Ketika Data Tak Mampu Lagi Berdusta, Menguak Fakta Bahwa Kematian Covid-19 Di Indonesia yang Diduga Dipalsukan

Thread by @KawalCOVID19
4
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Data Tak Mampu Lagi Berdusta (sebuah utas)

07/07/2020 21:47:41 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Ronald H. Coase, seorang tetua ekonomika Inggris, pernah berkata: Kau siksa Sang Data secukupnya, lama-lama dia akan mengaku juga. (Penafian: @KawalCOVID19 sama sekali tidak mendukung segala bentuk penyiksaan dan perlakuan lain yang kejam, tidak manusiawi & merendahkan martabat)

07/07/2020 21:47:41 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Sejak pertama diluncurkan, kami di @KawalCovid19 selalu menekankan pentingnya data bagi pembuatan kebijakan, dan bahwa data dan informasi harus disampaikan secara transparan sebagai bagian dari komunikasi krisis yang benar untuk membangun kewaspadaan publik dalam masa pandemi.

07/07/2020 21:53:50 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Sejak awal sampai sekarang, kami terus berharap akan ada perubahan sikap di kalangan pemangku kebijakan negeri ini terkait transparansi data dan komunikasi krisis yang benar. Empat bulan berselang, kami belum melihat ada perubahan sikap yang berarti terkait itu.

07/07/2020 21:53:51 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Sebaliknya, sikap menggampangkan, narasi #kabargembira dan pseudosains terus bergelora, dan tampaknya telah cukup sukses membuat publik lebih “santai”, ikut menggampangkan, dan surut kewaspadaannya.

07/07/2020 21:53:51 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Tidak percaya? Lihat saja kurva-kurva per provinsi ini. Kurva terus menanjak, walau oleh pak @jokowi sudah diminta untuk turun akhir Mei, apa pun caranya. Mungkin masih ingat Mei itu kami berseru bahwa dua bulan ini akan bahaya bagi Indonesia. Hari ini, keadaan belum membaik. pic.twitter.com/nZjMkQNbWx

07/07/2020 22:01:35 WIB
Expand pic
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Pada akhirnya, Sang Data bicara juga. Terima kasih kepada @tempodotco yang mengupas sengkarut data COVID-19 Indonesia di artikel berikut ini: majalah.tempo.co/read/nasional/…

07/07/2020 22:02:49 WIB
URL Tempo Sengkarut Data Covid-19, Angka Kematian Ternyata Lebih dari 13 Ribu Kekisruhan data terjadi sejak muncul wabah corona pada Maret lalu. Gugus Tugas sempat bekerja dalam kondisi buta akibat minimnya data. Pelacakan terhadap mereka yang berkontak dengan pasien positif pun terhambat. Belakangan terungkap, angka kematian jauh 9354
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Di artikel tersebut @tempodotco mengungkap bahwa angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia sudah melebihi 13.000 per Jumat, 3 Juli 2020, hampir empat kali lipat angka resmi “kematian terkonfirmasi” yang dipublikasi @KemenkesRI.

07/07/2020 22:03:50 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Pun ketika kami menghitung angka kematian ODP+PDP yang dibuka di berbagai situs gugus tugas provinsi/kabupaten/kota, totalnya sudah melebihi 8.000 per 7 Juli 2020. Tentunya kalau ditambah data lengkap dari 34 provinsi, angka kematian ini mestinya akan belasan ribu juga.

07/07/2020 22:05:15 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Angka ini sudah kami perkirakan. Bahkan angkanya mungkin lebih tinggi lagi karena laporan platform 'RS Online' yang menjadi rujukan artikel @tempodotco di atas tentunya tidak mencakup orang-orang yang meninggal tidak di rumah sakit.

07/07/2020 22:07:26 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Berbagai data proxy lain, misalnya angka pemakaman dan pemulasaraan, angka tes per sejuta penduduk Indonesia yang masih jauh dari memadai, tingkat kematian balita dan tenaga kesehatan di antara yang tertinggi di dunia, juga mengindikasikan kecenderungan serupa.

