Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

(Penyayang Hewan Wajib Baca) Fakta-fakta Seputar Vaksin Anjing dan Kucing yang Serupa Tapi Ternyata Tak Sama

Thread by: @yutaberry
0
Ayu Yuta @yutaberry

No outfit is complete without a little cat hair. My pets, my rules. Sea-addict solo traveler 🌊 Beware of the breeze!

Ayuta @yutaberry

Masih banyak yang bertanya-tanya, kok vaksin di dokter A dapetnya ini, di dokter B dapetnya itu, yang ini mahal yang itu lebih murah bla bla bla.. Yuk disimak beberapa fakta seputar vaksin anjing dan kucing ini. Serupa tapi tak sama. --- a thread --- pic.twitter.com/bAa2nIqURz

06/08/2020 20:47:37 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Ayuta @yutaberry

Sebelumnya, aku mau jelaskan dulu kalau thread ini tidak bermaksud untuk mempromosikan ataupun menjelekkan suatu merk. Percayalah, semua vaksin yang masuk ke Indonesia adalah dari merk yang terbaik dan teruji kualitasnya 😊

06/08/2020 20:51:31 WIB
Ayuta @yutaberry

Biar pada ngga nanya lagi, vaksinasi pertama pada anjing kucing dapat diberikan pada usia 8 minggu, kemudian dibooster lagi pada usia 12 minggu, lalu vaksin berikutnya pada usia 16 minggu. Hewan yang divaksin harus dalam kondisi sehat yaa. Dan sudah diberikan obat cacing.

06/08/2020 20:58:19 WIB
Ayuta @yutaberry

Yaahh ada yang kelewat. Semua informasi yang aku sampaikan di sini bersumber dari fakta, vet med journal/forum, dan WSAVA Guidelines yaa. Ngga cuma asal nyerocos aja 😉

06/08/2020 21:04:44 WIB
Ayuta @yutaberry

Hewan yang divaksin terlalu cepat, pembentukan antibodi terhadap virusnya bisa jadi gagal atau ngga bagus. Soalnya ada yang namanya antibodi maternal. Antibodi maternal ini didapat dari induk, dan akan bertahan kurang lebih 6-8 minggu, makin lama makin berkurang proteksinya.

06/08/2020 21:09:29 WIB
Ayuta @yutaberry

Tapiii... seberapa kuat antibodi maternal juga tergantung dari indukannya. Kalau induknya antibodinya bagus, ya akan menurunkan kekebalan yang bagus juga ke anaknya. Indukan yang ngga pernah vaksin atau ga bagus antibodinya, ya ngga memberikan proteksi maksimal ke anak-anaknya.

06/08/2020 21:11:51 WIB
Ayuta @yutaberry

Beda cerita lagi sama stray puppy/kitten yang diabaikan induk atau terpisah dari induknya sejak dini. Yang begini, pastinya dapat asupan ASI ngga cukup, sehingga proteksi antibodi maternal yang didapat juga ngga maksimal. Itupun kalau induknya punya antibodi yang bagus.

06/08/2020 21:15:35 WIB
Ayuta @yutaberry

Bila divaksin terlalu cepat, antibodi maternal malah akan 'melawan' virus yang didapat dari vaksin sehingga kekebalan terhadap vaksin tidak terbentuk. Makanya penting untuk melakukan vaksinasi pada usia yang tepat dan melakukan booster pada waktu yang tepat pula.

06/08/2020 21:19:09 WIB
Ayuta @yutaberry

Udah paham ya sampai sini soal kapan hewan harus divaksin. Dan kalau pada usia yang seharusnya (8 w, 12 w, 16 w) tapi belum dapet vaksin, ya nanti tetap harus divaksin juga. Dan booster juga. Intinya, vaksinasi pada hewan peliharaan itu hukumnya wajib. WAJIB.

06/08/2020 21:27:11 WIB
Ayuta @yutaberry

Nah, ngomongin wajib, ngga semua jenis vaksin itu wajib buat anjing kucing. Vaksin yg WAJIB adalah yg memberikan proteksi terhadap virus sbb: Dog: CDV (distemper), CPV (parvo), Adenovirus (Hepatitis). Cat: FPV (panleukopenia), FCV (calici), FHV (rhinotracheitis). Dan Rabies.

06/08/2020 21:37:35 WIB
Ayuta @yutaberry

Selain yg disebutkan di atas, artinya vaksin tersebut tidak wajib. Kenapa ga wajib? Ini disesuaikan sama kondisi penyebaran penyakit di daerah masing-masing. Selain itu, efektivitas terhadap vaksin tersebut juga bisanya kurang. Dan mayoritas adalah vaksinasi terhadap bakteri.

