"..jangan lupa permisi," Kisah Mistis Pendakian Gunung Merapi Pada Tahun 1998 #Memetwit

Thread by @RamaKomaruzamn
1
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

⠀ Kisah Mistis Pendakian Gunung Merapi Pada Tahun 1998 A THREAD ⠀⠀ pic.twitter.com/HJ1cfLcpug

30/07/2020 18:21:36 WIB
Expand pic
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Pasca kejadian Mei 1998 yang merenggut banyak nyawa, dan mengubah struktur pemerintahan, banyak sistem pendidikan di daerah saya saat itu mengalami perubahan dan libur berkepanjangan. Alih alih senang liburan, malah stres yang saya dapatkan.

30/07/2020 18:28:29 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Menyaksikan dengan mata kepala sendiri betapa tragisnya kejadian saat membuat ku stres, karena beberapa Minggu tak boleh keluar rumah, terasa seperti terpenjara dirumah sendiri. Untuk mengurangi rasa stres dan menghilangkan penat,

30/07/2020 18:34:28 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

akhirnya kuputuskan untuk meng-iyakan ajakan kakak dari temanku untuk mendaki ke Merapi. Walaupun saat itu masih benar-benar miskin pengalaman, buta trek, tanpa persiapan (peralatan seadanya saja setelah mendengar instruksi dari kakak temanku yang notabene adalah mapala~

30/07/2020 18:37:07 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

~dari salah satu universitas swasta di daerah asal ku solo, Jawa tengah). karena baru pertama kali mendaki, tetap tak menyurutkan semangatku untuk ikut serta dalam perjalanan ini. Hitung hitung ulangin stres setelah mengalami tragedi yang bisa membuat trauma.

30/07/2020 18:40:11 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Apalagi saat itu aku masih SMP, emosi masih labil, dipaksa untuk menyaksikan banyak mayat bergeletak dijalan. Kalian sanggup? Aku tak yakin.. Berani lihat mayat gosong kebakar? Berani liat orang lari kebakar kemudian ditusuk? (Ya pasti ada yang berani) Ah lebay, kaya film.

30/07/2020 18:43:03 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

NO. Itu REALITA. aku termasuk saksi bisu, karena berada pada tempat dan waktu yang salah. Baca artikel, cari berita yang berhubungan dengan tragedi Mei 1998. Ada beberapa aktivitas yang saat itu menawarkan kegiatan untuk proses rehabilitasi mental(udah kaya orang gila kan gue)~

30/07/2020 18:45:48 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

~di daerahku, untuk anak-anak yang menderita trauma, pasca kejadian. Tapi aku tak ingin ikut, aku tak selemah itu (pikirku saat itu) Tapi lama kelamaan perasaan itu muncul kembali, kadang mual, makan ngga nikmat, tai kucing ngga rasa coklat.

30/07/2020 18:47:06 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Akhirnya tawaran untuk mendaki Merapi datang, dan akupun meng-amin-i nya. Keluarga ku pun saat aku berpamit mendaki untuk langsung mengizinkan. Hanya ditanya : "Berangkat sama siapa?" "Naik apa?" That's it... Itu aja....

30/07/2020 18:48:31 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Atau aku salah pamit, pamit sama si Mbah Kakung (kakek) yang notabene adalah seorang veteran anak buah langsung dari presiden Soekarno dan juga Soeharto. (Heh..Kalo diingat ingat sih bikin nyengir kuda, pamit dan minta di khawatirkan sama veteran yang banyak pengalaman pahit nya)

30/07/2020 18:50:18 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Pagi hari, setelah malam mendapatkan undangan untuk ikut mendaki, kami berkumpul di rumah teman yang Kakak nya akan ikut membantu dalam proses pendakian. 6 orang yang ikut termasuk 2 mapala (1 orang perempuan mantan pacar kakak temanku yang sekarang sudah dinikahi nya)~

30/07/2020 18:51:50 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

~yang akan menemani ku dalam perjalanan saat itu. Aku, B, C, D, (baru pertama kali mendaki) X, Z (mahasiswa/wi yang mendampingi kami ber empat) Berangkat dari solo pagi setelah subuh. Ke terminal, kemudian Carter angkutan umum (sejenis mid bus travel) menuju Selo (saat itu~

30/07/2020 18:53:31 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

masih Selo, belum ada new Selo). Sampai Selo saat itu masih pagi, kami pun di instruksi untuk beristirahat dulu, sebelum start pendakian. Entah kenapa sebabnya, saya lupa atau memang tidak diberi tahu, yang pasti kami tidak start mendaki pada hari itu juga,

30/07/2020 18:54:45 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

kami menginap di basecamp dulu semalam, padahal saat itu masih pagi menjelang siang, dan keesokan harinya mulai hiking. Baru pertama kali menginjakkan kaki diarea lereng gunung, merasakan dingin nya, sejuk, ahh.. sensasinya tak akan pernah hilang dirasa.

