Kisah Ahli Puasa Dzulhijjah yang Makamnya Dikunjungi Oleh Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat

Thread by @sayidmachmoed
0
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

KISAH AHLI PUASA DZULHIJJAH YANG MAKAMNYA DIZIARAHI NABI SAW DAN PARA SAHABAT Dalam kitab An-Nawadir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah al-Qalyubi Rahimahullah diceritakan Suatu kali Abu Yusuf Ya’qub bin Yusuf Rahimahullah bercerita tentang salah seorg sahabatnya yg unik pic.twitter.com/VOJe1e9dCE

21/07/2020 11:06:21 WIB
Expand pic
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Beliau Rahimahullah org yg wara’ dan takwa meski org2 mengenal karibnya itu sebagai org fasik dan pendosa Sudah dua puluh tahun Abu Yusuf melakukan tawaf disekitar Ka’bah bersamanya Tak seperti Abu Yusuf yg berpuasa trus menerus (dawam) sahabatnya ini sehari puasa sehari berbuka

21/07/2020 11:09:14 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Memasuki 10 hari bulan Dzulhijjah, sahabat Abu Yusuf ini menunaikan puasa secara sempurna kendati Beliau Rahimahullah berada di padang sahara yang tandus. Bersama Abu Yusuf, Beliau Rahimahullah masuk kota Thurthus dan menetap di sana untuk beberapa lama.

21/07/2020 11:09:44 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Di tempat gersang inilah, persisnya di sebuah kawasan reruntuhan bangunan Beliau Rahimahullah wafat tanpa seorang pun yang tahu kecuali Abu Yusuf

21/07/2020 11:10:00 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Abu Yusuf pun keluar mencari kain kafan dan alangkah kagetnya tatkala dirinya kembali menyaksikan kerumunan orang berkunjung mengafani, sekaligus menyalati jenazah sahabatnya tersebut di tempat yang semula tak berpenghuni

21/07/2020 11:11:14 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Karena begitu ramainya, Abu Yusuf sampai tak bisa masuk lokasi reruntuhan bangunan itu. Para pelayat menyebut-nyebut almarhum sebagai orang yang zuhud dan termasuk dari kekasih Allah (waliyyullah).

21/07/2020 11:11:49 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

“Subhanallah, siapa yang mengumumkan kematiannya hingga orang-orang berbondong-bondong bertakziah, menyalati, dan menangisi kepergiannya?” Kata Abu Yusuf.

21/07/2020 11:12:25 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Setelah melalui perjuangan keras, Abu Yusuf akhirnya berhasil menghampiri jenazah sahabatnya tersebut dan terperanjat saat melihat kain kafan yang tak biasa. Pada kain itu tercantum tulisan berwarna hijau: هذا جزاء من آثر رضا الله على رضا نفسه وأحب لقاءنا فأحببنا لقاءه

21/07/2020 11:12:57 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

“Inilah balasan orang yang mengutamakan ridha Allah ketimbang ridha dirinya sendiri; orang yang rindu menemui-Ku dan karenanya Aku pun rindu menemuinya.”

21/07/2020 11:13:17 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Selepas melaksanakan shalat jenazah dan mengebumikannya, rasa kantuk berat menghampiri Abu Yusuf hingga akhirnya tertidur Di dunia mimpi inilah Abu Yusuf menyaksikan sahabatnya yg ahli puasa tersebut menunggang kuda hijau serta berpakaian hijau dengan sebuah bendera di tangannya

21/07/2020 11:14:57 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Di belakangnya ada seorang pemuda tampan berbau harum. Di belakang pemuda ini, ada dua orang tua diikuti di belakangnya lagi satu orang tua dan satu pemuda. “Siapa mereka?” Tanya Abu Yusuf

21/07/2020 11:15:32 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

“Pemuda tampan itu adalah Nabi kita Muhammad SAW Dua orang tua itu adalah Abu Bakar ra dan Umar ra sementara orang tua dan pemuda itu adalah Utsman ra dan Ali ra Dan akulah pemegang bendera di depan mereka,” jelas almarhum sahabatnya dalam mimpi itu.

21/07/2020 11:16:06 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

“Hendak ke manakah mereka?” “Mereka ingin menziarahiku.” Abu Yusuf pun kagum, “Bagaimana kau bisa mendapatkan kemuliaan semacam ini?” “Sebab aku memprioritaskan ridha Allah swt dibanding ridha diriku sendiri dan aku berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah,” jawab sahabatnya.

21/07/2020 11:16:39 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Abu Yusuf pun bangun dari tidur, lalu sejak itu Beliau tak pernah meninggalkan amalan puasa itu hingga akhir hayat.

21/07/2020 11:16:54 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Anjuran memperbanyak amal saleh pada 10 hari pertama Dzulhijjah termaktub dalam beberapa hadits Misalnya hadits riwayat Ibnu ‘Abbas yg ada di dalam Sunan At-Tirmidzi yang mengatakan, “Tiada ada hari lain yang disukai Allah untuk beribadah seperti sepuluh hari ini (Dzulhijjah)”

21/07/2020 11:18:13 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Meskipun disebutkan kata “sepuluh hari”, puasa jika dimulai 1 Dzulhijjah cukup dijalankan sembilan hari karena tanggal 10 Dzulhijjah (juga hari tasyriq: 11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah hari terlarang untuk berpuasa.

21/07/2020 11:18:44 WIB
Sayid Machmoed BSA @sayidmachmoed

Sebagaimana pendapat An-Nawawi sebagaimana dikutip Al-Mubarakfuri dalam Tuhfatul Ahwadzi bahwa yang dimaksud dengan ayyamul ‘asyr (10 hari) adalah 9 hari sejak tanggal 1 Dzulhijjah Semoga bermanfaat 🙏🏿🌹

21/07/2020 11:19:39 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!