06/08/2020 21:42:45 WIB
Ayuta @yutaberry

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri, masih bisa ditangani dengan baik lewat pemberian antibiotik, asal penyakitnya cepat terdeteksi. Vaksinasi terhadap bakteri ini juga durasi kekebalannya pendek, makanya perlu diulang tiap tahun.

06/08/2020 21:45:33 WIB
Ayuta @yutaberry

Contoh yang termasuk bukan vaksin inti (wajib), artinya vaksin ini merupakan pilihan tambahan aja. Misalnya: Dog: parainfluenza, coronavirus, bordetella (kennel cough), leptospira. Cat: Chlamydia, FIV, FeLV, FIP.

06/08/2020 21:52:25 WIB
Ayuta @yutaberry

Jadi, kalau hewan peliharaan kalian ngga dapet salah satu dari vaksin tambahan tersebut, ya jangan sedih. Bisa dilengkapi, bisa engga. Mencegah lebih baik daripada mengobati, iya juga sih. Kalau keduluan kena sakit, ya segera diobati.

06/08/2020 21:57:11 WIB
Ayuta @yutaberry

Nah, sekarang udah ngerti kan, jenis vaksin mana yang merupakan vaksin inti (wajib) dan mana yang merupakan vaksin tambahan aja. Balik lagi, vaksin tambahan ini disesuaikan sama kejadian penyakit di daerah masing-masing dan kebutuhan hewannya ya.

06/08/2020 22:02:07 WIB
Ayuta @yutaberry

Sekarang kita ngomongin merk vaksin. Sebenernya gimanaaa gituu mau ngebahas ini, tapi masih banyak banget pet owner dan bahkan mungkin vet nya sendiri belum paham betul soal ini. Sekali lagi, ini bukan mempromosikan/menjelekkan suatu merk ya. Ini sekedar berbagi info aja 😊

06/08/2020 22:05:52 WIB
Ayuta @yutaberry

Mungkin rekan vet dan pet owners sudah familiar dengan dua nama besar company yang memproduksi vaksin yang kita pakai di Indonesia ini: 1. Merial (Eurican, Purevax RCP, Rabisin, Pneumodog), 2. Zoetis (Vanguard, Fellocell, Defensor, Bronchin) Ada juga company MSD (Nobivac).

06/08/2020 22:13:38 WIB
Ayuta @yutaberry

Setiap company yg memproduksi merk vaksin tersebut, pastinya punya keunggulan masing-masing. Misalnya banyaknya varian vaksin yg diproduksi (berbagai macam penyakit), tipe vaksin dan pelarutnya (modified live virus, killed virus, adjuvant/non-adjuvant), strain virus yang dipakai.

06/08/2020 22:20:30 WIB
Ayuta @yutaberry

Kita ngga bahas semua ya, cukup poin pentingnya aja. Terutama ngomongin strain virus yang dipakai. Tiap dapur, pastinya punya racikan resep masing-masing kan. Malah mungkin ada yang sifatnya rahasia, atau mungkin dipatenkan oleh satu company saja.

06/08/2020 22:23:58 WIB
Ayuta @yutaberry

Strain virus ini jadi penting, karena berpengaruh besar terhadap proteksi antibodi yang terbentuk. Apalagi kalau ingin melakukan booster vaksin. Karena, pada kenyataanya, tidak semua merk vaksin memakai strain virus yang sama (untuk jenis virus tertentu).

06/08/2020 22:29:49 WIB
Ayuta @yutaberry

Wajib untuk diketahui rekan vet dan pet owners, bila ingin melakukan booster vaksin pada hewan muda, seharusnya menggunakan merk vaksin yang sama. Booster disini khususnya untuk vaksin kedua/ketiga dan vaksin setahun setelahnya ya. Bukan untuk vaksin tahunan berikutnya.

06/08/2020 22:35:48 WIB
Ayuta @yutaberry

Misalnya pada anjing, bila vaksin pertama menggunakan Eurican 4, maka seharusnya vaksin booster kedua dan ketiga serta setahun berikutnya menggunakan Eurican 6. Atau bila vaksin pertama pake Vanguard, boosternya ya Vanguard Plus CV, Vanguard 5L4CV.

06/08/2020 22:39:31 WIB
Ayuta @yutaberry

Kalau kucing, bila vaksin pertama menggunakan Purevax RCP, berarti vaksin boosternya harus Purevax RCP juga. Begitu pula setahun setelahnya. Bila menggunakan Fellocell 3, boosternya harus Fellocell 3 atau Fellocell 4. Untuk setahun pertama yaa ini pemirsa.

06/08/2020 22:42:34 WIB
Ayuta @yutaberry

Kenapa kok booster harus merk yang sama? Karena ternyata merk-merk tersebut, beberapa virusnya mengandung strain yang berbeda. Terutama untuk strain leptospira pada anjing, dan strain calicivirus pada kucing.

06/08/2020 22:46:32 WIB
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!