Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Kisah Mengharukan Pelajar-pelajar Indonesia, Malaya, dan Brunei Selamat dari Bom Hiroshima, Di Tengah Rasa Takut Mengevakuasi Penghuni Aseama dari Puing

Tread by: @potrerlawas
0
LH Yusuf @LhYusuf

Peristiwa bersejarah hari ini : 06 Agustus 1945, jam 08.16, "Little Boy" bom atom dijatuhkan oleh pesawat "Enola Gay " di atas Hiroshima Jepang. Bom atom ini menewaskan 80rb orang dan 60rb orang lagi akibat radiasi radio aktif. pic.twitter.com/MF0qJgaypE

06/08/2018 04:21:06 WIB
Expand pic
Expand pic
erlangga greschinov. @Greschinov

Tahun 1961, Uni Soviet membuat percobaan peledakan bom nuklir paling besar sepanjang sejarah manusia. Si bom dinamai царь-бомба (tsar bomba; bom kaisar). Bom ini berdaya ledak 3.600 kali dari Bom Hiroshima hingga gelombang kejut yg dihasilkannya mengelilingi bumi sampai 3 kali. pic.twitter.com/z8a5ncRHPe

27/12/2018 18:40:57 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas

Berbagi potret dan cerita. Menziarahi dan mengobrolkan masa lalu, mengingat kini. Kontak: suratpotretlawas@gmail.com

instagram.com/potretlawas

Potret Lawas @potretlawas

73 tahun lalu, saat bom atom menghancurkan kota Hiroshima, 5 mahasiswa Indonesia dan masing seorang² dari Malaya dan Brunei selamat dari maut. Kiri ke kanan: Berdiri: Tarmizi 🇮🇩, bapak angkat, Pengiran Yusof 🇧🇳. Duduk: Hasan Rahaya 🇮🇩, Abdul Razak 🇲🇾, Arifin Bey 🇮🇩. pic.twitter.com/kQLqqELtDn

06/08/2018 22:45:22 WIB
Expand pic
Potret Lawas @potretlawas

Mereka bagian dari 南方特別留学生, program belajar bagi warga daerah pendudukan Jepang wilayah selatan. Total semuanya 205, 81 antaranya dari Indonesia. Mereka berangkat dalam 2 periode: Mei 1943 dan April 1944. Untuk kemudian masuk sekolah bahasa dulu selama setahun.

06/08/2018 23:19:40 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Baru setelahnya ke universitas. 7 orang yang disinggung di awal masuk Hiroshima Bunrika Daigaku. Saat Hiroshima dibom, Arifin, Hasan, Abdul Razak, dan Yusof tengah di dalam kelas. Mendadak cahaya seperti kilat terlihat dari luar, tanpa suara, diikuti runtuhnya kelas mereka.

06/08/2018 23:38:45 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Dalam kesaksiannya, Arifin menyebut mereka tak sadarkan diri. Begitu siuman dan keluar dari reruntuhan kelas yang terbuat dari kayu, suasana seperti maghrib. Di jalan orang berlarian, sebagian besar dg pakaian compang camping dan hangus. Gedung beton rata. Kebakaran di sana sini.

06/08/2018 23:49:41 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Ngerinya keadaan membuat mereka lari ke asrama yang ternyaya juga telah rata. Di tengah rasa takut mereka mengevakuasi penghuni asrama dari puing. Antara yang diselamatkan adalah Adil Sagala, kemungkinan juga Tarmizi. Penyintas lain, Muskarna Sastranegara, sedang di luar kota.

07/08/2018 00:03:34 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Dalam satu wawancara, Arifin menyebut Senin itu hari terpanjang dalam hidupnya. Bantuan pertama baru tiba menjelang pagi hari berikutnya: roti dibagikan dan diberitahu agar tak minum air sungai. Namun mereka belum selamat sepenuhnya. Masih ada 10 hari hingga penyelamat datang.

07/08/2018 00:17:11 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Dalam 10 hari itu mereka berkemah di halaman kampus. Memasak apa yang ada, karena jatah makanan dari pemerintah kota terbatas. Mahasiswa yang luka dirawat sebisanya karena rumah sakit penuh. Baru di hari ke sepuluh wakil pemerintah Jepang datang dan membawa mereka ke Tokyo.

07/08/2018 00:23:18 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Lalu bagaimana nasib para penyintas tsb? Sebagian lanjut studi di sana, lainnya pulang. Semua kini sudah wafat. Hasan Rahaya kelak jadi anggota DPA. Beliau ayah @FerdyHasan. Arifin Bey seorang jurnalis-akademikus di Indonesia dan Jepang. Doktor ilmu politk dari @Georgetown.

