Pacar Saya Hamil 1 Bulan dan Saya Ingin Tanggung Jawab dan Bilang Orang Tuanya, Tapi Dia Melarang Bahkan Mengancam Saya

Thread by @pernahjadisuami
4
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Saya seorang pria. 8 bln pacaran saya diberitau oleh pacar saya kalau dia sedang hamil 1 bulan dan dia minta tanggung jawab. Saya tanggung jawab. Saat itu saya ingin jujur ke orang tua dia kalau dia hamil. Tapi dia melarangnya. Dia ancam saya. (Based on my story) -a thread. pic.twitter.com/CQFS14GjbB

02/08/2020 15:24:18 WIB
Expand pic
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Dan benar. Dia kabur dari rumah dan menemui saya. Kami LDR, berbeda kota. Saat itu saya sadar. Sangat bahaya kalau saya beri tau orang tuanya. Baru niat saja, dia memilih kabur. Takut juga ada apa-apa dengan kandungannya, atau mungkin bisa bikin dia setres.

02/08/2020 15:25:33 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Dua minggu dari situ. Kamu menikah. Kami menikah di kota saya. Saya mengerti kondisi keluarga mereka. Mobil saya, saya jual. Tabungan saya habis. Ya buat nutupin aib yang bisa bikin 2 keluarga ini malu kalau orang lain tau kami sudah punya calon bayi.

02/08/2020 15:26:21 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Oh iya, saya tidak jadi kerja di jepang demi nikah dengan dia. Demi dia dan anak yang ada di perut. Saya nganggur berbulan-bulan. Tapi saya bisa cek USG, yang harganya lumayan setiap bulannya. Dan sampai akhirnya di awal bulan tahun ini. Saya dapat kerja.

02/08/2020 15:28:22 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Kebetulan kerjaan saya ada di kota dia. Jadi kami menumpang dulu selama 1 bulan di rumah orang tua dia. Sampai akhirnya kami mengontrak. Baru 2 hari tinggal di kontrakan. Dia ngerasain mules. Waktu itu jam 3 malam. Saya pun langsung bawa dia ke bidan terdekat.

02/08/2020 15:29:12 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Sampai di bidan, ternyata dia udah pembukaan 4. “Mau sampai kapan kamu ga ngomong?” Kata saya sambil menuntunnya berjalan untuk mempercepat pembukaan. “Kalau dede udah keluar aja.” “Ga bisa. Kamu ga bisa hadapi ini sendiri. Kamu butuh mereka.”

02/08/2020 15:33:25 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Saya izin dia untuk keluar. Tangan ini gemetar saat mencari kontak mertua di wa. “Halo, mah..” “Iya ada apa?” “Gini, sekarang *** ada di bidan, udah pembukaan 4.” Mertua kaget sekagetnya. Di ujung salam pun masih terdiam. Mau gimana lagi. Memang ini yang harus saya lakukan.

02/08/2020 15:34:09 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Tak lama. Mertua datang. Kaka, istrinya pun datang. Semua seakan baik" saja. Saya tunjukkan dia ada di mana. Saya selalu menunggu di samping dia. Tangan saya dicakarnya efek menahan mulas. Saya ikhlas, kalau itu membuat dia lebih baik. Rambut dijambaknya. Aku pun merelakannya

02/08/2020 15:38:40 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Tiba-tiba ada pesan dari mama saya melalui wa. Oh iya, sebelumnya saya tidak lupa memberi tau orang tua saya melalui chat wa. Mungkin mereka sama kagetnya. Saya harap mereka pun jadi datang ke sini untuk melihat cucu pertamanya lahir. Saya pun buka chat wa mama. Saya terkaget.

02/08/2020 15:39:26 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Mataku berkaca. Tertulis, “orang tua *** chat ke wa mama kaya gini.” Di lanjut capture wa chatannya. Dengan bahasa yang arogan. Intinya mertua saya minta tanggung jawab terhadap anaknya ini kepada orang tua saya. Di tambah kakak nya sempat menelepon ayah saya. Dengan kata-kata

02/08/2020 15:40:09 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

tak pantas terucap. Ok, kakaknya di anggap berperan penting dalam keluarganya. Tapi lihat. Tetap kakak nya itu seorang anak. Ga bisa selevel dengan orang tua saya. Bahasa kasar, nada keras. Minta tanggung jawab. Saya nikahin bukan tanggung? Sampai detik ini saya di samping dia.

02/08/2020 15:40:45 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Yang tidak habis pikir oleh saya. Kenapa harus dibahas sekarang? Saya ngasih tau semuanya. Biar dia ada power tambahan saat ngelahirin anak saya. Dia itu butuh dukungan. Kenapa tidak dewasa menepatkan kondisi seperti ini? Saat itu saya kecewa kepada keluarganya. Sangat kecewa.

