Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Sejumlah Anak Buah Gubernur Anies Reaktif COVID-19, Gedung Balai Kota Ditutup

Balai Kota DKI Jakarta menutup sebagian gedungnya. Sebab, sejumlah pegawai di Balai Kota DKI Jakarta dinyatakan reaktif COVID-19 setelah menjani rapid test.
0
URL MerahPutih Sejumlah Anak Buah Gubernur Anies Reaktif COVID-19, Gedung Balai Kota Ditutup Penutupan sementara dilakukan di lantai 7 Blok G gedung Balai Kota DKI Jakarta.

MerahPutih.com - Balai Kota DKI Jakarta menutup sebagian gedungnya. Sebab, sejumlah pegawai di Balai Kota DKI Jakarta dinyatakan reaktif COVID-19 setelah menjani rapid test.

Penutupan sementara dilakukan di lantai 7 Blok G gedung Balai Kota DKI Jakarta.

"Lantai 7 hari ini tutup semua, tapi Senin masuk, enggak bisa semua karena ini layanan," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (8/8).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Chaidir saat dihubungi mengatakan, jumlah para pegawai yang reaktif itu tidak banyak dan kini mereka sudah diminta isolasi dan bekerja di rumah atau work from home (WFH).

"Kalau jumlahnya enggak banyak, mereka baru reaktif positif. Lalu sekarang dites PCR, jadi belum terpapar, reaktif positif, makanya dilakukan WFH di rumahnya isolasi mandiri," ujar Chaidir saat dihubungi wartawan.

Chaidir menjelaskan, lantai tujuh itu merupakan lokasi kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta dan hanya lantai tersebut saja yang dilakukan penutupan.

"Lantai itu saja yang terjadi, di lantai BPKD. Hanya itu saja ditutup, tapi kan BPKD punya tiga lantai, lantai tujuh, lantai 14, lantai 15," katanya.

"Kalau dia reaktif positif baru diusap, nanti kelihatannya ada tingkatannya, kategori ringan, sedang dan berat. Kalau baru ringan, ya, mereka cukup melakukan karantina di rumah, kalau sedang baru mereka dirujuk ke (Rumah Sakit Darurat) Wisma Atlet," ucapnya.

Comment

No comments yet. Write yours!