Sarpan Dipaksa Mengaku Menjadi Tersangka Pembunuhan: Simak Kisah Kuli Bangunan yang Disiksa Polisi di Sel Tahanan, Dijamin Kamu Bisa Melihat Dunia Terbalik

kenyataannya seperti apa belum ada pemberitaan lebih jauh
0
Si • Bee @Si__Bee

Kuli Bangunan Bonyok Disiksa Polisi di Sel Tahan, Dipaksa Jadi Pembunuh Sarpan mengaku menjadi korban penyiksaan saat berada di sel tahanan. Dia ditangkap untuk jadi saksi kasus pembunuhan. Namun belakangan dipaksa mengakui membunuh & mau jadi tersangka suara.com/news/2020/07/0…

08/07/2020 22:46:06 WIB

Suara.com - Seorang kuli bangunan digebuki polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Polres Deli Serdang, Sumatera Utara. Kuli bangunan itu bernama Sarpan (57).

Sarpan, warga Jalan Sidomulyo Pasar IX Dusun XIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Seumatera Utara (Sumut).

Sarpan mengaku menjadi korban penyiksaan saat berada di sel tahanan. Dia ditangkap untuk jadi saksi kasus pembunuhan. Namun belakangan dipaksa mengakui membunuh dan mau jadi tersangka.

Sarpan pun bisa bebas dan pulang ke rumah setelah kantor Polsek di demo warga. Tapi dia menderita luka memar di sekujur tubuh dan wajahnya.

“Saya menjadi korban keberingasan oleh oknum Polisi di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan. Sebab, di sana dihujani pukulan bertubi-tubi. Padahal, saya sudah mengatakan bahwa bukan pelaku dari pembunuhan itu. Namun, tetap saja disiksa sampai sekujur tubuh dan wajah jadi begini,” cerita Sarpan sembari menunjukkan bekas luka seperti dilansir SinarLampung.

Saat disiksa, Sarpan dipaksa untuk mengakui bila dirinya adalah pelaku pembunuhan terhadap Dodi Somanto (41). Padahal, Sarpan adalah saksi dari pembunuhan tersebut.

Untuk pelaku pembunuhan A (27) sudah ditangkap pasca kejadian oleh petugas Polsek Percut Sei Tuan.

Sarpan menjelaskan, ikhwal penyiksaan yang dialaminya ini terjadi ketika dia di amankan untuk sebagai saksi pembunuhan yang terjadi di Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan pada Kamis 2 Juli 2020 lalu.

“Saat di dalam sel tahanan, saya disuruh ke kamar mandi untuk cuci kaki. Selanjutnya kembali disuruh jongkok dengan diletakan sebatang kayu di belakang lutut. Setelah itu, dari belakang ada beberapa orang menutup mata dan mulut saya, kemudian langsung memukuli di bagian dada dan perut serta diinjak-injak oleh orang yang di dalam tahanan,” jelasnya sambil menangis.

“Saya sudah seperti ‘binatang’ dibuat di dalam sel tahanan. Bahkan ironisnya, saat diinterogasi, oknum Polisi menuding saya telah berselingkuh dengan pemilik rumah, dan ketahuan dengan Dodi Somanto. Dari itu, mengira saya yang membunuh si korban. Padahal, tudingan itu tidaklah benar,” terangnya.

Tak berhenti sampai disitu, kata Sarpan, dia bukan hanya diperlakukan seperti ‘binatang’ dengan cara disiksa. Tapi, juga disetrum di dalam sel tahanan Polsek Percut Seituan.

“Saya sangat menyesalkan tindakan dari oknum Polisi tersebut yang seharusnya jadi pengayom masyarakat, malah melakukan penyiksaan seperti ini,” katanya.

“Padahal, awalnya diamankan untuk dimintai keterangan sebagai saksi, namun hal tersebut berbanding terbalik. Ternyata, sewaktu di dalam sel tahanan disiksa dan diintimidasi dengan disuruh mengaku jika telah membunuh si Dodi Somanto,” sebutnya.

Sarpan mengaku dia bisa bebas dari Kantor Polisi, saat sejumlah warga Jalan Sidomulyo Pasar IX Dusun XIII Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Seituan, datang melakukan aksi demo di depan Polsek Percut Seituan.

“Sejumlah warga datang ke Polsek Percut Seituan meminta saya dibebaskan. Hal itu dilakukan lantaran mendapat keterangan dari istri saya yang melihat kondisi saat di sel tahanan sudah dalam keadaan luka-luka dibagian wajah,” jawabnya.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Percut Seituan, Kompol Otniel Siahaan saat dikonfirmasi soal penyiksaan terhadap Sarpan, saksi kasus pembunuhan di Jalan Sidomulyo Gang Gelatik Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan itu, Kapolsek membantah.

