Created on App

(Mana Ada Profesor Freelance) Video Anji Membongkar Ketidakpahaman Orang2, Mengulik Kejelasan Gelar Profesi 'Profesor' Supaya Nggak Ketrigger Lagi

Profesor itu gelar profesi bukan gelar akademik, ada bedanya
3
Terry Perdanawati @tey_saja

Gara2 video yg ada “profesor” itu aku jd sadar klo msh bnyk yg belum tau klo profesor itu jabatan fungsional, bukan gelar akademik. Jd klo org bilang dia profesor berarti logikanya dia berafiliasi dgn kampus & bs dicari infonya di kampus tersebut. Gak ada profesor freelance. 😅

03/08/2020 13:05:15 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Lebih jelasnya gini. Gelar akademik tuh misalnya: sarjana (S1), master (S2), dan doktor (S3). Dpt gelar itu ya caranya lulus kuliah S1/S2/S3 dpt ijazah. Gelar akademik ini melekat sampai kpn pun. Mau nganggur aja di rmh pun kalau dia lulusan S3 ya dia doktor. Ibaratnya gitu.

03/08/2020 13:07:09 WIB
snydez @snydez

@tey_saja makanya di sono, dosen dipanggil professor ya

03/08/2020 13:08:00 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Sedangkan profesor ini jabatan fungsional. Dia adlh dosen yg sudah memenuhi syarat utk diangkat sebagai guru besar (profesor). Jd ya kudu dosen. Buat sampai jd profesor, kudu melalui tingkatan strata akademik dgn salah satu syaratnya: penelitian & publikasi hasil penelitiannya.

03/08/2020 13:10:02 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Kalau di luar negeri, profesor bisa aja full penelitian di kampus & gak ngajar. Tp ttp afiliasinya dgn kampus. Klo di Indonesia, ada tridarma pendidikan. Profesor jg kudu: ngajar, meneliti, pengabdian masyarakat. Plus mempersiapkan juniornya utk jd penggantinya kelak.

03/08/2020 13:14:10 WIB
I Ma'ruf @IirMaruf

@tey_saja @thedufresne Ada Prof riset. Biasanya kerja di litbang.

03/08/2020 13:15:40 WIB
I Ma'ruf @IirMaruf

@tey_saja @thedufresne Tapi ya emang gak yg nganggur sih. 🤣🤣

03/08/2020 13:16:02 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Makanya penyebutannya sering kali gini: Prof X, Guru Besar Ilmu Blablabla, Universitas Apalahgitu. Karena memang afiliasinya ke kampus tersebut. Kampus itu yg mengajukan si calon profesor utk dilantik jd profesor/guru besar setelah memenuhi syarat.

03/08/2020 13:18:30 WIB
space out 🌜 @ifitsfit

@tey_saja bener, pun aku dari kemarin mikirnya gini

03/08/2020 13:29:30 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Dengan penyebutan lengkap seperti itu tadi, menjelaskan si profesor itu ahli di bidang apa. Krn ya gak mentang2 profesor jd pintar di segala bidang. Gak gitu cara mainnya. Profesor mikrobiologi ya jgn kamu tanyain bidang sastra, bisa jd gak tau sedikitpun. Misalnya gitu.

03/08/2020 13:30:37 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Dengan penyebutan lengkap seperti itu tadi, jg bikin orang tau kredibilitas beliau. Contoh: Prof Dr Siti Chamamah Soeratno, Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya UGM. Dah lah sana cuss browsing nama itu. Bakal muncul bnyk info ttg jejak akademik beliau.

03/08/2020 13:30:37 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Krn memang profesor ya gitu, pasti punya karya (penelitian) yg terpublikasi. Udah gitu, mestinya ada beritanya jg pernah jd promotor penelitian seorang doktor. Lha apa lah gunanya punya profesor di kampus kalau gak membantu calon doktor utk penelitian? 💁

03/08/2020 13:30:39 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Jd mestinya jejak akademiknya banyak. Baik jejak akademik (penelitian) atas nama sendiri maupun atas nama orang lain yg dipromotori beliau. Sehingga kalau ada yg ngaku profesor tp jejak akademiknya gak ketemu, sungguh lah wagu. 😅

03/08/2020 13:30:40 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Lalu, jika seorang profesor mengundurkan diri, atau pensiun, maka sejatinya gelar profesor ini jg udah gak dipakai lagi. Namanya juga jabatan kan? Ya kayak presiden/menteri gitu. Kalau udah gak menjabat ya udah gak disebut presiden/menteri lagi. 😉

03/08/2020 13:30:40 WIB
kaf @redfolk

@tey_saja Anu....lipi dan bppt juga punya profesor, profesor riset.

03/08/2020 13:33:34 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Terus udahan gitu gak jadi profesor lagi? Ya iya... 😁 Tapi seperti yg udah ku bilang di awal, gelar akademik (S1/S2/S3) akan tetap melekat sampai kapan pun. Jd udah gak profesor ya tetap Doktor. Maka tetap akan disebut sebagai Doktor X.

03/08/2020 13:35:54 WIB
Joko Setiyono @segopecels

@tey_saja tak ada yang mustahil bagi orang bodoh😂

03/08/2020 13:37:25 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Tambahan yak! 😉 Ada juga profesor riset yg gelarnya ada tulisannya “Riset”. Contoh: Prof. (Riset). Dr. Sumarno, M.Sc. Afiliasinya ke Litbang Pertanian. Jd tetap berafiliasi ke lembaga riset. Enggak freelance. Kudu ada lembaganya. twitter.com/iirmaruf/statu… twitter.com/iirmaruf/statu…

03/08/2020 13:39:24 WIB
Ni Wayan Yessinta @wayanye12

@tey_saja kalo g afiliasi di kampus bs aja afiliasi dg instansi sih contoh litbang or etc. tapi ya tetep ada afiliasi instansi di dalamnya. kalo ga ada...........

03/08/2020 13:40:55 WIB
Diah Ayu Ambarsari @diahayuas

@tey_saja Mungkin klaim dari masfajar ini ada benernya yaa 🤣🤣 pic.twitter.com/gTKChOX2nx

03/08/2020 13:41:50 WIB
Expand pic
Terry Perdanawati @tey_saja

Jd gampangannya mah kalau mau tau seseorang beneran profesor apa bukan ya emang jalur pertamanya adalah cari penelitian yg terpublikasi di jurnal. Wajib bgt lah gak mungkin enggak. Wong ini syarat jhe. 😅 Jalur kedua, cari lembaga afiliasinya (kampus atau litbang & yg sejenis).

03/08/2020 13:43:33 WIB
PERI JAHAT @airisk_

@tey_saja Mungkin yg itu profesor dari alam ghaib jadi gabisa dilihat penelitiannya pake google bisanya pake mata batin

03/08/2020 13:47:27 WIB
Terry Perdanawati @tey_saja

Jd pernyataan “cari guru yg jelas sanad-nya” ini menurutku ga cuma berlaku buat guru ngaji. Tp guru apapun. Kudu jelas sanad keilmuannya. Lulusan mana, afiliasinya dgn lembaga mana, bidang keahliannya apa. Biar ga asal ada org “kelihatan pinter” aja terus langsung percaya. 😅

03/08/2020 13:51:37 WIB
Load Remaining (110)

Comment

No comments yet. Write yours!