Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

5 Tim dengan Pertahanan Sulit Ditembus

Ada beberapa tim yang bersinar di sisi pertahanan pada musim ini. Biasanya, hal itu disebabkan karena materi pemain yang mumpuni. Kerja sama yang erat juga menjadi kunci dalam membangun pertahanan yang kukuh.
0
URL bolaskor.com 5 Tim dengan Pertahan Terbaik Berikut ini adalah lima tim dengan lini pertahanan terbaik: 719

BolaSkor.com - Kompetisi liga telah memasuki tahap terakhir. Beberapa tim menorehkan catatan apik termasuk pada sisi pertahanan. Tak heran mereka berada di klasemen papan atas.

Selain mencetak gol, pertahanan adalah bagian penting dalam sepak bola. Jika abai, sebanyak apa pun gol yang dicetak menjadi tak maksimal lantaran lawan juga bisa mendulang gol dengan mudah.

Ada beberapa tim yang bersinar di sisi pertahanan pada musim ini. Biasanya, hal itu disebabkan karena materi pemain yang mumpuni. Kerja sama yang erat juga menjadi kunci dalam membangun pertahanan yang kukuh.

Berikut ini adalah lima tim dengan lini pertahanan terbaik:

Real Madrid - kebobolan 25 gol (38 pertandingan)

Zinedine Zidane terkesan fokus meningkatkan kualitas serangan Real Madrid pada musim ini. Namun, kenyataannya, performa lini belakang El Real juga menanjak.

Sergio Ramos dan Raphael Varane berduet dengan luar biasa. Keduanya tampil tenang dan pandai membaca arah serangan lawan. Hal tersebut tak terlepas dari kerja sama yang terlatih selama beberapa tahun terakhir.

Pemain lain yang pantas mendapatkan pujian adalan Dani Carvajal dan Marcelo. Keduanya menemukan angin segar usai Zidane kembali. Sisi sayap pertahanan Madrid kuat dalam bertahan dan menyerang.

Selain itu, peran Thibaut Courtois juga tidak bisa dilupakan. Meski sempat dicibir pada musim lalu, Courtois membuktikan pantas menyandang status pemain Madrid. Sementara itu, jangan dilupakan pemain pelapis seperti Ferland Mendy dan Eder Militao.

Atletico Madrid - kebobolan 27 gol (38 pertandingan)

Atletico kehilangan tiga dari empat pilar di lini belakang pada awal musim ini. Tak heran, beberapa kalangan berpendapat kekuatan pertahanan Atletico akan melemah. Namun, itu tidak terjadi.

Amunisi baru seperti Pemain baru Felipe, Mario Hermoso, Kieran Trippier dan Renan Lodi memberikan tambahan kualitas untuk pemain yang tersisa. Jose Gimenez juga layak mendapatkan pujian usai tampil dengan konsisten.

Satu di antara pemain lain yang bersinar di sektor pertahanan Atletico adalah Jan Oblak. Pemain yang dikaitkan dengan Chelsea itu melalukan beberapa aksi penyelamatan yang berbuah poin.

Bayern Munchen - kebobolan 32 gol (34 pertandingan)

Pada awal musim, Bayern diprakirakan akan menjadikan Niklas Sule dan Lucas Hernandez sebagai pasangan baru pada posisi bek tengan. Namun, cedera jangka panjang yang menerpa kedua pemain membuat Bayern memutar otak.

Jerome Boateng dan David Alaba ditarik menjadi bek tengah. Sementara itu, Benjamin Pavard digeser pada posisi kanan dan Alphonso Davies menempati sayap kiri.

Taktik darurat tersebut ternyata berbuah manis. Bayern Munchen menjadi satu di antara tim dengan catatan kebobolan sedikit pada musim ini.

Liverpool - kebobolan 33 gol (38 pertandingan)

Liverpool menjadi juara Premier League musim ini. Satu di antara kuncinya adalah pertahanan yang impresif.

Virgil van Dijk masih menjadi pemegang tongkat komando di sisi belakang. Pemain internasional Belanda itu memiliki tugas memimpin para pemain lain di lini pertahanan. Selai itu, Van Dijk merupakan guru bagi teman duetnya, Joe Gomez.

Pertahanan Liverpool kian komplet usai Trent Alexander-Arnold dan Andy Robertson juga tampil brilian. Meski dikenal gemar membantu serangan, namun keduanya tidak lupa tugas utama untuk bertahan.

Tambahan tenaga lainnya adalah Allisson. Kiper asal Brasil itu melakukan penyelamatan sulit untuk membawa The Reds meraih kemenangan.

Inter Milan - kebobolan 36 gol (38 pertandingan)

Inter Milan menjadi tim dengan pertahanan paling kuat di Serie A. Dari 38 pertandingan, gawang Nerazzurri hanya kebobolan 36 kali.

Kedatangan Antonio Conte membuat Inter Milan beralih menggunakan skema tiga bek. Dengan taktik tersebut, Inter dimungkinkan bertahan dengan lima pemain. Tambahan dua pemain lainnya datang dari sisi sayap.

Stefan de Vrij masih menjadi pemain paling sentral. Setelah itu, ada pengalaman Diego Godin yang menghadirkan perbedaan.

Inter Milan juga masih memiliki bintang lainnya yakni Milan Skriniar. Sedangkan, penampilan bek muda, Alessandro Bastoni juga layak mendapatkan acungan jempol.

Hadirnya para bek tersebut membuat Samir Handanovic nyaman di bawah mistar gawang Inter Milan. Ketika bertahan, La Beneamata juga mendapatkan bantuan dari pemain tengah seperti Nicolo Barella dan Marcelo Brozovic.

Comment

No comments yet. Write yours!