“Tidak benar. Terima kasih atas informasinya,” jawab Kompol Otniel Siahaan lewat pesan Aplikasi WhatsApp.

sumber:
https://www.suara.com/news/2020/07/08/214053/kuli-bangunan-bonyok-disiksa-polisi-di-sel-tahan-dipaksa-jadi-pembunuh

Siregar Margana @ucoxregar

@Si__Bee Seperti biasa. Sadis pada anak negeri, mengabdi pada Cukong dan TKA

08/07/2020 23:07:35 WIB
king_doli @DoliKing

@Si__Bee Coklat sangat perlu di reformasi ..... 🤔

08/07/2020 23:01:00 WIB
合 気 道 @summa_isme

@DoliKing @Si__Bee Si wercok ini sudah saatnya disipilkan di bawah mendagri. Makin lama makin ngelunjak justru melebihi militer. Dan korbannya adalah rakyat. Sekarang mereka sedang dikasih angin segar makanya merajalela menguasai pos2 strategis kekuasaan. Nanti tinggal ganti UU nya, ambyar langsung

09/07/2020 16:02:01 WIB
Dani fabian @dani_dainatu

@Si__Bee @DonAdam68 Jiahh di kaga tau siksaan dan azab Allah bakal lebih dahsyat.klo gk percaya coba lihat org disekitar mu yg zolim saat ujur (harta,tahta,pangkat) gk bisa ngebantu.sakit menahun,lumpuh,keluarga berantaakan,sampe dihinakan dunia akhirat . nauzubillah minzalik

09/07/2020 00:54:16 WIB
🆆1🆉4🆁🅳🅷🐪🅱🆄🅻🆄 @Z41n_Z4rdh_

@Si__Bee @Dewie34292319 Astaghfirullah, playing victim ... Ya Rabb, tunjukkan Qudrah Iradhah MU .... Gak tega ane Bro liatnye ya Rabb

09/07/2020 00:27:35 WIB
sam @samcanon17895

@Si__Bee Udah sering kasus sprti ini terjadi, biasanya org2 ga mampu dijadiin target utk ditumbalin krn ada yg mau cepat dpt promosi jabatan/naik pangkat.

09/07/2020 05:12:36 WIB
Wongcerbon966 @Wongcerbon9661

@Si__Bee Yaa Allooh 😭😭 pak kok biadab banget ya kerakyat 😡😡

09/07/2020 00:10:16 WIB
Embew @youl_af

@Si__Bee Tak ada daya dan kekuatan kecuali dgn pertolongan Allah, yg hak akan menang dan kebathilan akan musnah, hukum dibuat utk melindungi yg benar dan menghukum yg salah, janganlah dibolak balik setiap perbuatan ada balasannya takutlah pd Rabb yg menciptakan jgnlah berbuat dzolim!!

09/07/2020 06:42:32 WIB
Khairy Al Rescha @ReschaKhairy

@Si__Bee @satoedoeasatoe Polisi itu yang kata ny mengayomi ya min ??? 😁😁 emang sekarang kerja nya mukulin rakyat min. ?? Fucek lah

08/07/2020 23:30:28 WIB
Rindi Anindita S.KM @RindiAnindita

@ReschaKhairy @Si__Bee @satoedoeasatoe Bener ko mengayomi. Mengayomi yg punya duit. Yg gapunya duit mah ya gitu, jd pelaku kriminal yg pdhal ga berbuat kriminal.

09/07/2020 08:21:58 WIB
__Aina_Queen🌹 @_H5h_Aina_

@Si__Bee Biadab wercok bangsat, Makin hari makin terungkap busuknya institusi wercok Kata ortu Bukan cerita baru lagi, Klw wercok akhir masanya banyak yg mati menjijikan. Memang begitu tindak tanduknya Yg baik2 hnya mnjadi barang langka Maka institusi ini paling dibenci rakyat. pic.twitter.com/MbXS1uqJEd

09/07/2020 03:42:10 WIB
Febriansyah @Partekto

@Si__Bee Klo gak di demo sama warga tembung mungkin bpk ini sdh jd tersangka. Anak tembung bkn kaleng² cuy!!!

09/07/2020 00:18:39 WIB
Just Anty @AntyJust

@Si__Bee Wercok 062 berani nya sm pribumi doang smg Allah melaknat kalian penyiksa bpk itu

09/07/2020 02:55:08 WIB
fauzi07 @fauzi0716

@Si__Bee Dipaksa mengakui perbuatan yg tidak dilakukannya, ini pelanggaran HAM

08/07/2020 23:57:32 WIB
Freedom Warlord @FreedomWarlord

@Si__Bee Abis ini ga ada lg yg mau jd saksi.. drpd bonyok yee kaan..

08/07/2020 23:57:30 WIB
Load Remaining (131)

Comment

No comments yet. Write yours!