Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Mengenal 'Happy Hypoxia', Gejala Mematikan yang Muncul Pada Pasien Covid

waspada selalu guys! @tumbenlucu
0
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Happy Hypoxia, yang tidak bikin happy sama sekali A Thread 🤓

05/09/2020 16:05:14 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Jadi, sejak sebulan belakangan, mulai muncul berbagai berita mengenai gejala happy hypoxia yang muncul pada pasien Covid. Mendadak semua orang beli pulse oximetry sendiri untuk mendeteksi si happy hypoxia ini. Perlukah?

05/09/2020 16:06:25 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Happy hypoxia ini sendiri adalah suatu gejala dimana pasien Covid mengalami penurunan berat pada saturasi oksigen (kadar oksigen di dalam darah, normalnya 95-100%), tapi tidak merasa sesak nafas.

05/09/2020 16:12:10 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Sesak nafas sebenarnya adalah mekanisme adaptasi tubuh kita untuk penurunan kadar oksigen atau peningkatan kadar karbondioksida. Kedua hal tersebut akan memberi sinyal yang merangsang pusat nafas untuk meningkatkan laju pernafasan dan sensasi kesulitan bernafas

05/09/2020 16:26:19 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Jadi, gambaran yang agak akademisnya kurang lebih seperti ini. pic.twitter.com/v3QGYXve2f

05/09/2020 16:27:04 WIB
Expand pic
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Terus, apakah semua pasien Covid akan mengalami kondisi seperti ini? Dan kenapa?

05/09/2020 16:32:06 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Pada kondisi Covid yang berkembang menjadi kasus berat, akan terbentuk kumpulan cairan di alveoli (gelembung di dalam paru yang berfungsi untuk pertukaran oksigen dan karbondioksida). Terjadilah suatu proses bernama shunting. Darah ya lewat aja, tapi ga ada proses pertukaran

05/09/2020 16:46:04 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Jadi, darah yang di sirkulasi otomatis ya darah yang ga ada oksigennya. Turunlah si saturasi oksigen.

05/09/2020 16:48:23 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Apalagi yang terjadi? Gangguan antara ventilasi (usaha nafas) dan perfusi (pertukaran gas). Oksigennya sih masuk, tapi tidak bisa digunakan.

05/09/2020 16:51:04 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Nah, kenapa tidak ada respon dari otak yang mengatakan bahwa kita tidak sesak nafas?

05/09/2020 16:56:10 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Beberapa hipotesis yang muncul adalah: 1. Covid merusak saraf yang menghantarkan sinyal sesak nafas ke otak -> beberapa kasus menggambarkan kerusakan saraf, termasuk akibat peradangan berat yang disebabkan oleh Covid.

05/09/2020 16:59:07 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

2. Compliance (kemampuan pengembangan paru) tidak mengalami gangguan, sehingga sinyal sesak nafas tidak dikirimkan ke otak.

05/09/2020 17:02:06 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

3. Sinyal sesak nafas yang paling kuat dari tubuh adalah peningkatan karbondioksida, sedangkan pada pasien Covid, akibat frekuensi nafas yang semakin cepat, CO2 kadarnya malah cenderung turun, dan pH darah bukannya menjadi asam, malah menjadi basa.

05/09/2020 17:03:24 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Namun, sekali lagi, kondisi-kondisi ini sendiri masih berupa hipotesa. Mekanisme pastinya sampai saat ini sendiri belum cukup jelas.

05/09/2020 17:03:54 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Lah, kalau ahli-ahli saja bilang masih belum jelas, jadi gimana dong mendiagnosanya? Apakah harus menggunakan pulse oximetry 24 jam supaya saturasi darah terukur terus menerus?

05/09/2020 17:04:33 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Ya tentu saja tidak. Happy hypoxia ini sendiri hanya salah satu gejala yang dialami pasien Covid. Pada kasus Covid berat sendiri, presentasi ini dialami sekitar 32% pasien. Pada kasus Covid ringan sendiri, nyaris tidak ditemukan kondisi ini.

05/09/2020 17:06:29 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Jadi, kemungkinan tetap ada gejala lain yang bisa mengarahkan ke Covid, seperti ada demam, batuk-batuk, lemas, atau mungkin kehilangan penciuman atau kemampuan merasa.

05/09/2020 17:07:31 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

All in all, semoga utas ini bisa membantu meningkatkan awareness kita akan penyakit ini, dan membantu mengurangi kekhawatiran akan gejala ini. Penyakit yang masih sangat baru, masih banyak yang tidak diketahui, dan ilmunya masih terus berkembang. 🙏

05/09/2020 17:09:08 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Yang tidak menyenangkan adalah, ketika beliau-beliau ini kena, merasa punya power untuk meminta akses paling baik untuk beliau dan keluarganya twitter.com/dokterparu/sta…

05/09/2020 17:11:22 WIB
Muliadi Limanjaya @muliadilim

Padahal nyawa yang satu ya sama aja valuenya dengan nyawa lainnya

05/09/2020 17:11:45 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!