Viral Kasus Gilang, Predator Berkedok Riset Akdemik: Ini Hak Kita Sebagai Subyek dan Kode Etik Penelitian yang Melibatkan Responden Manusia

Thread by: @zahraamalias
0
Zahra Amalia @zahraamalias

PhD Student in Sociology @UCSanDiego • Political Sociologist • Social movement strategy & repertoire, social class, welfare politics, poverty & development.

Zahra Amalia @zahraamalias

Karena lagi rame eksploitasi berkedok penelitian akademis, aku mau jelasin sedikit tentang hak orang lain sebagai subyek penelitian kita. Penelitian yang melibatkan manusia lain ga bisa seenaknya. Apa aja sih kode etik penelitian yang melibatkan subyek/responden manusia? pic.twitter.com/AE5wJpaCHV

30/07/2020 17:18:19 WIB
Expand pic
Zahra Amalia @zahraamalias

Mengacu pada Belmont Report, ada 3 elemen etik riset: 1. Menghormati manusia lain (termasuk otonomi mereka untuk membuat keputusan) 2. Manfaat (membatasi kerugian dan memaksinalkan keuntungan dari riset) 3. Keadilan (ga boleh cuma menguntungkan sepihak dan merugikan yang lain) pic.twitter.com/hhw8kV1oX8

30/07/2020 17:18:35 WIB
Expand pic
Zahra Amalia @zahraamalias

Aku bakal ngomong lebih jauh tentang prinsip nomer 1. Buat menghormati responden/subyek kita, prinsipnya, mulai dari wawancara, eksperimen, observasi, bahkan survei sekalipun peneliti kudu dapet CONSENT dari orang lain yang jadi subyek/responden dalam penelitian kita.

30/07/2020 17:18:38 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Apa itu consent? Consent merupakan izin melakukan penelitian yang melibatkan orang lain sebagai subyek. Di situ dijelaskan penelitiannya tentang apa dan risiko apa saja yang muncul dari partisipasi sang subyek dalam penelitian itu. Consent itu hukumnya WAJIB.

30/07/2020 17:18:39 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Biasanya consent tertulis & kudu ditandatangani subyek. Di situ juga dicantumkan kontak yg bisa dihubungi bila subyek mau nanya lebih jauh atau mengadu kalau penelitiannya dinilai merugikan. Kalau riset kampus biasanya kontak supervisor/dosbing tesis/skripsi/penelitian kita.

30/07/2020 17:18:40 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Buat yang mau riset dan perlu baca-baca tentang cara bikin form consent bisa googling “informed consent for research” atau klik link ini: oprs.usc.edu/files/2017/04/…

30/07/2020 17:18:41 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Consent sifatnya voluntary, alias sukarela. Ga boleh kita memaksa atau menekan subyek/responden buat berpartisipasi dalam riset kita. Kasus G yg lagi rame jelas menyalahi ini karena sudah memanipulasi “subyeknya” — atau lebih tepat korbannya — buat berpartisipasi di “risetnya.”

30/07/2020 17:18:42 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Selain itu, consent juga mengutamakan kerahasiaan. Jadi, kasus G yang menyebarkan foto “subyek penelitian” lainnya untuk membujuk (memanipulasi!) korban untuk menurut ini itu ga dibenarkan sama sekali. Data responden/subyek HARUS dilindungi kerahasian serta anonimitasnya.

30/07/2020 17:18:43 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Satu lagi hal yang penting: CONSENT BISA DITARIK. Ketika responden kita ga mau lanjut dengan penelitian kita atau mau datanya dihapus, itu terserah mereka. Apapun alasannya, kita harus menghargainya.

30/07/2020 17:18:44 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Selain menyalahi prinsip pertama Belmont Report, “riset” G ini jelas menyalahi prinsip lainnya karena merugikan orang lain. Mulai dari bikin orang lain cemas, ga nyaman, sampai marah. Biasanya kampus/lembaga riset lain ga akan memberi izin penelitian semacam ini.

