Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.
Created on App

Jangan Sampai Salah, Kritik dan Ujaran Kebencian Berbeda Tipis

Netizen harus cermat sebelum mengkritik terutama kritikan yang ditujukan kepada instansi pemerintah. Kritikan tanpa disertai etika bisa berujung ujaran kebencian.
0
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Di jaman serba teknologi kayak sekarang ini, semua orang udah bisa bebas menyampaikan pendapatnya di sosial media. Nggak menutup kemungkinan kebebasan berpendapat di sosial media bisa berujung jadi ujaran kebencian, fitnah, bahkan hoaks nih.

17/07/2020 20:51:36 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Apalagi pas momen-momen COVID19 kayak sekarang ini, udah banyak banget hoaks dan ujaran kebencian yang bahkan bisa dibilang hampir tiap hari seliweran di timeline. Kadang aku sendiri sampe nggak tahan dan milih buat sosmed detox aja karna saking banyaknya.

17/07/2020 20:51:37 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Ujaran kebencian yang ditujukan ke pemerintah atau instansi tertentu juga makin marak. Nggak sampai di situ aja, bahkan merembet sampai ke dunia usaha juga. Apalagi semakin tahun persaingan dunia usaha juga makin ketat.

17/07/2020 20:51:37 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Diduga karena ketatnya persaingan usaha, sekarang banyak banget kampanye hitam yang ngefitnah dan mendiskredit sebuah perusahaan, dengan memanfaatkan keluguan konsumen atau pengguna jasa perusahaan itu.

17/07/2020 20:51:38 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Mengutip dari JPNN, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menghimbau masyarakat buat tetap tenang dan nggak boleh langsung panik ketika dapet informasi yang sumbernya nggak jelas. biasanya kayak gini sering banget aku temuin di WA grup.

17/07/2020 20:51:39 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Kata Pak Yusri gini, "TNI-Polri dan Pemda bersama seluruh masyarakat siap untuk menghadapi segala macam kondisi apapun. Penyebar hoaks bisa dijerat dengan dengan Pasal 45 A ayat (1) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukukan di atas lima tahun penjara,"

17/07/2020 20:51:40 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Karena emang pengguna sosial media nih dari berbagai kalangan dengan latar belakang yang beda-beda, masih banyak yang nggak membekali diri dengan pemahaman menyampaikan pendapat di sosmed.

17/07/2020 20:51:40 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Pengguna medsos masih banyak yang belum bisa membedakan antara menyampaikan kritik dengan ujaran kebencian. Kritik kan sejatinya dalam rangka memperbaiki pendapat /perilaku seseorang bukan didasarkan atas kebencian terhadap orangnya.

17/07/2020 20:51:41 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Secara umum kritik menunjukan dimana letak kesalahannya dan bagaimana solusinya. Menggunakan pilihan kata yang tidak menyinggung perasaan, sopan dan bijaksana. Tetapi, tetap tidak mengurangi ensensi kritiknya.

17/07/2020 20:51:41 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Kalo kata Pak Anwar (Doktor Ilmu Hukum Universitas Airlangga) gini, “Kritik berbeda dengan hujatan, fitnah, ujaran kebencian dan penghinaan. Fitnah dan ujaran kebencian biasanya dilakukan dengan narasi yang menyinggung perasaan.

17/07/2020 20:53:47 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

Bahkan tidak sopan dan tidak bijaksana serta tidak bertujuan memperbaiki pendapat atau perilaku seseorang,”. Nah, ini buat pelajaran juga buat kita semua (khususnya juga buat aku sendiri sih) yang memang masih abu-abu ngebedain kritik dengan ujaran kebencian.

17/07/2020 20:53:48 WIB
ᵖᵉⁿᵍⁱ @feryarifian

kritik menurutku boleh-boleh aja asalkan buktinya kuat dan nggak berujung ke ujaran kebencian. Source: jpnn.com/news/polisi-an…

17/07/2020 20:53:48 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!