Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

(Untuk Klien Jouska, Sebenarnya Kalian Tidak Ditipu) Begini Skema Jouska dlm Memanipulasi Klien Sampai Mau Tandatangan Kontrak yang Bisa Rugikan Diri Mereka Sendiri

Sebelum tanda tangan kontrak, bacalah dulu isinya secara cermat
2
LLEB @legabas

Baru-baru ini juga muncul kasus mengenai kerugian yang diderita oleh seorang individu karena manajer investasi sebuah perusahaan manajemen keuangan dianggap lalai oleh individu tersebut. Emang bisa begitu ya? A THREAD.

21/07/2020 20:32:31 WIB
LLEB @legabas

Pertama-tama, yang namanya investasi adalah gak selamanya untung dan gak selamanya rugi. Kebiasaan para investor pemula adalah, kalo untung diem-diem, tapi kalo rugi, teriak-teriak nyalahin pihak yang mengelola dana. Namanya juga investasi, bukan pelihara tuyul.

21/07/2020 20:33:39 WIB
LLEB @legabas

Skema pengelolaan investasi yang dikenal di Indonesia itu adalah manajemen investasi. Ini yang biasa dilakukan oleh para financial advisor yang biasanya suka jualan di sosial media dan biasanya "nakut-nakutin" soal hari tua. Salah? Gak salah juga, namanya juga jualan :D.

21/07/2020 20:34:54 WIB
LLEB @legabas

Manajer investasi ini ada izinnya di OJK. Ibarat kata nih, lo punya duit sekian, kemudian minta mereka kelola berdasarkan profil risiko lo. Lo sendiri sebagai konsumen yang menentukan. Risiko tinggi, ya cuan juga tinggi tapi bangkrut juga bisa.

21/07/2020 20:36:43 WIB
LLEB @legabas

Biasanya nih, biasanya, di awal lo akan diminta tanda tangan buat setuju semua tindakan yang akan diambil oleh manajer investasi yang bersangkutan, semacam otorisasi transaksi, berdasarkan rekomendasi investasi yang mereka keluarin. Semua ada pedomannya di aturan OJK.

21/07/2020 20:37:53 WIB
LLEB @legabas

Persetujuan itu namanya blanket approval. Lo memang dibukain rekening investasi katakanlah di perusahaan sekuritas A buat naruh semua reksadana, saham, surat utang, etc yang lo beli pake uang lo, tapi lo memberi kuasa kepada si Manajer Investasi buat kelola.

21/07/2020 20:38:48 WIB
LLEB @legabas

Coba cek deh kalo pernah pake manajer investasi, pasti ada bentuk persetujuan dan surat kuasa ini. Sifatnya? Generic banget. Kenapa begitu? Ya supaya si Manajer Investasi bisa ngelakuin transaksi sebebas mungkin, ASALKAN, sesuai dengan rekomendasi investasi yang udah disetujui.

21/07/2020 20:39:41 WIB
LLEB @legabas

Rekening investasi itu pasti atas nama lo, cuman perintah buat "buy/sell" bisa lo lakuin sendiri atau si Manajer Investasi yang melakukan itu. Semua ada dimana? Semua ada di perjanjian investasi yang pernah lo tanda tangani.

21/07/2020 20:40:45 WIB
LLEB @legabas

Boleh gak sih diatur kayak gitu? Ya bolehlah, namanya lo udah memberikan kuasa kepada si Manajer Investasi buat kelola dana lo. Trus, bisa salah gak Manajer Investasinya? Hmm, ini rada tricky jawabannya.

21/07/2020 20:42:18 WIB
LLEB @legabas

Di dalam hukum, ada doktrin yang namanya "itikad baik" atau "prudential principle" atau kehati-hatian, prinsip ini juga diatur ketika Manajer Investasi mengelola dana nasabah. Ada larangan juga bahwa si Manajer Investasi gak boleh menggunakan dana untuk kepentinganya.

21/07/2020 20:43:35 WIB
LLEB @legabas

Masalahnya adalah yang namanya investasi itu bisa naik dan bisa turun. Seringnya, ini sudah "dijagain" di awal bahwa kita menandatangani sebuah pernyataan bahwa kita sepenuhnya memahami risiko investasi yang akan dilakukan berdasarkan profil risiko kita. Ini yang jadi senjata.

21/07/2020 20:47:22 WIB
LLEB @legabas

Maksudnya senjata? Iya, dengan adanya pernyataan itu, Manajer Investasi seolah terlindungi dan kita sebagai klien berada di posisi lemah. Sebenarnya sih, asalkan kita bisa membuktikan bahwa si Manajer Investasi sudah bertindak di luar kewenangannya, bisa terbantahkan.

