Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.
Created on App

"Nagih Utang Bisa Dipenjara, Apesnya Jadi Kreditur di Indonesia" Cara Supaya Tak Terjerat UU ITE Ketika Nagih Utang Secara Online

Mungkin ini bisa jadi solusi
0
LLEB @legabas

Baru-baru ini kan ada kasus seorang ibu yang jadi kreditur malah kena kasus UU ITE gara-gara nagih melaui sosmed. Sebenarnya boleh apa enggak sih? Nah, ada CARANYA supaya gak kena UU ITE kalo mau nagih UTANG online. A THREAD.

16/07/2020 11:15:42 WIB
LLEB @legabas

Balik ke prinsip dasar, yang namanya perjanjian utang, mau lisan atau tulisan (surat, chat di whatsapp), utang adalah utang dan HARUS dibayar. Kalo kata hakim MA, yang ngutang itu punya kewajiban MORAL buat bayar, gak bisa kabur begitu aja.

16/07/2020 11:16:59 WIB
LLEB @legabas

Namanya juga perjanjian (btw, tetap sah kalo pake meterai, btw. Meterai itu cuma tanda bahwa lo bayar bea pajak, bukan syarat sahnya suatu perjanjian), ya harus ditepati dong. Trus kalo yang ngutang malah kabur, gimana?

16/07/2020 11:18:51 WIB
LLEB @legabas

Ada yang namanya SOMASI. Apaan tuh? Somasi itu sederhananya adalah surat teguran dari si kreditur ke si debitur, intinya sih "NIH, lo bayar utang lo yang udah jatuh tempo." Syaratnya apa sih supaya bisa kasih somasi?

16/07/2020 11:21:18 WIB
LLEB @legabas

Syaratnya adalah debiturnya antara (a) terlambat buat bayar atau (b) gak bayar sesuai dengan yg diperjanjikan. Harus dalam bentuk tertentu gak? Enggak, lo kirim surat aja bisa ke debitur lo, jelasin kalo udah si debitur mangkir.

16/07/2020 11:23:23 WIB
LLEB @legabas

Boleh gak sih melakukan somasi di sosial media? Misalnya, lo posting somasi lo di sosmed, kena UU ITE gak? Menurut gue enggak, asalkan lo tulis besar-besar dengan kata "SOMASI" atau "TEGURAN".

16/07/2020 11:26:13 WIB
LLEB @legabas

Secara praktik, ini tuh namanya "SOMASI TERBUKA", udah banyak contohnya kok. Somasi ini diakui di sistem hukum kita dan salah satu cara yang diberikan oleh undang-undang untuk kepentingan kreditur.

16/07/2020 11:28:30 WIB
LLEB @legabas

Kalo lo bikin somasi di sosial media, lo harus secara jelas melakukan disclaimer bahwa teguran ini diberikan menurut Pasal 1238 KUHPerdata, dan memang hak lo sebagai kreditur buat melakukan teguran.

16/07/2020 11:36:23 WIB
LLEB @legabas

Secara hukum, seharusnya hakim yang memutus itu paham bahwa natur dari kasus ini adalah utang-piutang dan gak memutus begitu aja kalau ini adalah ranah UU ITE.

16/07/2020 11:40:20 WIB
LLEB @legabas

Harusnya juga Mahkamah Agung melakukan kajian mendalam mengenai pasal-pasal karet UU ITE ini. Alasannya? Pengadilan bakalan sibuk ngurusin tuntutan pasal karet ini dan mengenyampingkan kasus lainnya.

16/07/2020 11:41:36 WIB
LLEB @legabas

Kira-kira demikian, buat yang mau nagih utang lewat sosmed, harus pintar-pintar pilih kata dan media. Ada strateginya, dan inget pake kata "SOMASI" atau "TEGURAN" dan jelasin bahwa posisi lo adalah kreditur.

16/07/2020 11:44:07 WIB
💙Everlasting Friends💙 @sapphirecloud1

@legabas @HaruDonghae86 Moral of the story: JANGAN MAU DIUTANGIN. JANGAN NGASIH UTANG KE SIAPAPUN! 99% orang kalau pas ngutang aja mukanya semanis anak kucing. Eh giliran ditagih berubah jadi kayak macan kesurupan, playing victim, dan si penagih hutang jadi kayak pengemis.

17/07/2020 08:40:01 WIB
oncom diparut @awdakocan

@kyuhae0 @legabas @HaruDonghae86 the real air susu dibalas dgn air tuba... sdh ditolong ksh pinjam uang, eh malah kabur pas ditagih

17/07/2020 11:35:24 WIB
💙Everlasting Friends💙 @sapphirecloud1

@awdakocan @legabas @HaruDonghae86 Bener banget. Jadi mending ngga usah ngasih utang ke siapapun daripada persahabatan atau persaudaraan rusak gara-gara hutang

17/07/2020 11:44:44 WIB
julid @rezafzzz

@kyuhae0 @awdakocan @legabas @HaruDonghae86 Tpi klo gak ngasih, kya di sangka pelit gituh, bingung sih harus nanggepin nya apa, pengen masa bodo tapi kepikiran terusss, huuu dasar aku

17/07/2020 14:33:41 WIB
oncom diparut @awdakocan

@rezafzzz @kyuhae0 @legabas @HaruDonghae86 iya emaaang.. tp kalo dikasih, emg suka gatau diri.. 90% sih :( 10% lainnya msh beradab.

17/07/2020 14:50:56 WIB
@aisanind

@legabas Tanya beneran, kalo kasus utang piutang karna bisnis. Tp perjanjian hanya lisan, tanpa adanya surat perjanjian. Kalo diproses scr hukum agar org tsb membayar hutangnya scr lunas apakah bisa digugat? Atau malah si pemodal jd kalah?

16/07/2020 21:10:14 WIB
Generalfeldmarschall @lutfanrifqi

@aisanind @legabas Bisa, asal anda memiliki bukti saksi lebih dari satu orang. Ssuai Pasal 1866 KUHPrdt dan Pasal 164 Hir, yakni bukti tulisan(Krn perjanjian lisan mk ini tdk dpke), bukti dengan saksi, persangkaan, pengakuan, dan sumpah. Jadi, kalo mau gugat harus kumpulin bukti" terlebih dahulu.

16/07/2020 22:34:33 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!