07/08/2018 07:40:00 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Abdul Razak dikenal sebagai pionir-pegiat kajian Jepang di Malaysia. Nama Adil Sagala mungkin jarang dikenal. Namun beliau salah satu pendiri Supermie. Yusof menjadi Menteri Besar Brunei. Juga penulis. Tarmizi dan Muskarna Sastranegara wafat sebelum 1983, juga akademikus.

07/08/2018 07:51:04 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Oh, ya. Selain mereka, dua mahasiswa meninggal bersama ribuan korban lain: Nik Yusuf (Kelantan) dan Syed Omar (Johor). Nik meninggal sekira sehari setelah bom. Omar wafat di Kyoto, 3 Sep. Ia dirawat setelah mengeluh letih saat dalam perjalanan ke Tokyo bersama yang lain.

07/08/2018 12:11:32 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Memoar Arifin Bey di Berkala Ilmu Kedokteran FK UGM, Sep 1989 bisa dibaca di: goo.gl/dKd3v1 Bagi kami beliau 2 kali lepas dari maut. Usai 1965 rumor kaitkan kerjanya sbg editor Indonesian Herald dg G30S hingga harus "dipinjamkan" sbg peneliti ke Jepang sampai 1984.

07/08/2018 13:21:20 WIB
Yogi Adi Pasetya @yogiadiprasetya

@potretlawas Aku membayangkan gimana rasanya kuliah di Jepang tahun 40an,

07/08/2018 08:21:42 WIB
Yogi Adi Pasetya @yogiadiprasetya

@aldi_lho @potretlawas kata prof ku, 1960an kondisinya mirip dengan indonesia sekarang, masyarakatnya sangat beragam tidak kaya jepang sekarang yang cenderung homogen, makannya 1940an pasti jepang beda banget sama jepang sekarang.

07/08/2018 11:56:13 WIB
AL 🤓☕ @aldi_lho

@yogiadiprasetya @potretlawas Ak sendiri membayangkan Jepang cuma dari novel Musashi saja mas, jadi belum terlalu bisa memahami. Tapi kalau 1960an seperti yang dikatakan prof tersebut benar, sepertinya menyenangkan mas.

07/08/2018 11:59:18 WIB
Potret Lawas @potretlawas

Tentang kesaksian para pelajar asal Indonesia di Jepang masa tsb antaranya bisa baca Suka Duka Pelajar Indonesia di Jepang Sekitar Perang Pasifik 1942-1945, terbitan Antarakarya (1990). @aldi_lho @yogiadiprasetya 🙏

07/08/2018 13:05:57 WIB
𝗱𝗶𝗺𝗮𝘀 𝗮𝗱𝗶𝘁𝘆𝗮 @ongisamid

@potretlawas @aldi_lho @yogiadiprasetya Mungkin salah satu pelajar Indonesia "jebolan" Jepang paling masyhur saat bom atom melanda adalah Yoga Sugama, tp sayangnya di buku-buku (tentang) beliau tidak ada yg mengisahkan secara spesifik peristiwa itu

07/08/2018 13:20:10 WIB
agung purwa @prwgng

@ongisamid @potretlawas @aldi_lho @yogiadiprasetya Soegomo belajar di Tokyo yang relatif aman. Wajar jika tak banyak yang ia ketahui, selain mungkin dari berita. Saya sendiri sebak tiap baca memoar Arifin Bey ini twitter.com/potretlawas/st…

07/08/2018 13:30:21 WIB
𝗱𝗶𝗺𝗮𝘀 𝗮𝗱𝗶𝘁𝘆𝗮 @ongisamid

@prwgng @potretlawas @aldi_lho @yogiadiprasetya Tepat, Yoga di Tokyo, tapi bukan cuma dia mungkin, hampir semua warga mungkin tak begitu mengetahui apa yg benar2 terjadi mengingat begitu ketatnya sensor media

07/08/2018 13:34:33 WIB
ಠ_ಠ @_JeanChoux_

@potretlawas alumni-alumni jepang ini kemudian jadi apa ya sekembalinya ke tanah air?

06/08/2018 23:28:43 WIB
Itubuku @itubuku

@_JeanChoux_ @potretlawas Bey Arifin penulis terkenal tuh. Tokoh juga.

06/08/2018 23:57:40 WIB
Load Remaining (5)

Comment

No comments yet. Write yours!