30/07/2020 17:18:45 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Kampus biasanya punya Institutional Review Board (IRB), yaitu lembaga administratif yang berusaha memastikan semua riset di kampus meindungi hak dan kesejahteraan subyeknya. Setelah kita submit proposal ke dosbing, kita kudu minta “lampu hijau” dari IRB. research.oregonstate.edu/irb/frequently…

30/07/2020 17:18:47 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Perlu diingat, a pass from IRB dan 3 prinsip di Belmont Report penting tapi ga menjamin sebuah riset itu etis. Misalnya, studi dari Bryan et al. (2020) ini dinilai ga etis karena dinilai mempengaruhi relijiusitas seseorang dengan suatu insentif. economics.harvard.edu/files/economic… pic.twitter.com/KywN8Vus0X

30/07/2020 17:19:21 WIB
Expand pic
Zahra Amalia @zahraamalias

I am teling you this supaya kalau di kemudian hari kalian jadi subyek/responden penelitian kalian sadar hak-hal kalian dan ga jadi korban eksploitasi/penipuan kayak di kasus “perbungkusan” itu.

30/07/2020 17:19:24 WIB
Zahra Amalia @zahraamalias

Buat kalian yang masih kuliah dan nanti kudu ngumpulin data buat skripsi (or is researcher in general), take a note of this. Ini penting banget, apalagi buat anak Ilmu Sosial yang kerap bersinggungan sama subyek/responden manusia. Jangan sampe riset kalian ga etis, ya.

30/07/2020 17:19:26 WIB
Sarinah @hooilie_

@zahraamalias @awkarin Iya bgt nih, sedangkan hewan(tikus/kelinci) aja ada kode etiknya loh apalagi manusiaa huhu

30/07/2020 20:44:20 WIB
𝑴𝒖𝒉𝒂𝒎𝒎𝒂𝒅 𝑺𝒐𝒇𝒚𝒂𝒏 @iammsofyan

@zahraamalias @kamalbukankemal Kujuga pernah dijadikan objek penelitian skripsi mahasiswi FKG. Minta foto gigi & rontgen gigi utk meneliti struktur gigi asli keturunan Jawa yg rapi tanpa behel. Entah hasil skripsinya kayak apa, yg pasti peneliti sangat santun dan memberikan imbalan/bingkisan buat rasa trm ksh

31/07/2020 05:58:58 WIB
⇆illa⧖⁷ @seokchrysant

@iammsofyan @zahraamalias @kamalbukankemal kakak sebenernya boleh kok minta hasil skripsinya. itu juga merupakan hak responden. kebanyakan kalau dijadikan tempat penelitian, tempat tersebut meminta hasil skripsinya

31/07/2020 08:56:53 WIB
ada_ide? @pichaarf

@zahraamalias Adalagi... semisal ditawari menjadi subyek penelitian jangan ragu2 bertanya ini tujuannya apa sampai ke risiko dan manfaat buat saya apa? Ethically peneliti atau pengambil data kudu ngejelasin sedetil2nya sampai subyek jelas dan voluntary mau berpartisipasi

31/07/2020 06:15:42 WIB
Oh Ha Rista @haristams

@zahraamalias Aku juga waktu dulu cari sarjana melakukan penelitian pada manusia harus lulus uji etik dulu sekitar 2bulanan nungguin penelitian direview dulu baru bisa dilakukan dan kalau penelitian kek begini kayaknya impossible kalau lulus uji etik gitu deh🤣

31/07/2020 06:32:53 WIB
apelo @indomilkmelon

@zahraamalias Di aku sebelum penelitian juga harus ngurus etiknya dan nanti direview gitu proposal usulan penelitian kita sama komisi etiknyaa. Terus nanti outputnya dapet selebaran inform consent yang udh menjelaskan ttg manfaat & metode penelitian kita scr singkat

31/07/2020 09:56:21 WIB
apelo @indomilkmelon

@zahraamalias Dan bahasanya emang harus dibuat seawam mungkin biar subjek ngertiii. Terus sama ttd di lembar persetujuan subjek penelitian deh. Tapi in Gilang's case dia ngincernya maba atau bahkan anak sma gitu yang mungkin emg belum ngerti etik penelitian ya 😭

31/07/2020 09:58:10 WIB
babu meong @ellaylafr

@zahraamalias Aku nyari responden buat uji organoleptik sirup aja gak bisa maksa :(

30/07/2020 20:31:56 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!