21/07/2020 20:47:23 WIB
LLEB @legabas

Cuman, sebagai investor ya kita cenderung pasif kan, setuju-setuju aja. Mana pernah sih kita mantau pergerakan saham/reksadana tiap hari? Ini yang menjadi sulit.

21/07/2020 20:51:32 WIB
LLEB @legabas

Nah makanya, ada aturan main dari OJK yang mewajibkan si Manajer Investasi untuk mengeksekusi transaksi berdasarkan kondisi terbaik yang tersedia. Biasanya sih benchmarking harga pada saat itu berapa. Cuman ya sulit juga, apalagi buat kita-kita yang awam banget kan.

21/07/2020 20:51:33 WIB
LLEB @legabas

Trus gimana dong sebagai investor awal? Ya kenalin dulu profil risiko kita, jangan tergiur sama imbal hasil besar. Ingat, risiko besar = imbal hasil besar, tapi rugi juga sama besarnya. Kedua, harus GALAK sama Manajer Investasinya, minta laporan investasi mingguan/bulanan.

21/07/2020 20:51:33 WIB
LLEB @legabas

Ketiga, dana itu ya dana/efek kita, BUKAN dana Manajer Investasi. Berarti? Kita yang punya kuasa penuh sama dana dan efek yang dikelola. Kita punya hak penuh untuk setuju dan menolak transaksi yang dilakukan oleh Manajer Investasi, SETIAP SAAT.

21/07/2020 20:56:06 WIB
LLEB @legabas

Keempat, SELALU BACA DOKUMEN DAN REKOMENDASI YANG DIKASIH. Jangan setuju-setuju aja dan selalu benchmarking. Apa tuh? Ya lo compare harga saham/sekuritas yang lo beli dengan harga yang ada di pasaran. Harus mulai curiga kalau bedanya jauh.

21/07/2020 20:56:07 WIB
LLEB @legabas

Kelima, INGET bahwa sebagai investor lo gak bisa tuh SAN SAN PENG alias sante-sante di pengkolan. Sebagai investor yang aktif itu penting, meskipun menggunakan manajer investasi atau ya lo kelola dana lo sendiri. Lebih ribet? Pasti, tapi your money, YOUR AUTHORITY.

21/07/2020 20:56:08 WIB
LLEB @legabas

Kira-kira gitu struktur transaksi manajer investasi dan selamat berinvestasi! Jangan tergiur sama imbal hasil besar, ya lagi-lagi, kalau mau besar, pelihara tuyul atau pesugihan sih paling benar. HAHAHA. Ciao!

21/07/2020 20:56:08 WIB
LLEB @legabas

Perlu dibahas gak nih skema investasi yang biasanya dilakukan oleh manajer investasi buat mengunci si klien, supaya tetap mempertahankan dananya untuk sekian lama? Ada tuh skemanya :)

21/07/2020 21:03:33 WIB
LLEB @legabas

Salah satu skema investasi yang sering dipakai untuk mengunci klien oleh manajer investasi di Indonesia adalah: perjanjian opsi jual/beli sekuritas dengan gadai saham. Coba cek deh, apa jangan-jangan skema investasi lo kayak gitu? :) Another THREAD.

21/07/2020 21:06:57 WIB
LLEB @legabas

Jadi gini, katakanlah lo punya dana, lo bilang sama Manajer Investasi (MI), "Eh, kelola duit gue dong!" Kemudian, keluar rekomendasi investasi, lo harus investasi di A, B, dan C. Lo kemudian setuju, pertanyaannya, lo bisa gak tahu-tahu menarik dana lo di tengah jalan? EITS!

21/07/2020 21:09:04 WIB
LLEB @legabas

Jawabannya: lo gak bisa keluar di tengah jalan. Kenapa? Ternyata, lo menggadaikan efek/sekuritas yang dibeli dari dana lo itu. LAH KOK BISA? Iya, karena lo tanda tangan perjanjian opsi jual/beli dengan pihak ketiga yang dijamin dengan perjanjian gadai atas efek/sekuritas itu.

21/07/2020 21:10:22 WIB
LLEB @legabas

Jadi, pihak ketiga ini (biasanya sih afiliasi (langsung/tidak langsung) dengan MI) yang akan beli efek/sekuritas lo di strike price/harga tertentu sesuai kesepakatan. Lo gak bisa bebas jual ke pihak manapun meskipun itu efek/sekuritas lo? Iya.

21/07/2020 21:20:39 WIB
Load Remaining (102)

Comment

No comments yet. Write yours!