Sekilas Profil dan Jejak Kasus Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Rp1,7 Triliun yang Buron 17 Tahun dan Akhirnya Diekstradisi Dari Serbia

Siapa Maria Pauline Lumowa yang ditangkap dan diekstradisi dari Serbia?
0

Tersangka kasus pembobolan Bank BNI yang sudah menjadi buronan selama 17 tahun, Maria Pauline Lumowa, akhirnya tertangkap dan diekstradisi dari Serbia.

Story Sempat Dua Kali Ajukan Proses Ekstradisi Namun Ditolak: Jalan Panjang Ekstradisi Maria P.. Menkumham sukses menyelesaikan proses ekstradisi terhadap buronan pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia. 259 pv
humasditjenpp @humasditjenpp

Menkumham SUKSES Ekstradisi Buronan Pembobol Bank BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia, Rombongan saat ini sedang dalam penerbangan kembali ke Indonesia #MenkumhamBawaMariaLumowa #TumpasKejahatanTransnasional #KumhamPasti #SahabatPP pic.twitter.com/IBJjWMQth2

09/07/2020 11:02:23 WIB
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Charles PG Hutapea @alleshutapea

Selamat datang kembali di Indonesia untuk Maria Pauline Lumowa..Untuk mempertanggungjawabkan Kejahatan Pembobolan BNI di thn 2002-2003.Semoga awet di Indonesia Hingga Maut menjemput.

09/07/2020 00:17:05 WIB

Profil Maria Pauline Lumowa

Maria Pauline Lumowa adalah perempuan kelahiran Paleloan, Sulawesi Utara, pada 27 Juli 1958.

Diketahui, Maria Pauline merupakan pemilik PT Gramaindo Mega Indonesia.

Maria diketahui berada di Belanda pada 2009 dan sering bolak-balik ke Singapura.

URL Tribun Jatim Profil-Biodata Maria Pauline Lumowa Pelaku Pembobolan BNI Diekstradisi dari Serbia, 17 Tahun Buron - Tribun Jatim Berikut profil-biodata Maria Pauline Lumowa, pelaku pembobolan Bank BNI diekstradisi dari Serbia, 17 tahun buron. 13
Lapas Perempuan Kelas III Pangkalpinang @lpppgk

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif senilai Rp 1,7 Triliun. #MenkumhamBawaMariaLumowa

09/07/2020 10:31:30 WIB

Jejak Kasus Maria Pauline Lumowa

Berdasarkan catatan Kemenkumham, kasus pembobolan ini bermula pada Oktober 2002. Saat itu, Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai US$136 juta dan 56 juta euro atau setara Rp1,7 triliun kepada PT Gramarindo Group, perusahaan milik Maria.

Kecurigaan dimulai saat BNI tetap menyetujui jaminan surat kredit (L/C) dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp. Padahal nama-nama itu tak masuk dalam daftar bank

PT BNI yang mulai curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group akhirnya melakukan penyelidikan pada Juni 2003. Mereka menemukan fakta bahwa perusahaan itu tak pernah melakukan ekspor.

BNI pun langsung melaporkan dugaan surat kredit fiktif ke Mabes Polri. Pada Oktober 2003, kepolisian menetapkan Maria sebagai tersangka. Sayangnya, Maria telah lebih dulu hengkang dari Indonesia ke Singapura sebulan sebelumnya.

Pada 2009, Maria diketahui berada di Belanda. Ia juga sering bolak-balik ke Singapura. Kemenkumham mengklaim telah beberapa kali mengajukan ekstradisi ke Pemerintah Belanda pada 2010 dan 2014.

Pemerintah Belanda menolak dua kali permintaan ekstradisi karena Maria telah menjadi warga negara Belanda. Mereka pun malah memberi opsi untuk menyidang Maria di Belanda.

Namun kesempatan Indonesia memboyong Maria terbuka saat NCB Interpol Serbia beraksi. Mereka meringkus Maria di Bandara Internasional Nikola Tesla, Serbia, 16 Juli 2019.

"Penangkapan itu dilakukan berdasarkan red notice Interpol yang diterbitkan pada 22 Desember 2003. Pemerintah bereaksi cepat dengan menerbitkan surat permintaan penahanan sementara yang kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan ekstradisi," kata Menkumham Yasonna Laoly dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7).

Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Jejak Kasus Pembobolan Bank BNI Maria Lumowa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dilaporkan berhasil proses ekstradisi terhadap buronan tersangka pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa, dari Republik Serbia. @YRadianto @SheeraKe @eLHurryKoRn @Paltiwest pic.twitter.com/yx88hd361Q

09/07/2020 09:53:15 WIB
Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Sepak Terjang Maria Pauline Lumowa, Buron 17 Tahun Kasus Pembobolan Bank BNI Buron tersangka pelaku pembobolan Bank BNI Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Kamis (9/7/2020) pagi. @SatyaJogja_ @Widyarenee @03__nakula @jenk__kelin pic.twitter.com/YK9E5LiQWz

09/07/2020 10:14:17 WIB
Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Kasusnya berawal pada periode Oktober 2002 hingga Juli 2003. Ketika itu Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai 136 juta dolar AS dan 56 juta Euro atau sama dengan Rp 1,7 triliun dengan kurs saat itu kepada PT Gramarindo Group yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu

09/07/2020 10:23:23 WIB
Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Adrian Waworuntu sendiri telah divonis hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pembobolan Bank BNI tersebut. Aksi PT Gramarindo Group diduga mendapat bantuan dari "orang dalam" karena BNI tetap menyetujui jaminan L/C dari Dubai Bank Kenya Ltd.,

09/07/2020 10:24:43 WIB
Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp yang bukan merupakan bank korespondensi Bank BNI. pic.twitter.com/y3k2EjamGj

09/07/2020 10:42:30 WIB
Ary Prasetyo @Aryprasetyo85

Pada Juni 2003, pihak BNI yang curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group mulai melakukan penyelidikan dan mendapati perusahaan tersebut tak pernah melakukan ekspor. nasional.kompas.com/read/2020/07/0…

09/07/2020 10:45:41 WIB
putri tamara @putriputam

Ibu Maria Pauline Lumowa tolong ajarin aku caranya melarikan diri dari masa lalu, hebat banget sampe 17 tahun. Aku setahun aja ga kelar-kelar :((

09/07/2020 10:28:00 WIB
putri tamara @putriputam

@diniwulanda Dan dia kembali disaat yang tepat untuk para pejabat show off :((

09/07/2020 10:35:31 WIB
fahmi pane @defense @fahmi_alfansi

Maria Pauline Lumowa sudah ditangkap dan ditahan sejak 2019. Tapi baru dibawa ke Indonesia setelah skandal Djoko Tjandra hadir di PN Jakarta Selatan ber-KTP Indonesia meski bertahun2 buron. Kita tunggu kapan Djoko & Harun Masiku ditangkap

09/07/2020 10:06:50 WIB
fahmi pane @defense @fahmi_alfansi

AKankah Maria Pauline Lumowa menyeret petinggi politik Indonesia dalam skandal BNI Rp 1,7 triliun (kalau dirupiahkan dan dihitung inflasi, sudah berapa ya saat ini). Mustahil Maria bisa bobol BNI tanpa orang kuat saat itu. Kasusnya terkuak 2003.

09/07/2020 10:08:18 WIB
Dodo Cahyono @cahyono_dodo

Kita patut apresiasi penangkapan buron Maria pauline lumowa. Tapi jgn lupa juga ada buronan yg bisa balik ke indonesia sampai ganti nama lho.

09/07/2020 11:04:46 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!