02/08/2020 15:41:54 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Akhirnya. Jam 12 pas anak saya lahir dengan normal. Anak saya laki-laki. Rambutnya tebal mirip saya. Hidunya mungil mirip mamanya. Tingginya 4,3. Pola kukunya sama dengan saya. Kulitnya putih mirip mamahnya. Tak lupa saya mengazankan anak saya. Tak kuat, air mata saya mengalir.

02/08/2020 15:42:33 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

“Alhamdulillah ASInya banyak bu. Anaknya normal, sehat.” Kata salah satu bidan saat anak saya pertama kali minum ASI. Tiba-tiba ada chat wa dari papa saya. “Coba cek” dengan foto resi transfer. Saya malu rasanya minta uang ke orang tua. Beda aja rasanya kalau udah nikah.

02/08/2020 15:43:44 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

“Nanti diganti pah, makasih.” Balasku singkat. “Jadi ke sini engga pah?” “Engga.” “Kenapa?” “Kondisi tidak mendukung.” “Engga apa-apa pah, udah ke sini aja.” “Setiap orang punya caranya sendiri untuk menjaga hatinya. Papa minggu depan aja ke sana, sekalian nyukurin dede.” “Iya.”

02/08/2020 15:44:28 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Jam 6 sore. Dia sudah bisa pulang. Saya pun bergegas membereskan administasi. Cukup murah. Dan cukup melegakan. Kami pulang ke kontrakan. Mulai lah awal-awal ketidak nyamanan saya muncul. Budaya-budaya yang harus saya lakukan, suruhan mertua. Contohnya,

02/08/2020 15:45:37 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

“Itu bali kubur sama guci!” “Jangan semuanya!” “Pake kandang ayam gitu biar terjaga!” “Kasih lampu!” “Setiap mulai magrib harus nyala!” “Bawa pisau simpan dekat bayi!” Mulai kerasa rumah tangga saya berasa disetirin mertua. Di keluarga saya ga ada ritual seperti itu. Landasannya

02/08/2020 15:46:22 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

saya melakukan karena saya menghargai budaya saja. Tidak ada kepercayaan lain. . Satu minggu saya kelelahan. Kerja, nyuci baju anak saya, nyuci baju saya, nyuci baju kerja saya, nyuci baju dia. Nyuci piring. Nyapu. Mandiin dia, dan ngobatin luka jaitannya. Anak saya nangis.

02/08/2020 15:47:07 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Saya senang. Sudah biasa juga di jepang dulu, pergi sendiri dan pulang sendiri selama 2 tahun. Selama 7 hari saya mengurus semua. Kebayangkan kurang tidurnya gimana. Tenang, saya tetap menikmati. Saya baik-baik saja. Cuman kalau di tempat kerja suka ketiduran aja. Wajar.

02/08/2020 15:47:47 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Akhirnya, Nemi dan Kemi datang. Itu panggilan pengganti nenek dan kakek bagi orang tua saya. Katanya biar ga sama aja dengan orang lain. Ternyata Nemi dan Kemi bawa Stroller. Bawa rujak malasya. Dispenser juga, sama kado parsel perlengkapan bayi dan beberapa set baju.

02/08/2020 15:48:29 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

Ternyata mertua saya tidak datang saat anak saya dipotong rambut. Saya ga mau bahas juga, dan ga ada info juga dari dia. Jadi, semua berjalan seolah biasa aja. Kemi(ayah saya) sepertinya senang sekali, pertama kalinya. Dan posisi anak saya itu sama seperti saya. Anak pertama dan

02/08/2020 15:49:31 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

cucu pertama di keluarga. Tidak lama, Nemi dan Kemi pulang. . Ke esokan harinya. Saat saya menjemur baju. Mertua laki-laki saya datang. Dan menegur saya. “Papa mau ngomong.” . Saat itu kami duduk ber3. Saya, papah mertua, dan dia.

02/08/2020 15:50:01 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

P: Papah sakit hati sama kamu, kenapa kamu ga bilang dari awal kalau *** hamil. Papa merasa tidak dihargai sebagai kepala keluarga. Kamu orang berpendidikan, s1, s2, kuliah di jepang. Masa engga mikir ke sana. Berasa disambar geledeg rasanya saat taut itu.

02/08/2020 15:50:42 WIB
Masih Menjadi Suami @pernahjadisuami

S: Ga bisa pah, saya harus jaga kondisi dia dan kandungannya. Dan saya mengakui itu salah. Semua itu ada penyebabnya. Dia pernah kabur saat saya baru niat mau ngasih tau. Gimana kalau dia setres, gimana kalau dia kabur lagi? Keguguran? Liat niat baik saya, bkn kesalahan sayanya.

02/08/2020 15:51:22 WIB
Load Remaining (324)

Comment

Fahmu Konveksi BDG @fahmutees 10/08/2020 10:12:49 WIB
itulah bahaya pacaran sebelum nikah, ujung2nya zina, nauzubillah...
0