07/07/2020 22:09:59 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Sekarang Anda mungkin bertanya: apa pentingnya kita tau data dan bahwa datanya dapat dipercaya? Selain kita, para cacing data, siapa lagi sih yang peduli angka-angka ini? Apa tidak bosan lihat angka? Apa angka-angka ini masih ada maknanya?

07/07/2020 22:11:36 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Kami paham, ini sangat melelahkan. Tapi begini. Kami meyakini data yang benar akan membuat orang lebih waspada, akan membantu pemerintah dan perangkat daerah memfokuskan sumber daya terbatas yang dimiliki untuk menyasar wabah dan memasok kebutuhan di titik-titik paling kritis.

07/07/2020 22:12:42 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Data yang benar juga akan mengampu peneliti untuk membangun kurva epidemi, menghitung rasio penyebaran efektif (Rt), dan melakukan berbagai analisis untuk menekan laju wabah dan menanggulangi dampak yang lebih luas pada kesehatan masyarakat dan, jangan salah, juga ekonomi!

07/07/2020 22:13:43 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Data yang transparan dan akuntabel juga penting bagi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk membangun “sense of crisis” agar dapat menyusun rencana mitigasi jangka panjang, tidak tergesa-gesa nyemplung ke “New Normal” yang sama sekali tidak New, tidak pula Normal.

07/07/2020 22:15:30 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Selain yang tersebut di atas, kami juga ingin mengingatkan bahwa transparansi data merupakan KEWAJIBAN HUKUM pemerintah pemerintah sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. hukumonline.com/pusatdata/deta… pic.twitter.com/K6KCnpQZx8

07/07/2020 22:19:57 WIB
Expand pic
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Publik (ya, kita) berhak tahu! Kenapa? Karena data ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Data ini menyangkut nyawa!

07/07/2020 22:20:45 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Sungguh, kami benar-benar tidak habis pikir: apa sih manfaatnya menutupi data? Selain melawan hukum, perangai tidak transparan dan menutup-nutupi data ini juga membahayakan kepentingan publik.

07/07/2020 22:22:07 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Benar-benar ada harga berupa nyawa yang dibayar. Belum lagi kerugian ekonomi dan dampak sosial yang harus ditanggung masyarakat, tidak hanya hari ini, tapi mungkin untuk beberapa dekade mendatang.

07/07/2020 22:22:41 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Bayangkan efek bagi angka imunisasi yang anjlok karena pandemi bagi generasi mendatang. Bayangkan juga kerusakan yang ditimbulkan pada sistem kesehatan yang tertekan. Sudah berapa dokter dan perawat yang gugur dalam tugas? Mereka tidak bisa dicetak di pabrik dalam semalam.

07/07/2020 22:25:00 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Yang tak kalah penting, perangai ini meruntuhkan kredibilitas pemerintah, tidak hanya di mata publik, tapi juga di mata dunia.

07/07/2020 22:25:34 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Tanpa kredibilitas, bagaimana mengharapkan publik akan mengindahkan imbauan untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru secara menyeluruh? Tanpa kredibilitas, negara mana yang percaya untuk membuka kunjungan wisatawan ke Indonesia? Tanpa kredibilitas, siapa yang mau berinvestasi?

07/07/2020 22:26:45 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Kesehatan masyarakat ujung-ujungnya ya ekonomi juga. Mohon ini dihayati dan diamalkan.

07/07/2020 22:27:36 WIB
KawalCOVID19 @KawalCOVID19

Untuk itu sekali lagi kami menyerukan: hentikan perilaku dan mentalitas seperti ini. Anda akuntabel kepada kami, wahai pelayan publik. Buka data apa adanya. Kami, dan banyak peneliti, akademisi, juga warga masyarakat, siap membantu Anda.

07/07/2020 22:28:52 WIB
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!