugen Delpher pic.twitter.com/v3lkxuOUH5

23/09/2020 20:45:46 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

20. Pasukan APRA juga membabi buta menembaki tentara Divisi Siliwangi hingga 79 orang tewas. Penyelidikan kepolisian pada awal 1955, ada temuan tambahan korban sebanyak 15 prajurit, bahkan salah satu di antaranya berpangkat kapten. Korban APRA 📸 By Geheugen Delpher pic.twitter.com/8XxZeXyWLw

23/09/2020 20:52:33 WIB
Expand pic
Mazzini @mazzini_gsp

21. Aksi brutal APRA yang melakukan teror ini supaya Negara Pasundan bisa didirikan. Kalau Negara Pasundan ini bisa berdiri, maka APRA ini sebagai angkatan perangnya. Ada juga yg menyebutkan kalau tindakan APRA yg diketuai Westerling ini adalah usaha untuk mengkudeta Bung Karno.

23/09/2020 20:55:57 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

22. Abis bikin kerusuhan di Bandung, sebenarnya masih ada rencana Westerling selanjutnya, yaitu membunuh Sultan Hamengkubuwono IX dan Bung Hatta. Tapi rencana Westerling gagal karena dia diburu TNI. Dia pergi ke Jakarta dan kabur ke Singapura lewat pelabuhan Tanjung Priok.

23/09/2020 21:01:26 WIB
Mazzini @mazzini_gsp

23. Di pelabuhan Tanjung Priok, Westerling kabur dengan bantuan kapal Catalina milik Angkatan Laut Belanda. Dapat kabar begitu, Pemerintah Indonesia minta kepada Singapura untuk mengekstradisi Westerling kembali Indonesia supaya bisa diadili.

23/09/2020 21:09:26 WIB
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!