30/07/2020 18:55:43 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

"Cinta sejati itu bukan selamanya tapi cinta pertama tak akan terlupa" Pagi hari sebelum mulai mendaki, mas Z dan mbak X menginstruksikan untuk membeli bekal yang di butuhkan jika belum membawa dari rumah. Tas ku pun di geledah oleh mas Z,

30/07/2020 18:56:41 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

di keluarkan semua dan di bantu packing dengan benar (Thank you mas, kalau ngga ketemu penjenjangan, saya tak akan kenal gunung sampai nanti punya pacar atau menikah). -Baju, celana panjang, mie 3 bungkus -Roti tawar setengah setel (setengah lagi dibawa teman) -Ransum tentara

30/07/2020 18:58:19 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

-Parafin, korek -Air 2 botol besar -Rokok arda*h (sekarang udah gaada padahal enak beud) Djarum*m, dan 77(-1) Selebihnya peralatan pribadi yang ngga penting banget (karena ngga ada pengalaman) Rokok? Iya saya udah jadi perokok berat waktu SMP (jangan di tiru di rumah~

30/07/2020 18:59:28 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

~tetangga, mending di Warkop aja). Selesai bongkar bongkar, kita diberikan sedikit penjelasan tentang tata Krama pendakian saja oleh mas Z, selebihnya tentang trek, seingat saya tidak ada pemberitahuan nya, mungkin suprise.

30/07/2020 19:00:54 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Matahari masih ramah, dan Selo masih nyaman sebelum menjadi new Selo (rokok sebungkus masih sekitar tiga ribu lima ratus) Oke kamipun start hiking, yeahh.. Seingat saya dulu itu, trek Merapi dominasi tanah liat (kecuali setelah pasar Bubrah) entah kalau sekarang, sudah berapa~

30/07/2020 19:05:31 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

~puluh tahun. Perjalanan yang saya rasakan hanya naik..naikk.. dan terus naik. Sampai akhir sore menjelang magrib kami sampai di area pasar Bubrah. Sepi. Sejauh mata memandang hanya pasir. Tenda pendaki lain? Saya tak melihat, bahkan satu pun.

30/07/2020 19:06:38 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Yang saya lihat saat itu hanya beberapa penduduk sekitar yang akan turun kembali ke desa, entah dari mana mereka. Selebihnya hanya 5 orang teman saya. Mas Z mendirikan 2 tenda. 1 tenda untuk kami berempat. 1 tenda untuk mas Z dan mba X.

30/07/2020 19:08:03 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Seingat saya saat itu masih sore, menjelang Maghrib lah. Setelah tenda selesai pasang frame dan di pasak, akhirnya kami melepas lelah, ketiga teman saya masuk ke tenda, hanya saya yang masih diluar, menikmati kesendirian yang luar biasa hebat, melihat sedikit ke atas di depan ~

30/07/2020 19:08:57 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

saya adalah puncak Merapi. "Tunggu ya" ucapku dalam hati seraya tak sabar untuk bertemu karena penasaran. Malam pun datang, mas Z keluar tenda memberi perintah untuk mengeluarkan bawaan kami dari dalam tas,semua logistik dikumpulkan. Mulailah acara masak memasak dan makan malam

30/07/2020 19:10:20 WIB
Rama KomaruZaman @RamaKomaruzamn

Seingat saya hanya masak air, dan masak mie instan yang walau namanya instan tapi tetap saja harus dimasak (bisa langsung makan sih. Okelah instan, ngga usah didebat). Minum kopi kita.... Ngeroko dulu sambil nunggu mie Mateng, eh ada singkong yang di bawa mas Z, mantab...Pake B

30/07/2020 19:11:26 WIB
Load Remaining (41)

Comment

No comments yet. Write yours!